LDR( Jauh Kangen Dekat Berantem)

LDR( Jauh Kangen Dekat Berantem)
Bab11. Rindu.


__ADS_3

Dalam gelapnya malam yang di temani ribuan bintang. Dalam kesunyian hati yang diliputi resah dan juga rindu. 


Ingin menyapa tetapi gengsi mengalahkan isi hati. Coba tuk pejamkan mata tapi hati masih menuntut obatnya tuk kembali.


Ketika hati bertentangan dengan gengsi, disaat itulah para pecandu asmara akan memutar otaknya, memikirkan segala cara untuk mengatasi rindu di hati tanpa harus menurunkan gengsi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Tugas karangan."


Dalam suatu hubungan adakalanya kita akan merasakan kebosanan, seperti hambar tapi tak tau apa kurangnya, pengen cari solusi tapi gak tau gimana caranya. 


Masalahnya apa?, ya gak ada cuman bosen aja, jenuh. 


Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan???.


Sebagian orang memilih untuk bertahan, walau dengan ritme yang sama dan terus berada dalam lingkaran kejenuhan tanpa mencari solusi dalam masalah mereka. 


Sebagian lagi ada yang memilih meninggalkan, karna menurut mereka percuma jika terus menjalani hubungan tanpa adanya lagi rasa.


Apakah mereka salah jika memilih bertahan atau malah meninggalkan???, 


Sebenarnya dalam suatu hubungan gak boleh ada yang saling menyalahkan, itu semua tergantung gimana cara kita dan pasangan kita menyikapi setiap persoalan.


Karna sebelum terjadinya suatu hubungan, keduanya sudah saling sepakat untuk saling memiliki, merasa mempunyai perasaan yang sama lalu memutuskan untuk menerima apa adanya, menerima kelebihan termasuk juga semua kekurangan. 


Dan itu merupakan kesepakatan bersama tanpa perlu mulut untuk berkata, karna sesungguhnya itu adalah suatu yang tersirat dalam hati, tak perlu lagi di ucap karna memang sudah saling mengerti.


Tapi semakin lama kenapa dalam menjalani hubungan malah terasa hambar, perasaan mereka seolah terkikis seiring dengan berjalannya waktu. Apa mungkin perubahan cuaca mempengaruhi hati dan rasa?, Enggak kan!."


Apa yang salah, ada apa sebenarnya. Apakah semua merasakan hal yang sama?, lalu sebaiknya kita harus gimana???"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"*D**i dalam kamar Echa, rumah mama Sarah*."


Melalui panggilan Video Echa membacakan tugas karya dari gurunya di depan Angga, sebuah karya tentang perasaan hati yang belum di temukan solusinya.


Jadi setiap siswa diberikan kebebasan berpikirnya masing-masing untuk mencari solusi dari karangan tersebut yang nantinya akan di presentasikan di depan kelas.


"Cha, seriusan tugasnya kayak gini?" Echa manggut-manggut.


"Perasaan waktu aku SMA dulu gak ada tugas yang beginian." 


"Ya bedalah, Angga kan sekolahnya dua tahun lalu, tahun sekarang kan udah beda lagi pelajarannya."


"Masak iya, perasaan setiap tahun pelajarannya gitu-gitu aja." Ujar Angga lagi.


"Ish, gak percayaan banget, mau bantu gak sih." Sewot Echa.


"Mau sayang mau,jangan marah dong."


Sebenarnya ini cuman akal-akalannya Echa doang supaya bisa video call dengan Angga, soalnya sudah lebih dari dua minggu mereka gak pernah vidiocall, paling cuman berbalas pesan lewat whatsapp. Alasannya sih karna belakangan ini Angga banyak tugas. Sebenarnya Echa juga sama, kan dia udah kelas tiga jadi lagi giat-giatnya belajar buat nanti UN.

__ADS_1


Tapi mau gimana lagi, kalo hati sudah rindu obatnya ya cuman satu, temu. 


Tapi mau bilang rindu ya gak mungkin, masak Echa bilang mau videocall karna rindu, gengsi donk. 


Jadi dengan sedikit mengeluarkan kecerdasannya, Echa menulis sedikit luapan perasaannya di dalam buku, setelah selesai dia rangkaikan kata supaya Angga gak curiga. 


Jadilah sekarang Echa bisa tatap muka dengan Angga dengan alasan minta bantuin buat tugas sekolah.😁


"Tapi ini beneran karangan yang dikasi guru kamu kan?, bukan karangan kamu sendiri.!"


"I...iya beneranlah, masak boongan."


"Emm bukan gitu, masalahnya karya ini kayak nyerempet-nyerempet gitu."


"Nyerempet?, emang mobil bisa nyerempet."


"Emmh, ya...itu kayak perasaan seorang cewek yang lagi curhat tentang hubungannya."


"Yah gak tau, orang buk Susi yang kasi, mana aku tau isinya gimana, lagiankan kita cuman disuruh ngerjain  doang."


"Beneran gak tau isinya apa?, emang kamu belum baca?"


"Ehm, u...u...udah, tapi ya biasa aja, gak tau isinya apa, lagian gak penting jugak, yang pentingkan tugasnya harus selesai, udah."


"Tapi beneran ini bukan karya kamu kan?, isinya beneran kayak curhat lo!


"Ish, yaudahlah....kalo gak mau bantu bilang aja, gak usah sok-sokan gak percaya gitu... yaudah makasih, assalamu'alaikum." Kesal Echa dan langsung mematikan panggilannya.


Echa mendumel kesal, niat hati mau melepas rindu, malah jadi kesal sendiri.


Disaat hati yang masih kesal ponsel Echa kembali berbunyi. Panggilan video dari Angga masuk keponselnya. Echa buru-buru memutus panggilan.


Angga menelpon lagi, tapi masih saja sama, Echa memutus panggilannya,. 


Beberapa saat kemudian, ponsel Echa kembali berbunyi, bunyi yang tak sama dengan yang sebelumnya. Bukan panggilan video, tapi sebuah pesan whatsapp dari Angga.


Angga.


"Teruntuk Echa, sahabat aku yang baik hati dan gak suka ngambek, gak baik lo mengabaikan panggilan suami, agama melarang, entar dosa loh."


Angga.


"Jadi, tolong diangkat ya panggilan suaminya.🙂"


Echa tak sempat membalas pesan karna setelahnya Angga kembali melakukan panggilan Video.


Dengan perasaan kesal dan wajah yang masih cemberut, Echa mengangkat panggilan Angga.


Diseberang panggilan, Angga malah tersenyum melihat wajah cemberut istrinya.


"Masyaallah, kok bisa ya." Ujar Angga. Echa tak mau menjawab, wajahnya masih cemberut.


"Padahal lagi ngambek lo, tapi kok bisa istri aku tetap cantik ya, ck ck ck. Ungkap Angga dengan wajah dibuat sok-sokan terpesona.

__ADS_1


Sekuat tenaga Echa menahan wajah kesalnya. 


"Masyaallah, tuh tuh lesung pipitnya itu lo, ya allah manisnya...., ih gemesh bange....t, pengen aku cium." Angga kembali melancarkan serangannya.


Sekuat apapun Echa menahan, bibirnya tetap tak bisa bersandiwara, senyumnya terbit begitu saja. Padahal Angga sedang mengada-ngada, mana ada orang lagi kesal menampakkan lesung pipit,. Dasar Angga.


"Enggak usah sok-sokan ngerayu, kalo gak mau bantu yaudah, lagian aku tau kok, kamu kan juga lagi sibuk, mana ada waktu buat ngerjain soal anak sma kayak aku."


"Cie... yang habis ngambek, baper amat neng."


"Biarin." Kesal Echa. Angga terkekeh mendengarnya.


"Yaudah sini akang bantuin ngerjain tugasnya." 


"Udah gak butuh,." Ketus Echa. Lagi-lagi Angga terkekeh geli, entah kenapa setiap melihat wajah kesal Echa, Angga malah makin senang menggodanya.


"Udah ya..., ngambeknya udahan dulu ya, sekarang kita kerjain tugasnya Echa. coba Echa bacain lagi tugasnya."


"Gak mau." 


"Echa...., entar aku marah lo." Kata Angga dengan nada datar. 


Echa mencebik kesal, tapi tetap melaksanakan perintah Angga.


Selesai Echa membacakan kembali karyanya,


"Jadi dalam setiap hubungan yang sudah lama memang biasanya akan mengalami hal yang seperti ini, jenuh dan bosan." Angga mulai menyampaikan pendapatnya.


"Sebenarnya itu adalah hal biasa. jenuh bukan berarti rasa kita sudah berubah, terkikis dan akhirnya menghilang."


"Sebenarnya hati kita cuman pengen punya waktu sendiri, gak lama kok cuman sebentar. Itu wajar dan gak salah, tinggal gimana cara kita dan pasangan kita saling mengerti dan saling memahami."


"Berdiam sejenak bukan berarti tak sayang, hanya saja kita butuh waktu untuk merefresh hati kita untuk setelahnya kembali bersama."


"Ibarat ponsel yang digunakan terus menerus, maka lama kelamaan baterai nya juga akan habis."


"Habisnya daya baterai bukan berarti gak berfungsi lagi kan?, seperti itulah ibaratnya hati. Dia hanya butuh waktu sendiri untuk sejenak mengisi daya kembali, baru setelahnya semua akan sama lagi."


Echa tersenyum mendengarnya, setidaknya rindunya terobati sudah, juga keresahan hatinya.


Jadi gitu Cha!, itu sih menurut pendapat aku, tapi kalo Echa mau ganti atau ada pendapat lain ya gak papa jugak.


"Gak papa yang ini aja." Saut Echa. Angga manggut-manggut.


Setelahnya, berdua kembali mengobrol, bercerita, saling melempar tanya, canda dan juga tawa.


Larutnya malam tak terasa mengantukkan mata, ketika dua pasang hati yang saling menjaga bertemu sapa, berdua asik bercerita hingga salam memisahkan mereka.


Assalamu'alaikum suamiku Angga.


Wa'alaikum salam istriku Echa..😊


Setelah ucapan salam, keduanya mulai menutupkan mata, bersama menyalami alam mimpi.

__ADS_1


Tertidur dalam keadaan hati yang kini sudah terobati....


...🙃🙃🙃...


__ADS_2