Lihat Aku, Om!

Lihat Aku, Om!
eps45


__ADS_3

"Bentar sayang, mas angkat dulu telepon," ucap Aska sambil mengambil ponsel yang berada diatas nakas.


"Hallo ... Bagaimana? apa semua sudah selesai?" tanya Aska pada orang disebrang sana yang tak lain adalah Althaf.


"Semua siap pak, nona Bella bisa memulai kuliahnya minggu depan," balas Althaf disebrang sana.


"Baiklah, terimakasih." Aska menutup kembali teleponnya.


"Mas, siapa yang menelpon?"


Aska tersenyum, dia menududukan dirinya disebelah Bella. "Itu, Althaf sayang, aku menyuruhnya untuk mengurus berkas-berkas perpindahan kuliah mu."


Bella langsung menatap Aska saat mendengar ucapan suaminya dia benar-benar terkejut dengan ucapan Aska.


"Mas, apa-apaan si. Kok. main ambil keputusan gitu aja, aku udah nyaman mas kuliah disana," kata Bella dengan nada yang penuh ketidak sukaan.


"Sayang dengerin mas, itu kampus yang paling deket sama kantor mas. Mass ga mau kamu kuliah disana. Dan mulai kamu kuliah mas akan antar jemput kamu, dan setelah itu kamu tungguin mas kerja di kantor."


"Mas, mau penjarain aku ya. Masa aku harus nungguin mas kerja juga," balas Bella yang tak menyangka jika suaminya sangan posesif kepadanya.


"Setidaknya sampai Hana dan Bram kembali,


dan yang paling penting jangan dekat dengan lelaki lain, kamu tau kan mas cemburuan orangnya."

__ADS_1


"Tunggu, jangan bilang mas juga cemburu sama ka Nabhan."


Aska hanya terdiam karna memang itu alasan Aska memindahkan sekolah Bela. Dan seketika Bella pun mulai tersenyum melupakan kekesalannya.


Cup bella pun mencium pipi Aska dari samping dan dibalas oleh Aska yang mencium bibir Bella ber ulang-ulang.


"Mas stop! ayo kita ke rumah. Bella pingin masuk ke kamar bunda."


"Ia, sayang."


Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhi nya mereka pun kembali ke rumah mewah mereka.


Kedatangan mereka membuat satpam di rumah mereka keheranan. dirumah mewah itu ada satpam, bibi yang memasak, serta dua orang pembantu yang membersihkan rumah mewah Aska secara bergantian.


"Selamat siang tuan!" sapa satpam tersebut.


"Siang, apa mereka tidak datang lagi?"


"Tidak, Tuan."


"Ya sudah, saya masuk dulu."


Aska kembali menjalankan lagi mobilnya.

__ADS_1


Mereka pun masuk, Bella merasa senang karna hari ini pertama kalinya dia menginjakan rumah mewahnya tanpa harus takut akan bertemu Aska. Bahkan sekarang Bella bebas melihat wajah tampan Aska.


"Non!" panggil bibi saat melihat Bella masuk.


Bella tersenum langsung menghampiri bibi


"Bella, rindu Bibi."


"Bibi juga rindu non."


"Bi siapin makan siang ya! Kirim nanti ke kamar saya bi," ucap Aska pada bibi. "Sayang, ayo kekamar!" titas Aska. Lalu Aska. mendahului Bella.


Bibi pun di buat melongo oleh ucapan Aska yang menyebut sayang pada Bella dan menyebut diri sendiri masm


Setelah kepergian Aska, bibi pun menatap Bella seakan Minta penjelasan.


"Nanti, Bela jelasin ya bi. Bella mau ke ke kamar dulu," ucap Bella yang mengerti akan tatapan bibi.


Bella pun naik menuju kamar Aska meninggalkan bibi yang sedang penasaran dengan apa yang terjadi dengan majikannya.


dear para reader


autor mengucapkan banyak banyak terimakasih kalian dengan setia menanti novel ini up

__ADS_1


sejujur nya autor sangan senang ketika para reader Meminta autor untuk lanjut, jadi autor sekali lagi mengucapakan beribu ribu terimakasih


__ADS_2