
Andra
Selama perjalanan bersama Aska, Andra lebih banyak diam.
Andra tidak lagi berani membantah Aska, karna takut Aska akan benar-benar membatalkan hadiahnya.
Ketika mereka masuk mall, Andra melihat Bella sedang bersama Hana dan Bram.
Aska memilih mengawasi mereka dari jarak yang sedikit dekat, KarnaAska dan Andra mengganti pakaian mereka dengan pakaian non formal di tambah topi hitam yang mereka kenakan mereka sedikit bisa menyembunyikan wajah mereka.
Setelah cukup lama Aska mengawasi
mereka ber 3, dan tak lama ternyata Bella keluar dari caffe.
Tanpa mengucapkan apa-apa pada Andra Aska pergi mengikuti Bella, membuat Andra mengelus dada.
"bener bener ya si Aska, dieum di sini berjam- jam bilang nya mau nge cek management mall, tau nya cuman duduk ga jelas disini ... ah bodoh amat lah," ucap Andra dalam hatinya.
Lamunan Andra terhenti ketika melihat Hana yang sedang berbincang-bincang bersama Bram. Seketika Andra terpesona dengan senyuman dan wajah cantik Hana.
Andra heran pada dirinya, kenapa dirinya terasa gusar ketika Hana tidak lagi mengirim pesan padanya. Andra selalu menyangkal prasaannya tapi hari ini Andra menyadari bahwa dia sangat senang melihat Hana.
Karna penasaran Andra mencoba mengirim hana chat terlebih dahulu.
__ADS_1
Andra : "Hanaaa" tulis Andra dalam pesannya.
Setelah mengirim Hana chat andra langsung melihat ke arah Hana.
Dan ternyata Hana sedang melihat ponselnya, dan langsung meyimpan kembali ponselnya tanpa membalas chat Andra.
Andra melihat chatnya dengan hana, dan chat andra hanya di red oleha Hana.
Andra melihat lagi ke arah Hana, tapi Hana malah masih sibuk mengobrol dengan Bram.
Andra sedikit merasa kecewa karna ternyata Hana sudah mengabaikannya.
Bella.
Entah bagaimana bmBella harus menafsirkan prasaannya sekarang. Ketika sudah berjalan sedikit jauh dari tangga darurat, seseorang memanggil Bella.
"Bella!" panggil orang itu yang tak lain adalah Nabhan.
Bella yang merasa dipanggil langsung menoleh kebelakang. "Ka Nabhan," ucap Bella.
Nabhan sedikit heran dengan keadaan Bella. "Bell kenapa bibirmu berdarah?" tanya Nabhan.
Bella tersentak dengan pertanyaan Nabhan, dirinya langsung gugup ketika mendengar pertanyaan Nabhan. Namun dia dengan cepat menetralkan kegugupannya. "tidak apa-apa kak, Bella hanya terbentur pintu kamar mandu," jawab Bella berbohong.
__ADS_1
"kaka sudah mendapatkan pesanan ibu kaka?" tanya Bella mengalihkan pembicaraan.
"Sudah."
Mereka memutuskan untuk mengahampiri Bram dan Hana di caffe.
Karna waktu sudah larut mereka pun memutuskan untuk pulang. Ketika di basement parkiran, Bram, Hana dan Bella saling berpelukan.
Sudah kebiasaan dari dulu jika mereka berpisah mereka akan saling berpelukan. Bram yang diantar oleh Nabhan, karna mobilnya di mpakai Hana, Karna Bella belum memiliki sim jadi Hana yang menyetir.
"Bell, lu mau mampir kemana dulu gtu?" tanya Hana setelah mereka didalam mobil.
"Gue cape han. Kita balik aja ke apartemen. bangunin gue kalau dah nyampe ya," jawab Bella sambil memejamkan matanya.
15 menit kemudian mereka sampai di apartemen mewah milik Bram.
Karna kelelahan dua gadis itu terlelap di kamar masing-masing.
Karna Bella dan Hana sudah sering menginap di apartemen Bram, mereka pum memiliki kamar masing-masing.
Sebelum tidur Bella teringat pada Andra, dia lupa belum berterimakasih pada Andr
💬bella : assalamuaikum ka andra, bella mau ngasih tau, kalau bella mau berhenti kerja, terimakasih atas semua kebaikan ka andra, dan Juga bella mau minta tolong kaalau ka andra ke rumah sampaikan salam bella dN terimasih pada bibi hari ini bella mulai tinggal di apartemen sama hana,
__ADS_1