
Legenda Nero
Chapter 12 - Pencarian Harta Karun
Karya: yudhaneru
=============================
Sesampainya Nero di asrama, ternyata teman-temannya belum juga kembali. Akhirnya Nero pun memutuskan untuk pergi menyusul teman-temannya pergi ke pasar kota. Akan tetapi dalam perjalanan ke kota, Nero bertemu dengan beberapa kelompok kakak kelas sedang merencanakan perburuan harta karun dalam reruntuhan kuno yang baru saja ditemukan pihak akademi.
"Hei kau..!! Sini kau anak kelas 1..!." Tiba-tiba salah seorang anak kelas 3 memanggil Nero.
"Ya kak ada apa kau memanggil ku?" Tanya Nero heran.
"Kami kekurangan orang untuk berburu harta karun besok, apakah kau mau menjadi porter kami besok? Tenang saja soal bayaran, kami akan membagi beberapa harta karunnya padamu." Tanya salah seorang kakak kelas.
"Hmmm... sepertinya menarik. Siapa tau disana aku bisa mendapatkan sesuatu yang berharga." Gumama Nero dalam hati.
"Baiklah.. aku ikut besok." Ujar Nero.
"Hei ada di tingkat berapa kekuatanmu saat ini?" Tanya salah seorang kakak kelas rambut kuning.
"Aku belum mencapai tingkat dasar kak.." jawab Nero.
"Hah?? Tidak mungkin kita mengajak dia, bagaimana jika dia terluka nanti? Siapa yang akan menyelamatkannya?" Ujar kakak kelas berambut kuning.
"Tenang saja kak, walaupun aku belum berada di tingkat dasar aku cukup lincah untuk kabur dari seekor monster.. monster di bawah tingkat tinggi tidak akan mampu menyamai kecepatanku.." ujar Nero.
"Hmm.. jika kau bilang begitu baiklah, besok kita akan berkumpul disini pagi sebelum matahari terbit. Kita akan pergi menjelajahi reruntuhan kuno yang baru-baru ini muncul setelah 500 tahun bersembunyi di dalam dimensi ruang dan waktu, saat ini sudah banyak keluarga yang telah menyelidikinya namun belum mendapatkan hasil apapun. Kelompok kita akan menjadi yang pertama menemukan hartanya..!!" Ujar Pemimpin grup itu.
Setelah diberi penjelasan singkat oleh kakak kelas pencari harta karun, Nero mengetahui bahwa pencarian ini dipimpin oleh Saepul dari keluarga Doel. Ada 20 orang yang akan ikut dan semuanya adalah anak kelas 3, yang rata-rata sudah mencapai tingkat menengah.. hanya Saepul dan 5 anak buahnya dari keluarga Doel yang berada di tingkat tinggi, sisanya adalah 5 orang pengikut lagi yang berada di tingkat menengah atas, dan 6 orang dari kelas 3B juga 2 orang lagi dari kelas 3C.
"Okee jika tidak ada yang ditanyakan lagi, kita akan bubar dan besok pagi bertemu lagi disini..!!" Ujar Saepul.
Nero pun melanjutkan perjalanan ke pasar untuk mencari teman-temannya.
"Hihihi besok pasti akan sangat seru, siapa sangka aku akan diajak berburu harta karun sungguhan.. benar-benar beruntung. Yang aku dengar tadi reruntuhan ini sepertinya milik kerajaan Majamanis yang dipimpin oleh raja Hayam Wuruk dan patihnya Gajah Muda. Pasti akan ada banyak harta disana.. aku bisa kaya nihh.. hehehe." Gumam Nero dalam hati.
"Hoiii Nerooo..!!" Tiba-tiba saja dari sebuah warung makan Boni memanggil.
"Kemana saja kau, kita udh selesai jalan-jalan dan kau baru muncul.." ujar Boni.
__ADS_1
"Hehe aku baru saja bertemu dengan anak kelas 3, dan diajak ngobrol sesuatu yang menarik.. oh iya besok aku akan pergi ke suatu tempat dulu ya, tolong mintakan izin ke guru andi.. bilang saja aku diajak pergi oleh anak kelas 3A yang bernama Saepul." Ujar Nero.
"Saepul Doel..? Bukankah dia anak dari kepala sekolah?" Tanya Burhan.
"Hmm.. ya sepertinya begitu." Ujar Nero.
"Entah kenapa dikehidupanku dulu aku belum pernah mendengar namanya padahal dia adalah anak kepala sekolah, hmm..mungkin saja dulu aku tidak begitu memperhatikan orang-orang terkenal di sekolah.. sudahlah tidak usah ku pikirkan." Gumam Nero.
"Lalu apa yang kau bicarakan dengannya Nero?" Tanya Zaskia.
"Hmm.. sesuatu tentang mencari harta karun seperti itu, aku diajak sebagai porter kesana untuk membawa beberapa barang-barang mereka." Ujar Nero.
"Apaa..?? Apakah yang kau maksud harta di dalam reruntuhan kuno yang baru saja muncul itu? Kata pamanku sebelumnya keluargaku mengirimkan orang kesana untuk mencari beberapa resep obat-obatan kuno, dan katanya disana terdapat hantu yang bisa memakan manusia, hanya paman dan 2 orang pengawalnya saja yang berhasil selamat dari reruntuhan itu, sebaiknya kau jangan pergi kesana, terlalu berbahaya." Ujar Zaskia
"Hei tenang saja, Nero itu punya berbagai cara licik untuk mengelabuhi manusia bahkan burung api gila itu.. apalagi hanya sekedar hantu.. hahah" ujar Boni.
"Ya benar.. benar.. Nero memiliki seribu akal untuk mengalahkan hantu itu, jika kau bisa mendapatkan hartanya jangan lupa pada kami ya, traktir makan ya.. haha" ujar Nadine.
"Aihhh.. kalian ini hanya makan saja yang ada dipikiran kalian, ya kita lihat saja nanti apakah benar ada harta atau tidak." Ujar Nero.
Keesokan harinya.. Nero berkumpul bersama-sama dengan kelompok pencarian harta.
Grup pencari harta karun itu akhirnya berangkat menuju reruntuhan. Sesampainya mereka di pintu masuk ruang dan waktu menuju reruntuhan kuno, seseorang tiba-tiba saja keluar dari portal dengan luka yang sangat serius tangan dan kaki kanannya putus, bajunya penuh dengan darah.
"Ahhh.. ahhhh.. tolong aku..!! Selamatkan aku.!! Monster.. disana ada monster yang sangat kuat..!!" Ujar seseorang yang baru saja keluar dari portal.
Tidak lama setelah seseorang yang baru saja keluar itu berbicara, ia pun mati sebelum semua sempat menyelamatkannya.
"Hei kalian..!! Tempat ini dilarang untuk dimasuki dulu sementara, sampai saatnya kami pemerintah kota umumkan hal ini lebih lanjut." Ujar salah satu penjaga dari pemerintahan.
"Tenanglah paman, kami sudah memiliki izin untuk memasuki portal ini. Kami sudah mengetahui konsekuensinya.. tenang saja para pengawalku berada di pemekatan tingkat tinggi, paman tidak perlu khawatir." Ujar Saepul sambil menunjukkan nametag keluarganya.
"K..Kau berasal dari keluarga Doel..?!? Baiklah tuan muda kau dan kelompokmu boleh masuk kedalam.. aku akan memberikan beberapa informasi yang sudah berhasil kami kumpulkan. Di dalam sana terdapat banyak monster yang menjaga reruntuhan, berdasarkan informasi dari orang yang berhasil keluar ada 3 monster yang kira-kira berada di tingkat tinggi lapisan ke 3.. banyak kelompok yang mati setelah berhadapan dengan ke-3 monster itu. Dan juga saat ini masih ada 3 kelompok yang belum juga keluar dari portal, kami tidak tau kabar dari mereka." Ujar pak penjaga.
"Baiklah paman, terimakasih atas informasinya kami akan segera masuk ke dalam portal..!!" Ujar Saepul.
Kelompok Saepul dan Nero pun akhirnya pergi memasuki portal ruang dan waktu yang menuju reruntuhan kuno.
__ADS_1
"Sepertinya kita mendarat di hutan belantara, semuanya berpencar dan cari beberapa informasi.. setelah 30 menit semua berkumpul lagi disini." Ujar Saepul.
"Baik.." ujar semua anggot kelompok.
"Hei kau porter, siapa namamu tadi..? Maaf aku lupa." Tanya Saepul.
"Namaku Nero kak, apa aku perlu mencari juga kak?" Tanya Nero.
"Tidak perlu, sementara mereka mencari informasi lebih baik kau carilah tempat aman untuk dijadikan perkemahan kita." Ujar Saepul.
"Okee.. siap kak." Ujar Nero sambil pergi.
Nero menemukan sebuah lapangan luas tidak jauh dari hutan, dan ada sungai kecil di dekatnya.
"Hmmm.. sepertinya tempat ini cocok, aku akan menaruh beberapa barang disini dan mulai membuat tenda." Ujar Nero.
Selagi Nero berberes dan membuat tenda-tenda perkemahan, tiba-tiba saja ada mayat seorang lelaki muncul terbawa hanyut oleh arus sungai. Nero pun mencoba menariknya keluar dadi sungai.
"Wah gila badannya hampir semua habis terbakar, dia benar-benar sudah mati aku tidak bisa menyelamatkannya.. ehh.. tunggu dulu sepertinya itu adalah cincin ruang.. wahh ada apa di dalam cincin ini ya, semoga saja barang bagus. Maaf ya kawan cincinmu aku ambil, aku akan berterimakasih dan mengubur mayatmu." Ujar Nero.
Setelah selesai beres-beres dan mendirikan tenda-tenda Nero mengubur mayat hanyut tersebut. Lalu setelah selesai menguburnya nero membongkar isi dari cincin ruang milik sang mayat.
"Wahhh aku mendapatkan jackpot, ini adalah armor tingkat tinggi, pukulan tenaga dalam dari pemekat element tingkat tinggi tidak akan bisa melukaiku..Didalamnya juga ada beberapa uang dan bahan obat. Heheh.. bahkan tanpa harta karun di dalam reruntuhan itu, ini sudah sangat bagus. " Ujar Nero.
30 menit berlalu akhirnya mereka berkumpul kembali dan mendiskusikan rencana selanjutnya di perkemahan.
"Bagaimana, apa kalian berhasil menemukan letak reruntuhannya?" Tanya Saepul.
"Ya.. tuan saya menemukan pintu gerbang masuk ke dalam reruntuhan, tetapi disana dijaga oleh beberapa monster berbentuk seperti hantu.. mereka seperti bayangan hitam dan tubuhnya transparan, tetapi kekuatan mereka rata-rata berada di tingkat tinggi." Ujar salah seorang pengawal Saepul.
"Hmmm sepertinya kita tidak akan bisa langsung menerobos masuk ke dalam, kita akan memancingnya 1 per 1 lalu membunuh mereka bersama-sama." Ujar Saepul.
Waktupun berlalu beberapa jam, kelompok raid Saepul melakukan cara memancing 1 1 monster berjalan dengan baik walaupun memakan waktu. Hingga akhirnya hanya tersisa 1 monster saja yang ada di depan gerbang, merekapun langsung maju menyerang ke arah reruntuhan. Sesampainya mereka di depan pintu gerbang.
"Ayooo semua serang monster itu, majuuu..!?!" Ujar Saepul memberikan perintah untuk menyerang.
Akan tetapi tiba-tiba saja dari arah dalam reruntuhan, muncul beberapa monster yang tidak asing dimata kelompok Saepul.
__ADS_1