
"Bella, bagaimana hubungan kamu sama Robert? kapan kalian fitting baju pengantin?" tanya mama nya Bella.
"Kak robert masih sibuk Mah, nanti kalau udah gak sibuk juga pasti kesini kok," jawab Bella malas.
"Sibuk sibuk sibuk, pernikahan kalian itu sebentar lagi!" seru mama Bella dengan suara meninggi.
"Ya kalau begitu mama aja yang ngomong sana sama dia! Bella capek mah bella capek!" teriak Bella lalu ia segera berjalan cepat menuju kamar nya.
"Bella! Bell, Bella tunggu! Mama belom selesai bicara Bella!" panggil mama Bella namun Bella tak mendengarkannya.
"Arrrttkkkkhhhh!" jerit Bella langsung melempar semua barang yang ada di meja riasnya.
"Kalian semua gak ada yang ngerti, gak kalian gak ngerti kalian gak ngerti!" jerit Bella kembali melemparkan seluruh isi kamar nya.
"Robert kamu siap siap, kita ke rumah Bella sore ini," ucap kakek Robert.
__ADS_1
"Robert sibuk Kek,' tolak Robert dengan halus.
"Robert pernikahan kalian itu sebentar lagi, jangan seperti anak kecil!" seru kakek Robert tidak suka.
"Yang menginginkan pernikahan ini kan Kakek sama kakek dia, kenapa bukan cucu kakek yang lain saja sih yang di jodohkan sama dia? kenapa Robert kenapa harus robert?" tanya Robert menahan kesal.
"Kenapa sampai umur kamu yang segini juga belum memiliki pasangan hah?" tanya kakek Robert mutlak langsung membuat Robert mendengus kesal.
"Terus cucu yang mana lagi yang mau kakek jodohkan sama Bella? si Aries yang baru lulus SMA? atau si Bayu yang baru masuk SMP? kamu seorang dosen tapi otak kamu ckckck," cibir kakek Robert lalu pergi meninggalkan Robert.
Robert menghela napasnya dengan kasar lalu ia berlalu menuju ke kamar nya untuk merilexkan tubuhnya sejenak.
"Kamu pakai baju ini, dan dandan yang cantik,. Keluarga Robert sebentar lagi akan datang," ujar mama Bella.
"Hemm," Bella hanya menatap kosong pada cermin sambil menyisir rambutnya.
__ADS_1
Setelah memberikan baju tersebut, mama Bella pun segera keluar dari kamar Bella dan kembali ke dapur untuk mengecek makanan yang akan di sajikan untuk tamu nanti.
"Andai aja kakek masih hidup," gumam Bella begitu lirih.
Acara makan malam telah selesai, acara berlangsung dengan lancar tiada hambatan. Seperti biasa Bella yang begitu ceria dan bar bar selalu mendekati Robert sedari tadi. Bella selalu melayani Robert layaknya sepasang kekasih hingga membuat Robert merasa semakin jengah.
"Hem, kakek, semuanya saya izin jalan jalan sama Bella sebentar," ujar Robert.
"Ah iya, Bella kamu antarkan nak Robert melihat lihat taman, sepertinya kalian berdua perlu waktu untuk mengobrol berdua," ujar papa Bella membuat Bella tersenyum malu.
"Ayo kak," ajak Bella dengan semangat menggandeng tangan Robert.
"Lepas Bell," ucap Robert saat mereka sudah keluar dari rumah.
"Biarkan seperti ini sebentar saja Kak," gumam Bella menyandarkan kepalanya pada bahu Robert dan memeluk lengannya dengan erat.
__ADS_1
"Bella Inget, aku tidak mau pernikahan ini terjadi, jadi kita harus membatalkan nya," ucap Robert seketika membuat Bella langsung melepaskan rangkulan tangannya.
"Kenapa? ah maksud ku i—iya," jawab Bella dengan tersenyum getir.