Lihat Aku, Om!

Lihat Aku, Om!
Extra part 5


__ADS_3

Dengan mata berbinar-binar, Keinya pun turun dari pangkuan Aska, dia langsung berlari kamar Aska. Sedangkan Raffa yang tidak mendengar ucapan Aska masih saja bergelung dipangkuan Aska.


"Satu ... Dua... Tiga... "Aska menghitung. Sampai hitungan 3 dan benar saja Keinya berteriak sambil menuruni tangga.


"Dady!!! teriak Keinya sambil bersungut-sungut.


"Daddy, Kenapa di dompet daddy hanya ada 100 ribu? ." Keinya mencebik dihadapan Aska sambil menyodorkan dompetnya pada Aska.


Aska tertawa terbahak-bahak melihat ekpresi putrinya yang tak terima jika di dompet Aska hanya ada 100 ribu.


"Kei, uang daddy hanya tinggal 100 ribu lagi. daddy tak mempunyai uang lagi," ucap Aska sambil menahan Tawanya karna sangat lucu melihat pipi Keinya mengembung.


"Daddy, apa uang daddy habis untuk membeli mobil?" tanya Keinya polos.

__ADS_1


Aska pun mengagguk.


"Kalau begitu ayo kita jual lagi mobilnya." Keinya menarik tangan Aska yang sedang menggendong raffa.


"Kei, mobil itu milik mommy." Aska kembali duduk saat Keinya berhenti menariknya.


Keinya pun tambah menekuk mukanya. Dia hanya berani meminta pada Aska, jika dia meminta pada Aysel, Keinya hanya akan mendapat nasihat dari Aysel.


"Kei, kau tinggal menaruh uang 100 ribu dalam celengan mu!" Aysel ikut menimpali percakapan antaran Aska dan Keinya.


Sedangkan Aska hanya memalingkan wajahnya menahan tawa. Pernah satu kali Aska lupa bahwa dia baru saja menarik uang cash senilai 2 juta,


dengan santai nya dia menyuruh Keinya mengambil uang di dompetnya karna dia masih berpikir di dompet nya hanya menyisakan beberapa lembar. Dan saat itu Keinya langsung mengambil semua uang Aska. Dengan semangat 45 Keinya membuka celengannya dan menggabungkannya dengan uang yang diambil dari dompet daddynya. Keesokan harinya ketika dia ingin Menbeli bensin dia kebingungunan karna uang di dompetnya kosong. Dan akhirnya dia pun terpaksa harus meminjam uang Andra. dan seperti biasa sikap licik Andra selalu muncul setiap Aska dalam mode terjepit dimana dia meminta ganti berkali-kali lipat.

__ADS_1


"Kei, Mainan yang kau mau beli kan ada di Jepang. Sedangkan kita akan berangkat ke Jepang ketika kau libur sekolah. Jadi walau sekarang kau hanya menabung 100 ribu, uang mu akan tetp terkumpul saat kita berangkat ke jepang nanti." Aysel menasihati Keinya dengan bijak. Walaupun Keinya masih cemberut dia langsung menarik lagi dompet ditangan Aska dan mengeluarkan isinya. Dengan muka di tekuk dia berjalan ke kamarnya sambil membawa uang 100 ribu tadi.


Melihat kakanya pergi Raffa pun mengikuti Keinya. Dia berkata pada Aska ingin melihat Keinya dikamarnya. Biasanya Raffa akan mengolok-ngolok kakanya dan terjadi lagi lah pertengkaran antara kaka beradik itu.


Setelah kedua anak nya pergi, Aska langsung membaringkan dirinya dengan paha Aysel yang menjadi bantalan.


"Kamu belum narik uang mas?" tanya Aysel sambil mengelus rambut Aska.


"Udah, cuman aku taro uangnya di dashboard mobil?" ucap Aska dengan tergelak mengingat muka Keinya yang di tekuk tadi.


"kenapa kamu taru di dashboard?"


"Aku cuman butuh uang cash buat bensin, parkir sama toll. Sisanya aku pake card. Kalau aku ga taruh di mobil entar aku lupa terus aku minjem ke si Andra pasti dia minta gantinya berkali-kali lipet yank." Aska mencebikan bibirnya ketika menceritakan kelicikan Andra.

__ADS_1


Tak lama Terdengar tangisan Raffa dari kamar Keinya. Dengan cepat Aska berlari menuju kamar Keinya untuk menenangkan kaka beradik yang sepertinya kembali bertengkar.


Masih mau extra part lagi?


__ADS_2