
Rei mendengar itu merasa lega, dan berkata dengan Tika “mulai dari sekarang aku anggap kamu sebagai adikku sendiri boleh?”
Mendengar itu Tika sedikit kecewa Tika berharap Rei menjadi pasangannya, tetapi untuk sekarang Tika juga berfikir kayanya tidak mungkin bisa pacaran dengan Rei.
Tika Pun menjawab “iyaa kak boleh, kakak masih suka sama perempuan ya, siapa kak?
Jawab Rei “Apa sih kamu ini, enggaklah temenan aja belum pingin pacar-pacaran”
Tiba-tiba Tika menyenderkan kepalanya di bahu Rei dan berkata, “nyaman banget kak bisa senderan di bahu kakak”
Rei tidak berfikiran bahwa yang dimaksud nyaman oleh Tika adalah rassa sayang mencintai, Rei malah berfikir Tika memang membutuhkan teman.
Rei berkata, “kalau nyaman bersandar lah dek, kalau punya masalah cerita”. Merekapun
menghabiskan waktu sore berduaan. Ketika sudah petang Rei mengajak Tika pulang, "ayuk pulang sudah mau magrib”
“Iya kak” dengan manjanya Tika menjawab
Mereka berdua pun pulang ke rumah, saat diperjalanan Tika memeluk erat Rei, sesampainya
di rumah Tika, Tika berkata dengan Rei “hati-hati dijalan kak”
Dijawab lah oleh Rei, “iya dek”.
Pulanglah Rei ke rumah sesampainya di rumah Rei chat Putri di facebook “put”, tapi tidak kunjung dibalas oleh Putri, karena lelah sehabis joging tidak lama Rei langsung tidur. Keesokan harinya Rei pergi ke sekolah, saat disekolah Rei merasa sangat jenuh dan bosan. Rei duduk di depan kelas menunggu Putri lewat.
Sedikit bercerita tentang Rei saat disekolah, kelakuannya bisa dibilang bukan murid yang baik, ia suka membolos saat jam pelajaran yang tidak di sukai nya, sering terlambat masuk, dan memiliki
teman-teman yang berandalan. Bagi Rei kenakalan saat disekolah adalah sebuah cerita dimasa depan, berbeda dengan murid-murid yang rajin belajar Rei lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain dengan teman-temannya.
Saat mengikuti pelajaran di kelas Rei lebih banyak mengobrol dari pada memperhatikan tapi ajaibnya saat dimarah oleh guru dan di suruh maju mengerjakan soal ia selalu menjawab dengan benar, kecuali pelajaran Bahasa inggris. Bahasa inggris untuk Rei adalah pelajaran yang mengerikan karena dia tidak tau apa yang dibicarakan, Rei paling suka pelajaran fisika. Bukan murid yang mempunyai daya ingat yang baik tetapi dia mampu dengan cepat menghitung.
Karena kenakalan-kenakalan Rei dianggap anak yang bodoh dan tidak bisa apa-apa, ada guru yang sadar akan bakat Rei untuk pelajaran fisika, guru itu selalu memperhatikannya, berbicara dengan lembut dan memotivasinya.
Satu cerita kenakalan Rei pada saat melompat pagar sekolah dan dikejar guru, pada saat itu guru kimia masuk ke kelas, Rei masuk ke kelas. Guru itu pun segera memulai pelajarannya, mengucapkan salam dan kemudian mengabsen satu-persatu muridnya. Setelah selesai mengabsen guru tersebut menulis materi yang akan di sampaikan, tiba-tiba Rei jalan jongkok pelan-pelan agar tidak terdengar guru tersebut, jalan menuju pintu keluar.
Awalnya Rei berhasil lolos dari guru yang ada di kelas, nggak pakai lama Rei menuju pagar sekolah eh ternyata ada guru yang melihat Rei sedang naik pagar. Guru itu langsung teriak
__ADS_1
berkata “Rei turun!!!”
Bukannya turun Rei cepat-cepat lompat keluar pagar, guru itu menelpon satpam yang sedang keliling, tak lama kemudian Rei kepergok satpam
sedang jalan menuju kantin luar sekolah, lari lah Rei terbirit-birit satpam juga mengejar sangat kencang, padahal badannya gemuk tapi larinya seperti badak.
“Rei berhenti !!!” satpam itu teriak, Rei makin ketakutan dan lari mengelilingi sekolah setelah lelah Rei akhirnya menyerah dan dihukum oleh guru. Kenakalan Rei tidak berhenti sampai disitu esoknya Rei mengulangi lagi, dihari itu berhasil
tidak ketauan, nongkrong lah Rei di kantin duduk dekat pintu sambil merokok, bajunya di copot karena berkeringat, saat sedang menghisap rokok dengan nikmatnya tiba-tiba Putri lewat di depan kantin dan melihatnya.
Kaget Rei langsung membuang rokoknya dan masuk ke dalam sambil berkata “kacau”. Pada saat itu Rei dan Putri belum kenal dekat, jadi Putri pura-pura tidak lihat dan masa bodoh. Sepulangnya dari sekolah Rei langsung buka facebooknya dan menghubungi Putri “Put boleh gak aku minta no hp kamu?”
Dijawab Putri “untuk apa?”
“Ya untuk ngobrol, kalau boleh tapi”
“Lain kali aja ya kak, aku gak enak sama pacarku”
Mendengar Putri sudah mempunyai pacar, Rei merasa sedikit kecewa tapi untuk Rei tidak masalah hanya menunggu waktu yang pas untuk mendapatkan putri. Setelah itu Rei tidak membalas chat dari putri malah Rei ditelpon Tika,
“Kak sibuk nggak, sini ke rumah aku barusan beli kue tapi kebanyakan kita makan bareng aja”
Dijawab lagi oleh Tika “janji ya kalau engga kuenya nggak kemakan, besok juga kan minggu”
"Iya dek janji nanti malam aku ke sana”.
Malam harinya Rei pergi ke rumah Tika sesampainya di rumah Tika dengan rasa kagumnya melihat kecanTikan Tika yang sudah menggunakan jilbab, Tika terlihat sangat
anggun dan cantik. Rei spontan mengatakan “cantik banget”
Dengan tersipu nya Tika menjawab “ih kakak, aku barusan pikir-pikir lebih baik aku pakai jilbab”
Dijawab Rei “iya bagus pakai jilbab cantik banget”
“Masuk kak ni kuenya banyak banget, kaka nggak ada janji sama perempuan lain kan ?”
“Enggak kok dek”
__ADS_1
Ternyata alasan Tika mengenakan jilbab adalah ingin mendapat perhatian khusus dari Rei, mungkin itu adalah awal yang baik untuk mendapatkan hati Rei tapi Rei hanya menanggap Tika sebagai adiknya. Saat memakan kue tiba-tiba Tika mencolek kuenya dan menaruhnya di pipi Rei, karena Rei tidak terima membalas menaruh kue di
pipi Tika mereka bercanda dan mengobrol dengan asiknya.
Salah Rei dengan tanggapan seperti itu Tika justru tambah mencintainya. Malam sudah larut akhirnya Rei berpamitan dengan Tika
“Udah malem aku pulang dulu ya dek, hari
berikutnya jangan dicopot jilbabnya ya”
Jawab Tika “iya kak, disekolah juga aku mau pakai jilbab”
Tika pun mengantarkan Rei ke depan rumah, dan berkata “hati-hati dijalan kak”
Rei menjawab “iya dek, oiya makasih
kuenya”.
Sesampainya Rei di rumah malah menonton film bukannya langsung tidur, tak sadar sudah jam 2 malam Rei merasa masih belum mengantuk. Melihat hpnya dan melihat facebook Putri, memandangi foto-foto putri yang sangat cantik
,menghayal seandainya saja Rei bisa punya pacar seperti Putri pasti tidak akan disia-siakan.
Rei mencari cara untuk bisa mendekati Putri lagi dan bisa membuat putus dengan pacarnya sekarang. Berfikir-terus berfikir tapi Rei belum bisa
mendapatkan cara yang pas untuk bisa mendekati Putri lagi, Rei hanya bisa menunggu, dan sabar. Karena penasaran siapa pacar putri sekarang dia chat temannya bernama aldo yang kebetulan teman sekelas putri dan bertanya “do Putri
itu pacarnya siapa?”
Dijawab oleh Aldo “enggak tau Rei, Putri nggak pernah cerita-cerita tentang pacarnya,
setahuku sih kalau dia ngobrol nggak pernah bahas-bahas soal pacar”.
“Yasudah kalau gitu do, makasih”
“Iyaa, wee suka beneran apa? Haha”
“Diem ajalah liat aja nanti aku dapetin tuh putri”
__ADS_1
“Hahaha oke oke”