Life After Marriage ( Jenar & Arya )

Life After Marriage ( Jenar & Arya )
Teman baru


__ADS_3

"Kakak kenapa sih hobi banget kabur kaburan!" ucap seorang gadis yang tengah merajuk karena laki laki di depan nya ini selalu menghindari nya.


"Sengaja," jawab nya cuek.


"Kenapa? padahal aku sudah berusaha menerima kakak loh," ucap sang gadis.


"Bella, lebih baik kamu pulang dan jangan berharap banyak!" tegas nya membuat Bella mencibir.


"Kenapa sih kakak harus menolak? memang nya aku kurang apa?" tanya Bella mengerutkan dahinya. "Aku udah cantik dan menawan, kurang apa coba," ucapnya lagi.


"Kamu memang cantik dan menawan, maka dari itu lebih baik kamu mencari pria lain dan bantu aku membatalkan perjodohan ini, karena sampai kapan pun kita hanya bisa sebatas kakak adik tidak lebih!" ucapnya tegas.


"Kita lihat saja nanti," ucap Bella lalu ia segera keluar dari ruangan itu dan bergegas pulang.


Bella adalah seorang gadis cantik yang tengah di jodohkan dengan anak dari sahabat sang Ayah, dan ternyata pria itu tak lain adalah tetangga nya dulu yang selalu ia panggil Kakak. Hubungan keduanya sangat akrab dan bangus, namun saat pengumuman bahwa mereka akan di jodohkan tiba tiba pria itu malah kabur dari rumah dan semakin menghindari Bella.


Brug!

__ADS_1


"Auuwhhh sakitt," keluh Bella kala tubuhnya terjatuh di tanah akibat bertabrakan dengan seseorang.


"Maaf, maafkan saya," ujar nya lembut.


"Hemm kamu bukan nya pacar kak Arya ya? eh pacar atau siapa yang waktu itu ngambek dan kabur," ucap Bella sambil membersihkan bajunya yang sedikit kotor.


"Ah kamu Bella ya?" tanya Jenar, yah orang yang bertabrakan dengan Bella adalah Jenar.


"Hehhee iya, pasti kak Arya udah jelasin yah," ucap Bella nyengir.


"Iya, mas Arya udah jelasin semuanya kok. Dan saya bukan pacar mas Arya, saya istrinya. Jenar," ucap Jenar mengulurkan tangan nya untuk berkenalan dengan Bella.


"Bella," jawab Bella dengan cepat. "Kak Arya beruntung banget yah dapet istri secantik kamu," ucap Bella kagum.


"Aku yang beruntung menjadi istri mas Arya," kata Jenar senyum.


"Oh iya kamu kuliah disini?" tanya Bella.

__ADS_1


"Iya, kamu?" tanya Jenar.


"Tidak, aku sudah selesai kuliah. Dan aku sedang mencari tunangan ku," ucap Bella cemberut.


"Tunangan? tunangan kamu kuliah disini? atau dia dosen disini?" tanya Jenar.


"Eh gimana kalau kita ngobrol sambil ngopi? kayaknya asik deh," ucap Bella.


"Hemm boleh juga, kelas ku masih ada sejam lagi. Bentar yah aku kabarin sahabat ku dulu, kamu juga harus kenalan sama mereka. Mereka asik orang nya sama kaya kamu," ucap Jenar.


"Woahh benarkah? kayaknya aku jadi gak bosen deh kesini terus. Biasanya aku kesini tuh kaya terpaksa karena tunangan ku cuek banget. Tapi sejak ketemu sama kamu kayaknya aku akan semakin sering kesini," kata Bella terkekeh.


Kini Bella, Chaca, Jenar dan Hanna tengah duduk di kantin sambil ngobrol. Benar kata Jenar, Bella langsung akrab dengan Chaca dan Hanna. Terlebih Chaca yang memang anaknya gampang akrab sama persis dengan karakter Bella. Kini mereka saling bertukar cerita dan bercanda bersama hingga tanpa terasa waktu cepat berlalu dan Jenar cs harus berpamitan dengan Bella untuk masuk kelas.


"Oke deh bye, aku juga harus pulang," ucap Bella.


"Oke, nanti malam kita lanjut lagi di grup," kata Chaca.

__ADS_1


"Sipp!" ucap Bella memberikan dua jempol nya ke arah Chaca cs.


__ADS_2