
Muncul suara pintu terbuka dan memperlihatkan seorang Karin dari balik pintu
Karina dengan senyumnya menatap ke arah Karin. Membuat mata mereka saling bertatapan. Aura iblis terpancar di belakang Karin sedangkan topeng dewa kematian muncul dibalakang Karina, Karina kemudian memeluk Naruto menyatakan dengan TEGAS bahwa Naruto adalah miliknya
“Lepaskan Narutoku!!!” Teriak Karin
“Ara~ tapi aku tidak mau dan aku menginginkannya. Kau harus mengalah dengan ibumu Karin-chan~” balas karina
“GRRrr tidak tahu malu! Seharusnya kau yang mengalah dengan anakmu dasar wanita tua!”
Naruto berkeringat mendengar itu, (Dari mana dia mempelajari kata kata itu?)
“Ara ada apa dengan kata kata itu? Wanita seharusnya tidak mengatakan hal seperti itu, kau tau Karin-chan? Kau tidak pantas memiliki Naruto-kun”
“HAH!? Apa Katamu?! Kalau begitu aku menantangmu untuk bertaruh siapa yang lebih baik ketika menjadi istri Naruto! Yang menang akan memiliki Naruto! Apa kau menerimanya?"
“Ara, Karin-chan kau akan menyesali keputusanmu nanti”
“Hmph”
Naruto, “A-anu ap….”
Naruto tidak jadi melanjutkan kalimatnya karena Karin tiba tiba menatapnya dengan sinis
Lima Menit Kemudian
Terlihat Naruto sedang duduk di kursi sedangkan Karin dan Karina memakai celemek dan berdiri di dekat kompor
Naruto terbatuk, “Ahem, baiklah. Ronde satu Karin-chan melawan ib..Karina-san mulai!!”
Karin dan Karina dengan cepat bergerak mengambil panci lalu mengisinya dengan air lalu merebus air itu. Kemudian mereka mengambil sayur-sayuran dari dalam kulkas kemudian mulai memotong-motongnya. Mereka kemudian mengambil sebungkus ramen instan jumbo dari dalam laci meja dapur….
Sepuluh menit kemudian
Terlihat sekarang di depan Naruto ada semangkuk ramen hangat yang sudah siap disantap
“Baiklah, aku akan makan ramen buatanmu Karin, Itadakimasu~” Naruto mengambil sendok lalu mulai mencoba rasa kuah ramennya
*sruput
(Aneh kenapa tidak ada rasanya sama sekali… aku coba lagi…)
Naruto kembali mencoba kuahnya
*sruput
{Terdeteksi, rasa asin yang kuat telah merusak lidah tuan. Segera menyembuhkan}
*Buuh
Naruto menyemburkan kuah ramen, (Ap-apa!? Oke, ini menakutkan)
“Ada apa Naruto? Apa tidak enak?” ucap Karin dengan sedih di bagian akhir
“Ah tidak, ini enak kok. Aku akan lanjut memakannya..” ucap Naruto
Seketika wajah Karin menjadi cerah lagi sedangkan Karina menyadari bahwa Naruto sedang berpura pura
Naruto kembali memakan ramennya, (Lupakan, aku punya skill penyembuh. Ini bukan masalah)
Lima menit kemudian
Karina menyerahkan ramennya ke Naruto. Ramen itu terlihat meyakinkan, kuahnya berwarna coklat, baunya enak, terdapat telur rebus diatasnya juga tidak lupa di taburi dengan irisan daun bawang dan bawang goreng. Di pinggir mangkuk juga ada lapisan rumput laut
Author : sebenarnya saya tidak mengerti tentang sesuatu hal yang ada di dalam ramen, saya nekat disini…
“Sayang, makanlah ramen ini, aku yakin ini akan membuatmu melupakan rasa ramen milik seseorang fufu~” Ucap Karina
(grr) batin Karin yang merasa tersinggung
“Itadakimasu~~” Naruto mulai menyeruput kuahnya dan boom itu benar benar lezat, (Aku tidak bisa mengatakan bagaimana rasa ramen ini tapi ini lezat)
Naruto dengan cepat menghabiskan Ramen milik Karina
Setelah itu dia meminum segelas air putih lalu berdiri dan hendak menyatakan pemenangnya namun dia ragu saat melihat ekspresi sedih milik Karin
(Karin….) ucap Naruto dan Karina
Jiwa Naruto-pun bergetar lalu dia berkata, “Kalian”
Karin dan Karina melirik Naruto dan menyadari Naruto sedang sangat serius sekarang
“Sudahi ini… aku tahu ini akan terjadi, karena itu awalnya aku menentang hal ini. Tapi ini sudah terlambat untuk menyesali semuanya….
Karin apa kau begitu menyukaiku sampai sampai kau jadi tidak menghormati ibumu sendiri? Jujur, aku bahagia karena itu tapi di saat yang sama aku juga tidak ingin itu terjadi. Karina-san, perasaan apa yang kau miliki padaku?
Jika itu rasa suka antara wanita ke pria maka aku tidak bisa menjawabnya, kau harus bertanya ke Karin namun harus tanpa melewati pertarungan tentunya. Jika Karin setuju aku juga akan setuju, intinya aku ingin kalian berdiskusi tentang hal ini secara sehat mengerti?” Tanya naruto
Mereka mengangguk perlahan, “un”
“Terimakasih sudah memahaminya…” Naruto memeluk mereka, “Aku mencintai kalian”
__ADS_1
Naruto melepaskan pelukannya, “Nah aku percaya kalian bisa menyelesaikan masalah ini dengan tenang sekarang, karena sudah selesai aku akan pergi keluar rumah sebentar. Tolong jaga rumahnya kalian…”
Naruto pergi meninggalkan mereka dirumah namun Karin dan Karina membiarkan Naruto, karena mereka sadar Naruto sengaja meninggalkan mereka berdua agar mereka bisa berdiskusi dengan nyaman
Di Tempat Latihan
Naruto baru saja sampai di tempat latihan
“Ini waktu yang tepat untuk melakukan eksperimen… Ayu”
{Baik, menyediakan kloning garis keturunan uchiha dan hyuga. Sumber :
Garis keturunan Uchiha : Sasuke uchiha, Itachi uchiha, shisui uchiha
Garis keturunan Hyuga : Hinata Hyuga}
{Garis keturunan telah siap. Apakah tuan ingin memasangnya?
~Terima/Tolak~
“Terima”
{Menggabungkan semua garis keturunan Uchiha….. memasang garis keturunan uchiha dan hyuga…. MULAI}
“AAAAAHHHHH”
Rasa sakit memenuhi tubuh Naruto, bagian dalam tubuhnya menimbulkan rasa yang sangat sakit. Tapi rasa sakitnya itu masihlah tidak sesakit saat dia memasang garis keturunan tsutsuki-nya
Pukul 5 Sore
Naruto tidur terlentang dan terengah-engah, “Hah~ hah~ hah~ sialan….. hah~ hah~”
“Sialan… Ini tak sepadan, setelah pemasangan aku hanya meningkatkan afinitas dengan elemen yin yang, sungguh sialan”
“Tapi... Ayu, apa mataku mengalami perubahan?”
{Tak ada tuan, mata sharingan perlu cara khusus untuk diaktifkan sedangkan mata byakugan anda tidak dapat muncul sekarang karena suatu alasan}
(……..) (Sialan)
“Huff, lupakan. Ayu ambilkan ramuan penyembuh dari inventory”
Muncul sebuah botol kaca berisi cairan merah di tangan kananku, aku duduk kemudian meminum ramuannya
*Glup
Rasa penat dan sakit di tubuh Naruto dengan perlahan namun cepat menghilang. Setelah itu Naruto memutuskan untuk pulang Karena ini sudah mulai gelap
Naruto membuka pintu, “Aku pulang”
“Selamat datang Naruto/Naruto-kun” Jawab Karin dan Karina
“Naruto bak mandinya sudah siap, mandilah duluan” Ucap Karin
“Ya”
Naruto kemudian langsung menuju ke kamar mandi untuk mandi
Setelah Makan Malam
Mereka duduk terdiam di ruang makan, sekarang Naruto memutuskan untuk menanyakan keputusan Karin dan ibunya
“Karin, apa keputusanmu?” Tanya Naruto
Suasana tiba tiba menegang, Karin dan Karina berdiri lalu berjalan ke arah Naruto lalu memeluk Naruto dengan erat. Karina dari belakang sedangkan Karin dari depan.
“Kalian… aku akan berusaha sebaik mungkin untuk membahagiakan kalian” Ucap Naruto dengan senyuman penuh kelembutan dan kebahagiaan
“Kau harus” ucap Karin senang sedangkan Karina menangis bahagia, pelukan merekapun bertambah erat
Tiba tiba muncul layar biru transparan di depan naruto sehingga perhatian naruto teralihkan
[SELAMAT]
{Tuan sudah mendapatkan title baru :
{OYAKODON
Detail : Jika seorang anak memiliki kesan yang baik atau menyukai anda maka ibu anak tersebut akan terdorong untuk menyukai anda, begitu pula sebaliknya jika seorang ibu memiliki kesan yang baik/menyukai anda maka anaknya akan memiliki kesan baik atau menyukai anda
(Oyakodon? apa itu? Oh tunggu apa itu semacam makanan? Seperti katsudon begitu? Hm... tapi detail title ini terlalu jauh dari tema makanan… ah sudahlah tidak usah memikirkan hal itu)
Keesokan harinya
Pukul 3 pagi naruto terbangun dan seperti biasa ia memiliki ‘tamu’ di kamarnya namun ada yang salah disini, jumlah ‘tamu’ nya bertambah!
Ini benar benar membuat Naruto pusing. Akhirnya ia memindahkan mereka dengan bantuan darah-darahnya, masalah selesai.
(Ayu, kau sudah menyelesaikan tugas yang aku berikan kemarin kan?)
{sudah tuan, saya sudah mencari mod kesulitan minecraft di internet. Itu adalah kesulitan agresif. Pembuatnya mengklaim bahwa modnya itu akan terjamin membuat para pemain marah saat memainkan game minecraft. Saya juga sudah memasukkan datanya ke dalam VR jadi selamat menikmati tuan}
__ADS_1
VR kembali muncul di hadapan naruto
“Bagus, aku puas dengan kerjamu. Kau terlepas dari hukumanmu sekarang”
{Terimakasih banyak tuan}
Naruto mulai memasuki dunia minecraft tanpa menggunakan kekuatannya dan dia memulai layaknya pemain biasa yaitu meninju pohon
Saat ia hampir selesai menebang pohon tiba tiba saja dia mati, dia kebingungan lalu membaca riwayat chat
^Anda mati karena tergigit ular yang jatuh dari daun pohon^
(aku bisa memahaminya)
Naruto mengulang kembali, ^Anda mati akibat kejatuhan anvil dari langit^
(Sialan anvil ini jatuh secara tiba-tiba)
^Anda memukul lumba lumba, lautan marah dan berubah jadi lautan magma^
(Hey! aku tak sengaja)
^Anda membunuh burung kakak tua, peliharaan anda, langit marah dan mengirimkan petirnya^
(Dia beban Woy! sekarang aku menyesal)
^Anda terlalu rakus akan mineral, bumi marah dan mengirimkan cairan magma yang dikandungnya^
"Apa salahnya aku menambang banyak ketika tak ada yang menambangnya?!"
^Piglin melihat anda, mereka mengejar dan membunuh anda^
"Yang benar saja!!"
^Anda menjatuhkan kepala skeleton wither ke magma, boss ‘Wither’ muncul^
"W*t*f"
^Enderman melihat anda, mereka mengejar dan akan membunuh anda^
"Banyaknya!! tolong!!!"
^Ender dragon merasa bahwa anda adalah ancaman, ender dragon mensummon 100 wither^
""Wooyyy!!!"
Naruto mati dan mulai menjadi stres, “Sialaaaaan. Cukup sudah! Dasar sialan!!”
Naruto melupakan tujuan utamanya dan melepaskan seluruh kekuatannya lalu membantai semua wither dan ender dragon
“Cih lega juga rasanya….”
Naruto masuk ke dalam portal dan kembali ke dunia asal. Dia kemudian mengambil air untuk membasuh mukanya saat itu ia menyadari bahwa matanya berubah warna menjadi merah dan memiliki tiga tomoe
“Sharingan? Sejak kapan?”
{Itu sejak saat tuan mengalami stress saat memainkan game ini}
“Jadi teoriku berhasil? UHU!!! Berhasil berhasil”
“Ahem, Ayu bawa aku kembali”
{Baik}
Kesadaran di tubuh utama Naruto kembali, Naruto ingin mengucapkan sepatah kata namun tiba tiba kepalanya terasa sangat sakit, “AAAAAH”
Ayu langsung membuat penghalang suara sedangkan Naruto berguling guling kesakitan di atas kasurnya. Naruto melepas VR-nya berharap itu membantu namun sayangnnya tak terjadi apa-apa
15 menit kemudian
“Huff huff” Naruto terengah engah diatas kasurnya
{Tuan cobalah bercermin}
Naruto menyetujui saran ayu dan membuat cermin dari elemen es miliknya, “I…Ini… Mata apa ini?”
Bersambung………
Misi Zabuza kurang lebih tinggal 2 episode lagi!! Ikuzoooo!!
Btw ini denah rumah naruto
hijau kamar karin. biru kamar naruto. kuning kamar karina. pink dapur. abu abu kamar mandi. ungu toilet. oren ruang tamu. merah pintu.
...TERIMAKASIH...
__ADS_1