Lahir Kembali Menjadi Naruto

Lahir Kembali Menjadi Naruto
Menyelamatkan Jiwa Inoichi


__ADS_3

“Apa kau tidak ingin menampakkan dirimu setelah aku menggunakan namamu untuk memerintahkan hantu yang ada disini? Ubume?” ucap Naruto sambil melihat ke langit-langit ruangan


*HIHIHIHIHI~~


Suara tawa yang cukup keras tiba-tiba muncul. Sebuah kepala yang menghadap ke bawah dengan rambut panjang tergerai muncul dari langit langit. Kepala itu bergerak turun ke bawah hingga memperlihatkan seluruh bagian tubuhnya yang lain. Makhluk itu kemudian memutar badannya sehingga kepalanya ada di bagian atas.


Makhluk ini berpenampilan seperti wanita pada usia dewasa, dia memiliki kulit putih pucat, bibir merah merona, mata dan rambut berwarna ungu, dia memakai daster berwarna putih polos yang oversize, kain pada lengannya hanya menutup hingga pergelangan tangannya dan kain pada kakinya sampai pada pergelangan kaki. Kini, wanita itu sedang melayang dengan tubuh berdiri tegak di depan Naruto.


“Hihihihihi~~ Naruto-kun, apa yang sedang kau lakukan sampai-sampai memanggil semuanya kemari.” ucap Ubume


“Kau seharusnya bisa merasakannya bukan? Jiwa paman ini tidak lengkap. Jadi, aku akan membawa kembali jiwanya yang hilang.” ucap Naruto


“Hihihihi~~ Kau bisa melakukan hal semacam itu, Naruto-kun?” Ubume terkejut


“Ya, tapi orang yang menyegel jiwa Paman Inoichi bukan orang sembarangan. Dia mungkin mempunyai beberapa teknik perlindungan jiwa. Jika saja aku kehabisan energi spiritual, pinjamkan energi spiritualmu padaku nanti, mengerti?” ucap Naruto


“Hihihi~ aku mengerti. Aku akan meminjamkan energiku jika dibutuhkan nanti. Hihihi~~.” Ucap Ubume


Naruto kemudian kembali memandang ke arah Inoichi, (Sudah waktunya menyelamatkan Paman Inoichi… huff… tidak kusangka aku akan menggunakan fitur ini sekarang. Ayu, aktifkan Spesial Mode : Sinkronisasi.)


{Baik tuan. Mengaktifkan Spesial Mode : Sinkronisasi.} ucap Ayu


{Spesial Mode : Sinkronisasi


•Tipe : Skill


•Informasi : Mode yang memungkinkan System dan Tuan untuk menggabungkan kesadaran dan kemampuan satu sama lain menjadi satu kesatuan.


•Efek : -Meningkatkan kemurnian dan jumlah energi spiritual


-Meningkatkan prediksi lingkungan sekitar, pengendalian diri, akurasi, dan kerja otak.}


{Apa tuan yakin ingin memulai sinkronisasi sekarang?} tanya Ayu


(Ya, mulai sekarang.) batin Naruto


{Sinkronisasi Dimulai.}


Panel system milik Naruto yang berwarna biru langit terpecah-belah menjadi fragmen-fragmen kecil. Fragmen-fragmen itu kemudian masuk ke dalam tubuh Naruto. Setelah itu, sesuatu terjadi pada jiwa Naruto. Jiwa Naruto mengeluarkan energi spiritual yang sangat murni dan besarnya bisa memenuhi ruangan tempat dia berada sekarang.


“Hihi~ Bagaimana bisa dia mengeluarkan energi spiritual yang sangat murni dan juga sebesar ini? Hihihi~ jika saja tidak ada penghalang yang menghalangi energi spiritual keluar dari ruangan ini, pasti mereka sudah kehilangan kendali karena tergiur energi ini. Hihihi~” ucap Ubume


Energi spiritual yang memenuhi ruangan itu sekarang masuk kembali ke dalam tubuh Naruto hingga tak ada lagi energi yang tersisa di udara. Samar-samar, sekarang terdapat cahaya berwarna biru tipis yang menyelimuti tubuh Naruto. Kemudian, semua darah yang berasal dari wadah yang sama dengan dua tetes darah yang melayang sebelumnya juga ikut melayang keluar dari wadahnya dan melesat kearah dua tetes darah lainnya yang berada di atas tubuh Inoichi.


Darah-darah itu lalu mengalir membuat sebuah aliran yang membentuk seperti cincin. Setelah itu, darah berkumpul menjadi sebuah bola darah seukuran bola kasti. Dua tetes darah kemudian memisahkan diri dari bola darah itu dan menuju ke arah Naruto dan Inoichi. Tetes darah itu terjatuh diantara alis mata Naruto dan Inoichi.


Bola darah kemudian bergejolak dan berubah bentuk menjadi sebuah pola kuno dengan aksara jawa yang mengelilinginya. Darah yang membentuk pola kuno dan darah yang ada di dahi Naruto dan Inocihi bersinar. Naruto kemudian menggerakkan tangan kanannya, menunjuk ke arah tengah pola kuno. Cahaya biru seukuran kelereng keluar dari ujung jari telunjuk Naruto lalu melesat ke tengah pola kuno.


.../ Hutan di Sekitar Konoha /...


Terlihat orang yang tadi pagi bertarung dengan Samsak dan kabur dari penjara Konoha sekarang tengah melompat lompat dari satu pohon ke pohon yang lain. Kondisi tubuh orang itu kini menampakkan sebuah perbedaan, tulisan putih asing yang menjalar dibawah mata kanannya kini berwarna merah darah. Tak hanya itu, untuk alasan yang belum diketahui orang itu juga tampak memejamkan mata sebelah kanannya.


Saat dia sedang melompat-lompat tiba tiba jantungnya berdetak dengan keras dan pandangannya menjadi kabur. Diapun pingsan seketika dan tersungkur ke tanah hingga membuat suara yang cukup keras.


...| Naruto POV |...


/ Di Alam Bawah Sadar Ninja UV /


Aku mengirimkan avatar jiwa-ku untuk pergi memasuki alam bawah sadar ninja uv dengan darah rekan rekannya sebagai perantara. Saat aku tiba disini yang pertama kali kulihat adalah kegelapan.


[(Seperti yang kuduga, ada pelindung alam bawah sadar yang cukup tebal pada orang ini. Normalnya aku bisa langsung masuk ke tempat yang ingin ku tuju tapi sekarang aku malah tersendat di bagian terluar alam bawah sadar ini…)] batin avatar jiwa Naruto


[(Yah… Ini bukan masalah besar juga sih.)] batin Naruto lalu kembali berkomat kamit


... | Narator POV |...


Serangkaian tulisan aksara Jawa muncul mengelilingi Naruto. Tak berselang lama rangkaian aksara Jawa yang lain mulai bermunculan hingga akhirnya menutupi seluruh tubuh Naruto. Naruto akhirnya berhenti komat kamit lalu muncullah cahaya berwarna hijau toska di depan tubuhnya. Cahaya itu merupakan serpihan kecil energi jiwa milik Inoichi yang berhasil Naruto tarik ke dalam alam bawah sadar ini. Naruto melemparkan energi itu ke depan hingga menabrak tulisan aksara jawa yang mengelilingi Naruto.


*BOOM!


Pemandangan gelap gulita seketika berubah jadi lebih terang, memperlihatkan panampakan bangunan-bangunan yang hancur total dan setengah hancur serta tanah gersang yang diguyur hujan deras tapi tak disertai dengan angin. Di depan Naruto berdiri terdapat sebuah bola air dengan ukuran 3 kali lipat lebih besar dari tubuh Naruto dan di dalam bola itu, nampak cahaya terang berwarna hijau toska.


[(Akhirnya aku menemukannya, avatar jiwa Paman Inoichi yang hilang dari jiwa utamanya.)] batin Naruto


Naruto mendekatkan tangan kanannya ke bola air itu dan berusaha meraih cahaya yang ada di dalamnya.


*GREP!


Tiba -tiba sebuah tangan air muncul dari dalam bola air dan memegang tangan kanan Naruto yang hampir menyentuh permukaan bola air. Seketika jidat Narutopun mengkerut dan matanya menyipit. Bola air itu kemudian menyusut dan membentuk wujud seorang manusia kadal dengan cahaya hijau toska yang berada di dadanya.


“Jadi kau menyusup ke dalam alam bawah sadar ini. Tak kusangka kalau kau adalah seorang anak kecil.” Ucap manusia kadal


[“Siapa kau? Apa kau penjaga alam bawah sadar ini?”] tanya Naruto dengan tatapan tajam


“Ya, aku adalah penjaga di sini dan aku akan membunuhmu.” Ucap manusia kadal lalu menguatkan cengkramannya pada lengan kanan Naruto

__ADS_1


*KRAK!!!


Suara tulang yang patahpun terdengar. Namun, tubuh Naruto tiba-tiba berubah menjadi gelombang angin kencang dan tajam yang mencabik-cabik tubuh manusia kadal itu. Membuat tubuh airnya terpotong-potong menjadi banyak bagian, ajaibnya gelombang angin itu tak mengenai cahaya hijau toska yang ada di dalam dada manusia kadal sedikitpun. Cahaya hijau toska itu sekarang sudah terlepas dari kekangan air dan masih melayang di udara tidak seperti tubuh manusia kadal air yang sudah berjatuhan di tanah.


Dengan kondisi tubuh yang utuh, Naruto muncul kembali di sekitar cahaya hijau itu lalu diapun segera meraih cahaya itu dengan tangan kanannya dan tanpa halangan kali ini. Setelah cahaya itu berhasil Naruto raih, lonjakan energi di sekitar tiba-tiba terjadi. Air di sekitar juga tiba-tiba memancarkan niat membunuh, seakan air-air itu juga merupakan bagian dari pertahanan alam bawah sadar ini. Benar saja, air-air itu tiba-tiba melesat ke arah Naruto dengan kecepatan tinggi.


*SUING!


*SUING!


*SUING!


Naruto menghindari rangkaian air itu dengan sangat cepat, bahkan sampai terlihat seperti Naruto sedang melakukan teleportasi berkali-kali. Tiap tetes-tetes air yang ada terus mengejar Naruto hingga air-air itu saling bertabrakan karena kelihaian Naruto dalam menghindar, menyebabkan tetes-tetes air yang bertabrakan itu berkumpul dan bersatu menjadi satu kesatuan, membentuk sebuah shuriken dan kunai. Air itu kemudian terus mengejar Naruto dan terus bertabrakan hingga pada akhirnya semua air yang ada berkumpul menjadi satu dan membentuk seekor wyern atau naga eropa.


[“Hei, aku tau kau adalah kadal yang tadi mematahkan lenganku dan aku tau kau bisa berbicara. Jadi, apa itu adalah wujud terkuatmu? Semoga saja tidak, karena aku tidak berharap bentuk itu adalah wujud terkuatmu.”] ucap Naruto


Mendengar itu naga itupun tertawa, “Kha! Ha! Ha! Kenapa memangnya jika ini wujud terkuatku bocah?! Apa kau kehabisan energi?! Atau kau takut dengan wujudku ini?! Jika kau mau keluar dari sini dengan selamat, aku sarankan kau untuk melepaskan jiwa yang ada di tanganmu itu sekarang, dengan begitu aku akan membiarkanmu pergi dengan selamat. Kha! Ha! Ha!”


Mendengar itu Naruto hanya terdiam, [“Apa kau bilang? Aku takut? Ya ampun, sepertinya kau bukan orang yang bisa memerhatikan situasi ya? Asal kau tau, aku tidak pernah menunjukkan tanda tanda kelelahan dari tadi. Malahan aku hanya bermain-main saja denganmu.”]


[“Dan karena kau lemah, aku jadi kurang puas bermain-main denganmu. Meski begitu sudah saatnya mengakhiri semua ini.”] Ucap Naruto


Naruto kemudian memindahkan cahaya avatar jiwa Inoichi yang masih dia bawa ke dalam penyimpanan systemnya. Naruto kemudian mulai berkomat-kamit lagi. Setelah Naruto selesai, diapun berkata, [“Summoning Art: Zodiac.”] Seketika muncullah sebuah lingkaran besar yang melayang di belakang tubuh Naruto.



Naruto kemudian membayangkan garis khayal bintang yang melambangkan zodiac yang akan dia panggil, [“Select Zodiac: Cancer.”]


Garis yang Naruto bayangkan seketika muncul pada lingkaran besar yang ada di belakangnya.



[“Appear!”] teriak Naruto


Lingkaran zodiac di belakang Naruto seketika menghilang diikuti dengan fluktuasi energi milik wyvern air itu yang meningkat drastis.


*DEG


“ARKH!!!!!!” teriak wyvern itu sangat keras


“A-apa yang tiba tiba terjadi pada tubuhku?! Energi di tubuhku bergejolak tidak menentu, aku hampir kehilangan kendali terhadap air yang menyusun tubuhku. Ini… seperti ada yang berusaha keluar dari dalam tubuhku!!! ARGH!!!!!” teriak Wyvern penuh kesakitan


*KREK!!!!


Seluruh air yang membentuk wyvern itu bergejolak tidak karuan dan akhirnya membentuk ulang tubuhnya menjadi seekor kepiting raksasa yang merupakan perwujudan dari zodiac Cancer. Cancer kemudian menghadapkan dirinya dan menunduk ke arah Naruto.


“Tuan, senang bisa melihatmu lagi setelah sekian lama ini,” ucap Cancer.


[“Senang bisa melihatmu juga, cancer. Terimakasih karena sudah menjawab panggilanku,”] ucap Naruto.


“Dengan senang hati tuan,” jawab Cancer.


“Apa ada hal yang perlu aku bantu lagi tuan? Seperti membunuh orang ini dengan menyerang jiwanya,” ucap Cancer.


[“Tidak, kau tidak perlu melakukan apapun. Karena masih ada makhluk lain yang melindungi alam bawah sadar ini, kau bukan tandingannya. Namun, aku sudah menonaktifkan respon makhluk itu beserta banyak system keamanan yang terpasang pada alam bawah sadar ini, jadi kau bisa datang dan pergi dari alam ini dengan mudah.”] ucap Naruto


“Kalau tuan sudah menonaktifkan respon makhluk itu, kenapa tuan tidak membiarkanku untuk menyerang jiwa orang ini?” tanya Cancer.


[“Itu karena aku tidak bisa menonaktifkan respon makhluk itu sepenuhnya. Jika kau menyerang, dia akan tersadar dan menyerangmu. Lagi pula, aku ingin mengasah lagi kemampuanku agar tidak menumpul,”] ucap Naruto.


“Saya mengerti tuan, kalau begitu saya pergi terlebih dahulu,” ucap Cancer.


Lingkaran Zodiac kembali muncul di tanah dengan tubuh Cancer yang menjadi pusatnya. Cancer kemudian perlahan masuk ke dalam tanah seperti tersedot oleh lubang lumpur. Saat Cancer sudah menghilang sepenuhnya, lingkaran itupun juga ikut menghilang.


Melihat Cancer yang sudah pergi, Naruto kemudian mengadahkan tangan kanannya ke atas dan mencoba untuk mengumpulkan energi spiritual milik orang ini. Udara di sekitar yang menjadi perwujudan dari energi spiritual dengan cepat tertarik ke atas tangan kanan Naruto. Hal itu mengakibatkan suara gemuruh yang sangat keras dari langit, pertanda ‘makhluk lain’ yang disebut Naruto sudah tersadar.


Dengan suara sambaran petir yang bergemuruh, muncul sesosok makhluk berbentuk manusia dengan kulit putih pucat dan memiliki tanduk yang turun dari dalam awan. Makhluk itu melayang di udara dan miliki tangan kiri yang buntung.



“Siapa kau? Kenapa aku tidak bisa merasakan kehadiranmu dan juga makhluk air yang menjaga disini?” tanya orang itu dengan wajah datar.


[“Kau tidak perlu tau siapa aku dan kenapa kau tidak bisa merasakan kehadiranku tapi aku akan memberimu jawaban kenapa kau tidak bisa merasakan makhluk air itu. Sederhana saja, aku sudah mengalahkan dia dan kau juga akan kukalahkan,”] ucap Naruto dengan nada datar.


“Manusia… kau terlalu sombong. Matilah,” Ucap makhluk itu datar lalu muncul api putih di tangan kanannya dan iapun melemparnya dengan cepat ke arah Naruto


Dengan kemampuan prediksinya yang sudah sangat meningkat, Naruto berhasil menghindari serangan itu lalu meyimpan energi spiritual yang dia kumpulkan tadi ke dalam penyimpanan. Naruto membalas serangan itu dengan tebasan energi spiritual ke arah makhluk itu dan dengan mudah dihindari. Naruto kemudian melompat dan melesat ke arah makhluk itu. Serangan bola api putih kembali dilancarkan makhluk itu kepada Naruto.


(Berakhir sudah,) pikir makhluk itu bahwa Naruto tidak akan bisa menghindari serangannya di udara.


Di luar dugaan! Naruto menggunakan energi spiritualnya sebagai pijakan di udara dan berhasil menghindari serangan itu.


(Apa?!) batin makhluk itu terkejut dan sontak menyerang Naruto dengan rangkaian bola api putih yang sangat panas.


Dengan lihainya Naruto bergerak di udara dan menghindari semua serangan itu. Dia terus mendekat ke makhluk itu dan saat jaraknya hanya sekitar beberapa meter, Naruto melesat dengan kecepatan tinggi ke arah makhluk itu. Dia melapisi tangannya dengan energi spiritual dan juga api lalu melancarkan pukulan ke arah ulu hati makhluk itu.

__ADS_1


*DUG!!!


Suara benturan yang sangat keras terdengar. Naruto terkejut dengan sensasi yang dia rasakan ditangannya, sensasi yang ia rasakan bukanlah daging melainkan besi yang sangat keras. Makhluk itu tersenyum lalu tangan kanannya bergerak untuk mencekik leher Naruto. Namun Naruto langsung menjauh sembari meninggalkan serangan berupa api biru yang membuat tubuh makhluk itu langsung terbakar.


Ketika api biru Naruto padam terlihatlah tubuh Makhluk itu yang memerah seperti besi yang dipanaskan. Melihat itu, Naruto langsung berkomat kamit lalu dari langit muncullah naga tiongkok air raksasa yang langsung menyerang makhluk itu.


*KRAK!


Sebuah naga tiongkok besi raksasa juga muncul dari dalam tanah, melindungi makhluk itu dan langsung menyerang naga air milik Naruto. Tubuh makhluk itu kembali memutih dan diapun melesat ke arah Naruto sembari melemparkan api putihnya. Naruto menghalau serangan api putih itu dengan melemparkan bola angin sehingga membuat api itu berubah jalur. Naruto kemudian melesat mendekat ke arah makhluk itu.


*BOOM!!!


Mereka kembali bertemu dan saling bertukar pukulan di udara.


*BUK!


*BUK!


*BUK!


*BOOM!!


Naruto terkena pukulan yang membuatnya terpental dan menabrak tanah, menyebabkan banyak debu bertebaran. Makhluk itu langsung menyusul ke tempat Naruto terjatuh. Saat dia sudah sangat dekat, dari dalam kepulan debu muncullah sebuah api biru putih berbentuk kepala serigala yang sangat besar langsung menerkam makhluk itu. Sontak saja, dari belakang punggung makhluk itu muncullah sebuah balok besi yang melebar dan membentuk sebuah bola yang melindungi makhluk itu.


Di jarak 10 meter dari bola itu, Naruto kembali muncul di atas udara. Dia kembali berkomat kamit dan kemudian muncul angin di sekitar bola besi yang membuat apinya semakin besar.


*BURN!


*BURN!


*SWUSSH


Muncul banyak bilah besi dari dalam tanah yang langsung melesat menyerang Naruto. Dia lagi-lagi menghindari serangan serangan itu tapi setelah beberapa saat Naruto menyadari jika semakin lama semakin banyak bilah besi yang muncul dan menyerangnya. Maka dari itu Naruto berkomat kamit lalu turun ke atas tanah, ia lalu menaruh tangan kirinya ke atas tanah dan seketika itulah muncul sebuah huruf kanji jepang yang berarti ‘segel’ di atas tanah. Sekarang, tak ada lagi bilah besi yang bermunculan dari dalam tanah.


Naruto kembali berkomat-kamit dan kembali membesarkan api yang mengurung makhluk itu di dalam besi. Naruto terus menambah suhu api sembari menahan bilah besi keluar dari dalam tanah, hingga dia merasakan adanya sosok kehadiran lain yang muncul persis di depannya.


*DUAG


Sosok itu langsung menendang Naruto hingga terpental jauh ke langit.


*DUAG


Naruto kemudian langsung mendapatkan pukulan lagi yang membuatnya terbang ke arah lain.


*DUAG


*DUAG


Belum lama dia terpukul, Naruto langsung terpukul lagi dan lagi.


*DUAG


*BLAR!!


Kali ini Naruto ditendang dari atas kebawah oleh sosok misterius di bagian perutnya sehingga membuatnya terpental dengan sangat keras ke tanah. Serangan bertubi-tubi yang dilakukan dengan sangat cepat membuat Naruto tidak sempat menghindar atau menggunakan triknya yang lain.


Kini Naruto kesakitan, nafasnya berat, matanya berkunang kunang dan rasa pusing yang sangat berat juga telah melandanya. Itu karena dia sudah hampir kehabisan energi spiritual, Naruto sekarang mencoba untuk keluar dari alam bawah sadar ini. Namun, itu tidak berhasil. Alam bawah sadar ini sudah disegel, sehingga dia tidak bisa keluar dari sini. Itu menjawab pertanyaan Naruto mengapa Ubume belum muncul dan menolongnya.


Naruto sadar bahwa ia terlalu meremehkan lawannya sekarang, karena dirinya yang seorang legenda di masa lalu membuatnya terlalu sombong sekarang. Bahkan meski lawannya adalah alien yang entitasnya merupakan dewa di dunia Naruto, dia tetap meremehkannya. Sehingga dia tidak menyadari bahwa di dalam alam bawah sadar ini masih ada lima roh Tsutsuki.


Naruto hanya bisa tersenyum dengan kebodohannya itu, [“Aku sudah pasrah…”] Naruto memejamkan matanya.


(!!!) Naruto tiba tiba teringat sesuatu yang dapat membuatnya memenangkan pertarungan berat sebelah ini, [“Salah satu teknik terlarang milik guru.”]


Naruto membuka matanya lalu dengan segenap tenaganya yang tersisa Naruto berdiri sembari berkomat-kamit. Enam makhluk Tsutsuki yang memiliki wujud yang sama mendatangi Naruto.


Orang yang sedaritadi bertarung dengan Narutopun mendekat, “Aku mengakui kehebatanmu manusia. Kau mengingatkanku pada seseorang yang sudah memotong lengan kiriku. Di samping itu, kau juga memancarkan energi yang mirip dengannya, manusia pertama yang berhasil mendapatkan rasa hormatku dan kau adalah yang kedua. Namun, kita adalah musuh. Sama seperti orang itu, kau harus mati sekarang. Apa kau punya kata-kata terakhir?”


Naruto menghiraukan pertanyaan orang itu dan hanya melihatnya dengan mata yang tajam sembari berkomat-kamit. Pria Tsutsuki di depannya itu dalam kondisi yang cukup menyedihkan, tanduknya menghilang dan beberapa anggota tubuhnya memiliki lubang, baik kecil maupun besar. Hal itu terjadi karena kemampuan khusus orang ini adalah mengubah tubuhnya menjadi besi dan Naruto terus berusaha melelehkannya sedari tadi untuk membunuhnya. Naruto akan berhasil andai saja tidak ada roh Tsutsuki lain di tempat ini.


Melihat Naruto yang tidak merespon, pria Tsutsuki itu berkata, “Selamat tinggal.”


Pria Tsutsuki itu memunculkan api putih di atas tangan kanannya dan bersiap melemparkannya ke arah Naruto. Sebelum api itu dilempar, Naruto tersenyum, (Akhiri {Spesial Mode: Sinkronisasi}.) lalu diapun berkata, “Teknik Pamali: Rumesepi Batin.”


*DEG


Waktu seakan akan terhenti dalam satu detik, lalu tekanan yang besar tiba tiba muncul, menarik semua benda ke arah Naruto. Tanah, awan, bangunan, 6 Pria Tsutsuki, bahkan langit sekalipun tersedot ke arah Naruto tanpa terkecuali. Mereka sama sekali tidak berkutik. Bahkan api putih yang sangat panas tak mempan menyakiti Naruto.


Energi spiritual Naruto yang tadinya menipis, kini meluap-luap dengan sangat dahsyat. Hingga tubuh Naruto mengembang secara abnormal dan iapun juga berteriak sangat keras karena kesakitan menahan jumlah energi spiritual yang tak kunjung selesai dia serap. Mau tak mau dia harus menerima harga yang karena menggunakan teknik ini.


'Teknik Pamali: Rumesepi Batin' adalah teknik terlarang yang dapat diibaratkan sebagai sebuah bom, dimana avatar jiwa penggunanya sendiri yang menjadi bom sedangkan alam bawah sadar orang lain sebagai bubuk mesiunya. Teknik ini memaksa avatar jiwa menyerap semua energi spiritual yang ada kemudian meledak dan membunuh orang yang alam bawah sadarnya digunakan sebagai mesiu. Normalnya, avatar jiwa akan langsung meledak jika kelebihan kapasitas energi tapi dengan teknik ini, batasan itu menghilang. Namun ada syarat yang harus dipenuhi, selama penyerapan, kau harus tetap sadar atau Teknik ini tidak akan berhasil dan terjadi kerusakan permanen pada jiwamu.


Setelah beberapa saat menahan rasa sakit, avatar jiwa Naruto akhirnya akan segera meledak. Namun, tiba-tiba saja muncul cahaya berwarna emas yang sangat terang dari wajah dan tangan kiri Naruto.


BERSAMBUNG…

__ADS_1


__ADS_2