
Legenda Nero
Chapter 30 - Iblis
Karya: yudhaneru
\=================================
Sementara murid-murid sedang berkumpul di arena untuk melihat jadwal pertarungan untuk besok. Di ruang panitia ternyata guru Tito dan Setya menyogok salah satu oknum panitia untuk mempertemukan Nero dengan Erik.
"Bagus..baguss akan kuberikan uang yang banyak untukmu nanti, hehe kau rasakan itu bocah kampungan, kau akan mati besok. Setya kau lepas segel Erik sepenuhnya, biarkan dia mengamuk sesukanya besok..!!" Ujar pak Tito.
"B..Baik pak tito.." ujar guru Setya.
Setelah pihak panitia selesai mengumumkan pertandingan besok, murid-murid kembali ke asrama untuk beristirahat. Sementara itu malam harinya di kamar Nero. Nero dan patih sedang menyelidiki siapa dalang dibalik peristiwa kerasukannya Erik.
"Hmm iblis hewan rendahan itu tidak akan mampu merasuki seorang manusia dengan kemampuannya, pasti ada campur tangan iblis kuat dibelakangnya. Siapa sebenarnya dia, kenapa si Setya dan Tito itu mengenalnya. Mungkinkah saat ini bangsa iblis sudah mulai bergerak? Secepat ini kah?" Ujar Nero.
"Hmm.. apakah tidak mungkin untuk iblis rendah merasuki seorang manusia?" Tanya patih.
"Ya itu tidak mungkin patih, minimal iblis itu harus berevolusi menjadi Witcher untuk bisa merasuki tubuh manusia. Kecuali ada seorang DarkWitch yang mempunyai kemampuan memanipulasi jiwa, dia mampu memasukkan jiwa iblis manapun ke dalam jiwa manusia." Ujar Nero.
"Wow sekuat apakah DarkWitch itu jika di ukur lewat ukuran manusia?" Tanya patih.
"Hmm.. iblis mula-mula terlahir sebagai setan rendahan lalu berevolusi ke Imp, Demon, Witcher, lalu Darkwitcher, iblis tingkat Darkwitcher mungkin kira-kira sekuat pemekat tingkat legenda." Ujar Nero.
"Apaaa...? Jadi disekitar sini ada iblis sekuat tingkat legenda?" Tanya patih kaget.
"Tapi kau tidak perlu khawatir patih, karena biasanya seorang Darkwitcher yang mampu memanipulasi jiwa tidak punya kekuatan serangan yang besar, dia hanya bertugas di belakang layar." Ujar Nero.
"Haaah untung saja, aku kira kita akan pergi melawan iblis Dark apalah itu." Ujar patih.
"Darkwitcher patih, jika kita bisa menangkapnya sangat bagus.. tapi sepertinya tidak mungkin dia punya kemampuan untuk berpindah-pindah jiwa sesukanya.. sangat sulit untuk menangkapnya. Ahh sudahlah aku mau tidur saja, 2 orang guru bodoh itu membuatku pusing saja.." Ujar Nero.
Pagi pun tiba, Nero dan teman-temannya sudah berada di turnamen.
"Selamatt pagii semuanyaaa... hari yang indah untuk melihat pertarungan-pertarungan seru antara para murid berbakat akademi kota jakarta angkatan baru. Siapakah yang akan menjadi raja dari para murid kelas 1... mari kita saksikan. Berikut ini adalah list pertarungan di babak 16 besar, pertarungan pertama adalah pertarungan antara Nero si anak ajaib dia adalah anak ajaib dari kelas E yang mampu selamat dari gunung salak, lahir dengan bakat sampah yang kini tumbuh dengan pesat dan merupakan salah 1 kandidat juara, melawan Erik si pembantai yang di turnamen ini selalu membuat masalah dengan kekejamannya, akan tetapi kekuatannya sangatlah dahsyat di umurnya sekarang.. siapakah yang akan menang mari para peserta dipersilahkan memasuki arena." Ujar presenter.
"Yoo Erik kita bertemu lagi, sepeertinya kau tidak bosan ya selalu saja bertarung denganku." Ledek Nero.
"Ahhh... aku juga tidak tau mengapa ini terjadi padaku, tapi aku tidak bisa menyerah disini aku harus menang melawanmu." Ujar Erik ketakutan.
"Hoho coba saja kalau kau bisa.. relic Ahool Intimidasi..!!" Seketika hawa membunuh Nero keluar seperti mencengkram Erik.
"Arrghhh A..Ampun ..M..Maafkan aku.. aku menyer... arrggghhhhh...!!! Rawrrrrrr...!! Groaaaaahhh...!!" Tiba-tiba saja Erik mulai kerasukan.
"Hehe seperti yang aku duga, dia harus di pancing dulu baru keluar, dasar iblis anjing sialan keluar kau dari tubuhnya." Ujar Nero sambil menyerang Erik.
"Buaakk...bukkk.syaaatt.." suara pertarungan Nero dan Erik.
"Hmm... sama seperti Irene kemarin dia terluka tetapi tidak merasakan apapun.. memang harus menyerang menunggunya keluar dari tubuh Erik. Keluarlah relic Rafflesia.. syutt..." ujar Nero mengeluarkan jarum Rafflesia yang sekarang memiliki motif batik dedaunan karena Rafflesia telah tumbuh menjadi bunga sepenuhnya.
"Wwoooowww..!! Apa itu bukankah itu relic ke-2? Bukan hanya peserta Irene saja yang sudah mencapai tingkat menengah dan mempunyai 2 relic bahkan Nero juga, dan dia berasal dari kelas E, benar-benar anak ajaib sesuai dengan julukannya." Ujar presenter.
"Apaaa...?? Benar juga aku baru sadar relic yang selama ini dia pakai adalah jarum itu, sedangkan relic sayapnya baru saja ia dapatkan. Bocahh sialaaannn...!! Kenapa dia bisa berkembang secepat itu. Hajar dia Erik bodoohh..!!" Ujar guru Tito marah.
__ADS_1
"Terima ini gas beracun Rafflesia.." ujar Nero sambil melempar jarum Rafflesia ke arah Erik.
"Takk.. sssshhhhhh!!" Jarum itu menancap di dekat kaki Erik lalu seketika gas beracun keluar dari jarumnya.
"Ahhkkk...uhukkk...!!" Erik sudah mulai terselubung dengan gas beracunnya.
"Hehe dengan menghirup itu tubuh inangmu pasti akan melambat karena syaraf-syarafnya audah terkena racun, bagaimana kau akan menyerang kali ini." Ujar Nero.
"Growwlll.... puueeehhhh..!!" Erik mulai kehilangan kesadaran.
"Arrggghhh rawwwrrr....!!" Sontak Erik melompat ke arah Nero.
"Huppp...syuutt..langkah cahaya!!" Ujar Nero menghindari serangan Erik.
"Hehe percuma saja kau menyerang, dengan tubuh seperti itu kau tidak akan mampu menyamai kecepatanku." Ujar Nero.
"Aaauuuuuu....!!" Seketika Erik melolong, dan lalu tubuhnya terjatuh ke tanah.
"Hehehe jadi kau sudah menyerah menggunakan tubuh itu? Akhirnya keluar juga kau roh iblis. Waktunya berburu~" ujar Nero.
"Roh relic Ahool, medan kegelapan..!!" Seketika kabut gelap menyelimuti arena pertarungan.
"Ahh kenapa ada kabut disitu, kita tidak bisa melihat apa-apa." Ujar para penonton protes.
"Woooww apa yang terjadi di arena tiba-tiba saja muncul kabut hitam menyelimutinya, apakah ini kemampuan dari salah satu peserta?" Ujar presenter.
"Arggghhh... rawrrrr.." iblis anjing itu menyerang Nero.
"Eitttssss.. kau ingin menyerang kesadaranku? Iblis rendahan sepertimu tidak akan bisa." Ujar Nero.
"Rrrrr...kuungg..kungg.." roh iblis anjing itu lari ketakutan karena tidak bisa menyerang Nero.
"Kaaaainggg...kuuukkk...rrrrr..." roh iblis anjing itu meredup seperti ingin menghilang.
"Eitsss... tunggu dulu iblis sialan buru-buru sekali mau mati. Akan aku coba membuat rohnya menjadi prajuritku sepertinya menarik, apakah bisa ya." Ujar Nero.
Nero mengeluarkan kemenyan yang sudah ia persiapkan sebelumnya dari ruang virtual.
"Huh untung saja aku menyiapkan beberapa kemenyan untuk berjaga-berjaga kalau ada kejadian seperti ini. Ayo mari mulai proses necromancynya."
Karena kemenyan yang sudah dipersiapkan sebelumnya, proses necromancy berjalan dengan cepat. Dalam waktu 15 menit Nero sudah berhasil membuat anjing itu menjadi prajuritnya.
"Wow roh iblis memang sangat kuat, bahkan untuk seekor anjing rendahan saja sudah lumayan kekuatannya. Hehe jackpot, sekarang saatnya menghilangkan kabut ini dan menyelesaikan pertandingan." Ujar Nero.
"Syuuuuhhh..." kabut hitam itu mulai menghilang perlahan-lahan.
"Akhirnyaaaaa.... kabut itu mulai menghilang apakah yang terjadi dengan mereka? Oohhh.. lihat itu peserta Erik sudah terkapar di lantai dan peserta Nero masih berdiri tegak, sepertinya pemenang sudah ditentukan.. peserta Nero dari kelas E adalah pemenangnya berikan tepuk tangan yang meriah..!!" Ujar presenter.
"Wuhuuu.... prok..prok... hebatt.. keren,... kelas E sangat keren" ujar beberapa penonton.
"Hahaha tentu saja kau akan menang, lihatlah Nero aku tidak akan kalah darimu selanjutnya aku yang akan menjadi bintang." Ujar Boni yang pergi bersiap-siap melakukan pertarungan.
"Heh.. kau sebaiknya berhati-hati, aku merasakan David sudah bertambah kuat juga. Jangan sampai lengah." Ujar Nero.
"Serahkan padaku, aku tidak akan kalah..!" Ujar Boni.
__ADS_1
"Baiklah penonton sekalian, kini saatnya pertarungan selanjutnya antara kelas E Boni si sayap api yang mengalahkan musuh-musuhnya dengan kekuatan apinya melawan David sang raja si kandidat juara 1 turnamen kali ini. Siapakah yang akan menang? Silahkan para peserta untuk naik ke arena." Ujar presenter.
Boni dan David naik ke arena.
"Sepertinya kau cukup kuat, aku berharap banyak padamu." Ujar David.
"Hehe kau memiliki mata yang bagus, ya benar sekali aku ini sangat kuat...!! Sayap api Terima ini angin panas..!!" Ujar Boni yang tiba-tiba mengeluarkan serangannya.
"Huh.. relic kadal api hitam, pedang hitam.." ujar David sambil menebas api Boni dengan pedangnya.
"Woaah jadi itu relicmu, sebuah pedang keren sekali. Tapi percuma saja aku bisa terbang dan kau tidak, aku akan dengan mudah menghindari serangan pedangmu. Hehe" ujar Boni.
"Benarkah begitu? Mari kita bermain api, rasakan ini tebasan api hitam." Ujar David.
"Duarr... urghhh cepat sekali serangannya, untung saja bisa kutahan." Ujar Boni.
"Hehe hanya 1 yang bisa kau tahan, rasakan ini.. tebasan api hitam ganda." Ujar David.
"Duar...!! Duarr..!! Syuhhh.." arghh sial cepat sekali aku tidak bisa menghindarinya. Aku harus membalas serangannya. Rasakan ini hujan bulu api." Ujar Boni.
"Dar...dar...dar....!! Suara hujan bulu api mengenai David.
"Ssssshhhhh.... hanya ini seranganmu? Aku kira kau bisa lebih baik." Ujar David.
"Bagaimana dia bisa menerima serangan burung tingkat bumiku tanpa terluka?" Ujar Boni heran.
"Hehe seranganmu lumayan kuat, kau lawan yang pantas... rasakan ini." Ujar David.
"Kesempatan..!! Ayo kita beradu tabrakan burung api.." ujar Boni.
"Duaaaaarrrrr....!! Boni dan David bertabrakan diudara.
"Aaaaaahhhh...!!" Boni terpental ke bawah.
"Uhukk... k..kau sangat kuat ternyata begitu, kau punya 2 relic yah? Aku lengah sialan." Ujar Boni.
"Kau menyadarinya ya, bagus lah kalau kau sudah sadar. Ini adalah pertandingan pertamaku dengan relic ini, kau lawan yang cukup tangguh sampai aku harus mengeluarkan 2 relic." Ujar David.
"Wwwwooooohhhh..!! David juga sudah mencapai tingkat menengah sama seperti Irene dan Nero dia mempunya 2 relic, sesuai namanya David sang raja, dia tidak mungkin kalaahh..!!" Ujar presenter.
"Sial relic apa itu?" Tanya Boni.
"Ini adalah relic tipe fisik cincin golem batu, dengan ini apimu tidak dapat melukaiku. Sebaiknya kau menyerah saja." Ujar David.
"Heh.. monster tingkat langit golem? Itu pasti relic turun temurun dari keluarganya.. dan monster golem batu habitatnya bukan di negara ini. Pantas saja di kehidupanku dulu dia selalu menang tanpa perlu bersusah payah jadi ini relicnya." Gumam Nero dalam hati.
"Menyerahlah.. kau sudah tidak punya kesempatan, kuakui kau memang hebat tapi masih belum mencapai levelku." Ujar David.
"Siallll...!! Aku harus menang, tidak peduli siapa yang lebih kuat. Aku tidak akan menyerah..!!" Ujar Boni sambil melesat terbang ke arah David dengan tabrakan burung api.
"Percuma saja, tubuh batu." Ujar David mengeluarkan tubuh batunya.
"Duaaaakkkk.." boni menabrak David yang sekeras batu.
"Aaaahhhh... sakit sekalii.. kepalaku..!!" Teriak Boni kesakitan.
__ADS_1
"Sudah aku bilang kan percuma saja, maafkan aku tapi harus aku akhiri ini sekarang juga. Rasakan ini tinju golem..!!" Ujar David mengeluarkan tinju golem ke arah Boni.
"Duaaaarrr...!!" Suara tinju David menghantam Boni.