Lihat Aku, Om!

Lihat Aku, Om!
eps48


__ADS_3

aska pun membaringkan Bella di ranjang mereka, mata nya masih terlihat sembab, rasa nya aska telah menjadi orang terkutuk karna telah memberi beban Pada bella.


aska pun membaringkan diri sebelah bella, memeluk bella dan terus memangdang wajah bella..


sekali lagi aska bersyukur bahwa dia tidak terlambat meminta maaf, dan bisa meminang gadis pujaan nya. mereka pun terlelap


pukul


05.00


aska mendapat telepon dari andra bahwa ada dana prusahaan yang bocor dengan jumlah fantastis. membuat rahang aska mengeras ,mungkin level kemarahan aska sudah di level 1 . jika tak ada istri nya di kamar mungkin dia akan mengamuk,


melihat ke arah istri na Nya, amarah aska Kian memudar, hanya beberapa menit aska membaringkan diri lagi di sebelah bella memandang wajah bella, setelah puas memandang wajah bella, aska pun beranjak untuk mandi karna sebentar lagi ,andra akan menjemput


setelah selesai dengan ritual mandi dan siap2


. aska pun turun menemui bibi di dapur


bibi : pagi tuan


aska : pagi bi, bi jika istri ku bangun tolong siapkan makanan ,susu dan buah. serta bilang pada istriku aku harus ke kantor karna ada urusan, althaf akan membawa pakain ganti untuk istri ku.

__ADS_1


bibi : baik tuan


ntah lah bagaimana prasaan bibi sekarang, satu sisi bibi bahagia, tapi di sisi lain bibi Dan semua di rumah itu heran dengan setatus aska yang sudah menikah padahal mereka om dan keponakan.


aska dan andra sudah di dalam mobil


andra merasakan hawa mencekam di dalam mobil, bahkam tadi nya andra ingin menggoda aska yang sudah menikah, tapi waktu nya sangat tidak tepat. dan bisa di pastikan bahwa amarah aska akan merembet pada karyawan yang lain nya.


Tib di kantor


, aska turun dari mobil dengam gagah nya. ketika berjalan di dalam lobi aura aska menggelap, bahkan semua karyawan yang berpapasan dengan aska, menunduk takut karna wajah aska yang penuh amarah..


Tiba di ruangan aska. aska langsung melepas jas nya dan melonggarkan dasi nya.


anda : baik pak


tidak lama andra masuk diikuti oleh direktur keuaangan, direktur keuangan yang bernama aldo itu tampak pucat mendapat tatapan dari aska


dan brak aska melempar dokumen pads direktur keuangan


brakkk direktur itu gelagapan menangkap berkas yang aska lemparkan

__ADS_1


aska :apa kau menggelapkan uang perusahaan hah?


aldo : ti tidak tuan saya tidak melakukan itu


aska : selidiki semua di tim mu, lacak rekening anonim itu aku beri waktu 3 hari


aska menjelaskan dengan emosi tingkat tinggi,


aldo : ba baik pak


setelah direktur keuangan keluar aska pun memijat kening nya dan menyandarkan dirinya ke kursi kebesaran nya


andra :pak anda butuh sesuatu ,?


aska : lacak rekening anonim yang menerima Dana itu, aku tak percaya dia bisa melakukan nya, awasi aldo jangan sampai lengah kumpulkan semua bagian keuangan di ruang meeting 2jam lagi


andra : baik pak


andra tau apa yang akan terjadi, aska hanyaa akan memarahi mereka habis habisan ,


tapi tak ada yang bisa menghentikan amarah aska, dan andra berpikir mungkin bella bisa sedikit membantu meredakan emosi aska, andra pun mengirim pesan pada bella

__ADS_1


💬andra : bella bisa ke kantor sekarang, aska bell, kaya nya aska butuh bella, lagi ada masalah besar di kantor mungkin bella bisa sedikit nenangin aska


__ADS_2