Lihat Aku, Om!

Lihat Aku, Om!
eps 58


__ADS_3

setelah sekian lama menunggu aska pun kembali dari sholat jum'at, bella langsung menghampiri suami nya lalu mencium tangan nya..


bella: mas mau makan sekarang


aska : yank pulang aja yu sekarang, mas mau makan di rumah aja


bella : kerjaan mas gmana?


aska : nanti althaf yang atur..


mereka pun memutuskan pulang,


di dalam mobil


aska pun terus melirik bella dengan lirikan yang tAk terbaca


aska : yank "sedikit ragu untuk bicara "


bella : apa "melirik sekilas ke arah aska "


Aska: ke puncak yu yank "sejujurnya aska hanya sedang gugup menanti oprasi bella " rasa bersalah selalu timbul di hati aska ktika membayangkan dulu begitu tegar nya bella menghadapi oprasi tanpa ada seseorang di samping nya "


bella : gak nanti aja ,aku mssih ga kuat kalau harus perjalanan jauh " jelas bella tau apa arti ajakan aska ,jjka mereka pergi mungkin bella dan aska hanya berdiam diri di kasur "


aska :tapi yank "berkata dengan nada memohon"

__ADS_1


.


bella : kalau aku ga mau ga gak mau mas " berbicara dengan nada galak, seminggu ini bahkan bella tidak pernah ber istirahat dengan cukup, "


aska : yaudah iya "berkata dengan pasrah"


bella : mas tadi ada undangan reunian kya nya dari kampus mas ,mas mau dateng?


aska :ga penting lah yank, ngapain kesana " menjawab dengan nada sewot karna bella menolak permintaan aska untuk ke puncak


"


dua hari kemudian


hari ini adalah hari bella menjalani operasi, anak buah aska sudah mendapatkan donor ginjal dengan susah payah, tentu aska memberikan imbalan yang setimpal


,dan oprasi bella akan dilakukan jam 5sore,


dan lelaki yang terlanjur bucin itu dengan setia menggenggam tangan istri nya dan terus mencium seluruh wajah istri nya bahkan semalaman aska tidak tertidur, selama semalaman aska hanya memandangi wajah bella wajah gadis yang sempat dia sayang sebagai keponakan, lalu dia benci, dan sekarang dia cintai seumur hidup nya


bella : mas, kenapa sih dari tadi gelisah banget " berbicara sambil berusaha melepaskan tangan nya dari genggaman aska, "


aska : seandai nya mas bisa, mas pingin masuk ke ruang oprasi nungguin kamu " berusaha kembali memegang tangan bella "


bella : kok jadi mas yang panik sihh " bella pun heran dengan tingkah suami nya "

__ADS_1


tanpa mereka sadari seseorang telah masuk ke ruangan itu menatap mereka penuh keheranan.. dan orang itu adalah hana


mas,? sayang ?ada apa dengan mereka, oh ya tuhan apa si bella udh bener hilang akal, rutuk hana dalam hati


hana : ekhemmmm


bella dan aska pun menoleh pada hana


dan kedua nya pun tersenyum canggung


aska : mas keluar dulu ya


bella pun menangguk


ketika aska keluar, hana pun maju dengan tangan yang bersedekap dan memandang bella dengan tatapan tajam


hana : jelasin!!! " hana berbicara dengan sorot mata tajam "'


bella : apa " masih berusaha mencari kata kata yang tepat untuk sahabat nya ""


hana pun tanpa bergeming trus memandang bella dengan tatapan tajam nya


bella : oke oke lu duduk disni " menarik tangan hana untuk duduk di samping nya "


hana : bentar gwe mau vcall sama di bram " mengambil handphone dari kantong Ny "

__ADS_1


bella : ngapain sii han, kan nanti bisa jelasin kalau si bram udh balik "


hana : males gwe kalau jelasin ke s bram, harus detail semua nya, gwe yakin lu mah jelasin yang penting, dan alesan lu sekarng ada di rumah sakit padahal lu keliatam sehat sehat aja


__ADS_2