
Fauzia Nesha.
Satu postingan terbaru di instagram Echa dengan Caption; Berusaha tetap ceria, tersenyum bahagia di hari wisuda...🙂
...****************...
Pagi ini Echa sudah berdandan dengan rapi. Hari ini adalah hari spesial bagi Echa, hari perpisahan sekaligus wisudanya setelah 3 tahun belajar di SMA Trisakti.
Dengan polesan makeup di wajahnya, hari ini Echa tampak berbeda, terlihat lebih cantik dari biasanya. Sangat jarang Echa memoles wajah putihnya dengan full make up seperti sekarang, khusus di hari spesial ini Echa ingin terlihat lebih cantik dari biasanya.
Dihari spesial ini Echa akan berangkat kesekolah bersama dengan semuanya, mamanya, mama Lina, papa Danu, juga si kecil Lila yang gak mungkin akan ketinggalan.
"Masyaallah... Kamu cantik banget sayang." Puji mama mertua begitu masuk ke kamar Echa.
"Eh...mama, biasa aja kok mah." Ucap Echa malu-malu.
"Biasa gimana, orang anak mama memang cantik kok, lihat dong siapa dulu mamahnya." Kini giliran mama Echa yang masuk dan langsung menyahut dengan bangganya.
"Yeee, siapa dulu dong sahabat mamahnya." Mama Lina juga gak mau kalah.
"Lah, emang ngaruh..." Seru mama Sarah dengan kekehannya.
"Ya ngaruh donk!, kan pas kamu hamil aku sering nemenin, jadi otomatis kamu sering lihat aku, jadi nular deh cantiknya aku ke Echa." Tetap gak mau kalah, Mama Lina mengoceh dengan logika yang entah dari mana sumbernya.
"Enak aja, mana ada yang begituan... gak gak gak, orang pabriknya disini, ya pasti cantiknya Echa turun dari mamanya lah." Bantah mama Sarah sembari menunjuk perutnya.
Echa tertawa kecil melihat dua mama yang sudah sahabatan dari dulu malah jadi berantem gara-gara kecantikan wajahnya.
Echa berjalan mendekati keduanya, lalu tangannya menyusup di lengan kedua mamanya.
"Gak usah berantem, cantiknya Echa turun dari mama Lina sama mama Sarah." Kata Echa menengahi kedua mamanya.
"Ya gak bisa donk sayang." Protes mama Sarah yang gak setuju dengan ucapan anaknya.
Echa hanya terkekeh geli menanggapinya, dia tak lagi menjawab dan langsung berjalan keluar kamar dengan tangan yang menggandeng kedua mamanya.
Bertiga menuju meja makan, sudah ada Lila dan papa Danu disana. Sebelum sarapan, Papa Danu juga ikut memuji kecantikan menantunya, dan setelahnya terjadilah cek-cokan kembali antara kedua mamanya tentang perebutan kecantikan Echa diturunkan dari siapa.
Meja makan yang harusnya tenang, malah jadi adu argumen perebutan kecantikan antara kedua mamanya. Echa malah senang melihatnya, menikmati hiburan gratis disaat sarapan pagi bersama, sebelum nantinya akan berangkat ke acara wisuda di sekolahnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mobil vellfire putih milik papa Danu baru saja keluar dari gerbang utama rumah mereka.Â
Mama Sarah tak membawa mobilnya, mereka semua berangkat kesekolah Echa bersama dengan mobilnya papa Danu.Â
Bersama saling cerita dan bercanda ria, tak ada kesunyian di dalam mobil selama perjalanan mereka menuju ke sekolahnya Echa.
Begitu sampai disekolah, Echa langsung disambut para sahabatnya. Rupanya mereka sudah nyampek duluan, jadi begitu melihat Echa yang berjalan bersama mama dan kedua mertuanya juga si kecil Lila, bertiga langsung menghampiri Echa dengan kehebohan mereka.Â
Para orang tua hanya tersenyum saja melihat kehebohan para remaja dihadapan mereka, tak kaget juga tak risih karena semasa muda mamanya Echa dan mamanya Angga juga tak kalah heboh seperti Echa dan para sahabatnya sekarang.
Echa mengantarkan dulu para orang tuanya ketempat yang sudah disediakan khusus untuk orang tua siswa. Setelahnya Echa kembali bergabung sama teman-temannya.
Para sahabatnya Echa juga tak kalah cantik. Alifah, Salsa, Sindy, juga Echa mereka tampil layaknya seorang putri, begitu cantik dengan wajah yang di poles dengan riasan make up. Sangat berbeda dari hari-hari biasanya yang kadang suka bar-bar dalam sikap dan tindakan.Â
Bahkan para teman-teman cowok yang juga sudah pada berdatangan banyak yang pangling melihat mereka, ada juga yang langsung menghampiri dan minta foto bersama dengan modus sebagai kenang-kenangan. Tapi tetap dengan batasan pose yang wajar, gak boleh ada yang aneh-aneh, dan kalo ada yang mau pose aneh-aneh atau hanya ingin foto berdua dengan salah satu diantara mereka maka Alifah sendiri yang langsung mencegahnya.Â
__ADS_1
Biasa, Alifahkan sebagai ustadzah dalam persahabatan mereka.😅
Lelah berfoto dan berkeliling melihat-lihat dekorasi dan berbagai hiasan yang disiapkan dalam acara wisuda mereka, setelahnya Echa dan para sahabatnya memilih duduk ditempat yang memang disediakan khusus untuk anak kelas 12 yang hari ini akan di wisuda.Â
Mengambil duduk sesuai dengan kelas dan jurusannya masing-masing. Mereka duduk bersama kawan-kawan lainnya yang sudah memenuhi setiap kursi.
Tak lama setelahnya, acara pun segera dimulai.
Para siswa-siswi yang masih berkeliaran segera di perintahkan agar duduk di tempatnya masing-masing, dan untuk semua wali murid juga langsung diarahkan untuk duduk di tempat yang sudah di sediakan.
Acara pun di mulai.Â
wisuda kali ini berlangsung dengan khidmat. Banyak air mata haru yang keluar dari para guru dan siswa.Â
Setelah sekian lama belajar bersama, gembira, tertawa, dan nakal pun mereka lewati bersama akhirnya tiba saatnya mereka lulus dari sekolah mereka, dan syukurnya mereka lulus juga bersama-sama, tak ada seorang pun yang ditinggalkan.
Pergi bersama meninggalkan sekolah tercinta untuk melanjutkan pendidikan selanjutnya, menaiki tangga baru untuk terus berjalan menggapai cita-cita.
Setelah ini mereka gak akan sama lagi seperti dulu. Mungkin setelah hari ini mereka akan sulit untuk kembali berjumpa, sudah sibuk dengan kegiatannya masing-masing.Â
Dan mungkin setelah hari ini, sikap dan pemikiran mereka juga akan berubah.Â
Berpindah dari pola pikir remaja yang terkadang suka asal, beranjak menuju pola pikir orang dewasa yang penuh dengan perhitungan.Â
Hal Itu sudah lumrah dan memang seperti itulah seharusnya.Â
Hanya saja masa remaja memang terasa lebih indah dari pada harus beranjak menjadi dewasa.
...****************...
Satu persatu siswa dipanggil keatas panggung untuk kemudian dipakaikan topi toga sebagai tanda kelulusan mereka. Setelahnya para siswa di arahkan ke tempat para orang tua yang sudah menunggu mereka dengan bangga.
Setelah semua siswa telah dipanggil dan mengenakan topi toganya masing-masing, kini saatnya pembacaan peringkat siswa dengan nilai tertinggi yang akan di nobatkan sebagai lulusan terbaik SMA Trisakti pada tahun ini.Â
Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, 3 lulusan terbaik dari sma mereka akan mendapatkan beasiswa dari universitas negeri manapun yang mereka inginkan.
...****************...
Para siswa-siswi yang namanya disebut sebagai lulusan terbaik tak sanggup lagi menahan tangis. Perjuangan yang mereka lalui selama tiga tahun, akhirnya bisa mereka panen diakhir sekolahnya.Â
Para wali murid dan teman-teman pun ikut bangga dengan prestasi mereka., banyak dari para guru dan teman serta sahabat dekat yang memberikan selamat kepada para juara.
Diantara empat sekawan, ternyata ada dua orang yang ikut disebutkan namanya sebagai lulusan terbaik, mereka adalah Alifah dan Echa.Â
Alifah mendapatkan peringkat pertama sebagai lulusan terbaik, dan Echa mendapatkan peringkat yang ketiga.
Ketika nama anak nya disebut sebagai siswa dengan predikat lulusan terbaik, para orang tua sudah tak sanggup lagi untuk merangkai kata, hanya buliran bening di pipi yang menjadi ungkapan setiap rasa.
Bahkan pak kepala sekolah yang dikenal tegas juga ikut meneteskan air mata. Air mata yang mengalir begitu saja ketika melihat nama Alifah ikut serta dalam list nama sebagai siswa terbaik dari sekolah yang dipimpinnya.Â
Begitu pula dengan keluarganya Echa, ketika mendengar nama Echa ikut disebut sebagai lulusan terbaik, kedua mamanya langsung membawa Echa kedalam pelukan, tangis harupun tak mampu lagi untuk ditahan, kedua mamanya bangga, bahkan sangat bangga.Â
Agak berbeda dengan papa mertua yang masih duduk di tempatnya dengan menggendong Lila, dia masih stay dengan gaya coolnya. Walau beberapa kali ia terlihat menghapus jejak air matanya tapi tetap saja tak mau menunjukkan rasa harunya di halayak ramai. Ada gengsi yang menurutnya mesti di jaga.😎
Diam-diam Danu mengambil foto ketiga perempuan yang sedang berpelukan dalam tangisan haru di depannya. Setelahnya, foto itu langsung ia kirimkan ke Angga yang sebenarnya juga sedang menunggu kabar Echa dari papa mamanya.
Tak lupa Danu juga menyampaikan kabar gembira kalau Echa mendapatkan predikat sebagai siswa lulusan terbaik ketiga di sekolahnya.
Angga yang sedang berada jauh disana ikut senang mendengarnya, berbagai do'a pun serta-merta meluncur dari bibirnya, harapan terbaiknya agar sang istri selalu bahagia.
__ADS_1
Sindy dan Salsa ikut senang mendengar kedua nama sahabat mereka masuk list sebagai lulusan terbaik. Ketika sahabat yang selalu belajar bersama dan main juga sering bersama mendapatkan hasil sesuai dengan yang diusahakan, maka sebagai sahabat mereka, Sindy dan Salsa ikut merasa bangga.
Disaat seseorang memberikan prestasi terbaik tanpa ada paksaan dan keharusan dari orang lain, sungguh itu adalah kado terindah yang sudah mereka berikan untuk dirinya dan untuk orang-orang yang menyayanginya.😊
...----------------...
Setelah berbagai urutan kegiatan, akhirnya sampailah mereka di penghujung acara.
Sebagai penutup acara wisuda kali ini maka akan di akhiri dengan do'a yang akan dipimpin langsung oleh kepala sekolah.
...****************...
Selesai acara, para siswa dan orang tua tak langsung bubar. Semua pada mengabadikan momen bahagia bersama. Kebersamaan keluarga dan para temanpun menjadi objek foto yang nantinya akan menjadi sebuah kenangan.
Banyak juga dari mereka yang mendapatkan surprise dari orang-orang tersayang, yang berpura-pura tak bisa hadir tapi akhirnya datang dengan memberikan bucket bunga sebagai hadiah di hari wisuda, baik itu pacar ataupun hanya seseorang dengan status sebagai sahabat.
Tentu ada saja yang iri melihatnya, ketika yang lain mendapatkan hadiah dan bunga dari orang yang menyayangi, mereka hanya bisa berhayal dengan keadaan. Dan diantara para penghayal tersebut ialah Echa.
Walaupun banyak dari teman dan adik tingkat yang memberinya bunga dan coklat sebagai hadiah, tapi tetap saja Echa masih merasa ada yang kurang.Â
Dunia hayal membawa pikirannya jauh melayang. Berharap Angga tiba-tiba datang, di tangan sebelah kanannya membawa coklat dan di tangan sebelah kirinya membawa bunga, lalu dengan senyuman manis mendekap Echa dalam pelukan.
Tapi semua hanya angan semata, ini bukanlah cerita romantis dalam film korea yang tiba-tiba saja sang pangeran datang ketika dirindukan. Ini kehidupan nyata, dan Echa sendiri yang meminta Angga untuk tidak pulang sebelum menyelesaikan kuliahnya, gak peduli walaupun itu adalah hari spesial bagi Echa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Echa dan orang tuanya sedang berfoto bersama, setelahnya di ganti dengan para sahabat, juga adik tingkat yang memberinya hadiah dan meminta untuk ikut foto bersama sebagai kenang-kenangan.
Berbagai pose telah di abadikan, tak banyak Echa mengabadikan momen, hanya beberapa saja, lagi pula hatinya sedang tak seceria biasanya.
...****************...
Echa mengambil duduk di kursi panjang tepian taman, ikut bergabung bersama orang tuanya yang sedang duduk sambil berteduh disana. Pohon-pohon rindang di belakangnya menjadi payung di tengah teriknya matahari siang.Â
Dari sini Echa melihat teman-temannya dengan para orang tua dan sahabat atau mungkin kerabat yang masih saja asik mengabadikan setiap momen terakhir disekolah, bahkan teriknya matahari tak sedikitpun mengganggu aktifitas mereka.
Tetesan air mata mengalir begitu saja di pipi Echa, ada bahagia disana, walaupun dihati kecilnya masih saja mengharapkan kehadiran Angga.
Ditengah para siswa dan orang tua yang masih asik berfoto-foto. Tiba-tiba saja sebuah mobil pickup masuk ke halaman sekolah mereka, mengambil parkir di tengah-tengah lapangan yang menjadi pusat perhatian orang-orang.Â
Echa dan keluarganya pun ikut memperhatikan mobil tersebut dari tempat duduk mereka.
Dari jauh terlihat Sindy dan Salsa berlari kearah Echa, memanggilnya untuk ikut mendekat ketempat mobil pick up yang baru saja datang dan sudah di kerubuni orang-orang.Â
Echa menurut saja, mengikuti Sindy dan Salsa dari belakang.
Begitu sampai, Echa langsung kaget melihat pemandangan di depannya.Â
Mobil pick up putih yang sudah dihias cantik sedemikian rupa. Dibagian belakangnya di penuhi dengan banyak coklat dengan berbagai macam varian rasa dan ukuran juga terdapat banyak bucket bunga dengan berbagai macam warna.
Dan yang paling mencolok dari semuanya adalah, sebuah baliho besar yang di pasang diatas mobil dengan tulisan;
"Selamat wisuda FAUZIA NESHA terucap dari seorang kakak sepupu yang menyayangimu selalu (Rangga Kurniawan)...😘
Senyuman lebar keluar dari bibir Echa, kesedihan yang tadi dirasakan kini menguap entah kemana, berganti dengan senyum bahagia.Â
Walau raga Angga tak bisa bersama tapi perlakuannya tetap bisa menyenangkan hati Echa, dan lagi-lagi harus memakai tipuan yang sama, saudara sepupu antara Angga dan Echa...😊
...🙃🙃🙃...
__ADS_1