
...| NARATOR POV |...
Karena gurunya yang tidak bertanggung jawab dan pergi seenaknya, Naruto jadi harus menjaga ramen sembari menikmati Sakura –eh bentar… hm… oh narasinya salah. Naruto jadi harus menjaga Sakura yang sedang terbaring sembari memakan ramennya.
*Sluurrrp~~
“Sudah kuduga, makan mie hangat di dalam hutan begini pasti akan nikmat!” ucap Naruto
/SKIP/
10 menit telah berlalu, Naruto kini sudah menghabiskan 2 cup ramennya dan ia akan mulai mengambil cup ramen ketiganya namun tiba tiba Sakura terbangun.
“Hm~~ Di mana ini?” ucap Sakura perlahan membuka matanya
Naruto kemudian langsung mendekati Sakura dan menatap Sakura dari dekat, “Oh, kau sudah bangun.”
“UWAA!!” karena reflek terkejut dengan wajah Naruto, Sakura langsung mengangkat kepalanya
*TUK
*ADUH!
Kedua kepala mereka langsung berbenturan sehingga keduanya sama sama merasakan rasa sakit. Sakura terbentur pada bagian dahinya sedangkan Naruto terbentur pada bagian hidungnya.
“Hei Naruto! Apa apaan kau ini! Kau mengagetkanku! Auw~” ucap Sakura sambil mengusap dahinya
“Huh, kau masih lebih baik Sakura, lihat ini, kau membentur hidungku dengan dahi-mu.” Ucap Naruto
Sakura kemudian melihat ke sekeliling dan dia tidak melihat siapapun kecuali Naruto yang ada di depannya.
“Naruto…” ucap Sakura
“Apa?” tanya Naruto
“Kemana perginya guru Kakashi dan kenapa hanya ada kau dan aku disini?!” teriak Sakura menatap tajam Naruto
“Guru yang tidak bertanggung jawab itu sedang pergi sekarang, dia tidak bilang kepadaku kemana dia pergi dan apa kau tidak ingat? Kau pingsan saat latihan? Jadi aku disuruh menjagamu disini oleh Guru Kakashi.” ucap Naruto
“Kau sendirian yang menjagaku?” tanya Sakura
__ADS_1
“Iya.” ucap Naruto
“Sejak awal aku pingsan?” tanya Sakura
“Iya.” ucap Naruto
Seketika muncul tanda marah di kepala Sakura 💢 Tiba tiba Sakura kemudian memukul Naruto namun Naruto menghindar.
“Ada apa denganmu, kenapa kau ingin memukulku?” tanya Naruto
“HAAA!!!” teriak Sakura memukul Naruto bertubi tubi
Dengan santainya, Naruto menghindari semua pukulan Sakura
“Diamlah Naruto! Jangan menghindariku!!” teriak Sakura
Naruto kemudian menangkap kedua pergelangan tangan Sakura, “Cukup, hentikan ini. Aku tau kau tidak mau dijaga olehku sendirian tapi kau tidak bisa marah kepadaku, aku hanya menjalankan tugasku apa kau mengerti?”
Sakura kemudian mengerti apa yang dikatakan Naruto lalu dia menarik tangannya agar terlepas dari genggaman Naruto.
“Hmph! Kau menjengkelkan!” teriak Sakura kemudian berdiri dan berjalan ke suatu arah
“Hei! Mau kemana kau! Apa kau tidak mau latihan lagi?” tanya Naruto
“Hmph!” balas Sakura tanpa berbalik
“Apa kau mau menyia-nyiakan ucapan semangat yang Sasuke berikan tadi?” tanya Naruto
Sakura terdiam. Dia memikirkan ucapan semangat yang Sasuke berikan tadi lalu diapun berbalik.
“Bukannya aku tidak mau berlatih lagi tapi guru sedang tidak ada disini.” ucap Sakura
“Aku akan mengajarimu.” ucap Naruto
“Huh?” ucap Sakura
“Aku akan mengajarimu.” ucap Naruto sekali lagi
“Hah?! Memangnya kau bisa?” tanya Sakura
__ADS_1
Naruto beranjak berdiri, “Lihatlah ini.”
Naruto mulai menapakkan kaki ke pohon yang ada di dekatnya lalu diapun berjalan miring hingga ke puncak pohon. Sakura menganga melihat hal ini, (A-apa? Dia melakukannya seperti Guru Kakashi!)
“Jadi, apa kau mau aku mengajari?” tanya Naruto
Sakura membatu, ia sebenarnya tidak mau diajari oleh Naruto namun karena kata kata semangat yang Sasuke berikan tadi, diapun menguatkan hatinya.
(Ayolah Sakura! Demi Sasuke-kun, berjuanglah!!!) batin Sakura
“Baiklah, aku mau kau ajari.” ucap Sakura
Naruto tersenyum, “Bagus.”
Naruto kemudian melompat turun dari pohon.
“Nah karena kau sudah setuju maka kemarilah dulu.” ucap Naruto
Sakura tanpa banyak bertanya langsung berjalan mendekat kearah Naruto. Sembari Sakura mendekat, Naruto mengambil satu cup ramennya yang tersisa.
“Ini, makan ini.” ucap Naruto memberikan ramennya ke Sakura
Sakura terdium, “Tidak, aku tidak lapar.”
*Chuurt~~
Perut Sakura tiba tiba mengeluarkan bunyi yang sontak membuat pipi Sakura memerah karena malu. Sakura langsung menerima ramen pemberian Naruto lalu diapun duduk di rumput dan memakan ramennya.
“Setelah kau selesai makan aku akan memberitahu alasan mengapa kau terjatuh nanti. Sekarang makanlah dulu.” ucap Naruto
Sakura mengangguk sembari menatap Naruto, Naruto kemudian berjalan kearah sebuah pohon lalu dia duduk dan bersandar di pohon itu, (Mari sedikit bersantai...)
BERSAMBUNG…
Begini… karena saya rasa novel ini ampas sekali di aspek jalan ceritanya karena banyak plot hole dan unsur unsur yang terlihat seperti dimasukkan seenak author sendiri tanpa memikirkan apapun maka saya akan membenahkan cerita novel ini agar masuk satu sama lain dan novel ini akan hiatus sementara. Intinya jalan cerita akan sama namun plot hole-nya berkurang.
...TERIMAKASIH...
Karena sudah membaca, saya sangat berterimakasih. Silahkan tinggalkan komen, kritik, like apapun itu.
__ADS_1