Loss Of Yuan

Loss Of Yuan
chapter 6 [12/10/20-6]


__ADS_3

-Semua berkaitan hanya kita yang menganggap remeh.


Yan mendengus kesal karena sedikit ketenangan paginya sudah dikacaukan oleh suara nyaring gadis di hadapannya. Elma yang berdiri di sebelahnya hanya diam enggan menanggapi.


" Yan, kau tahu kan Yuan pasti pergi dari rumah karena diri mu, dia pasti tidak suka padamu! " Gadis itu berkata sengit dan terkesan sok tahu. " Yuan sering bilang kalau kau menyebalkan, huh saudara macam apa kau?! "


Yan masih diam, Ia enggan sekali meladeni gadis di depannya yang sedang mengoceh tidak karuan kesana-kemari tidak jelas, seperti orang sakit jiwa.


" Kalau aku jadi saudaranya aku tidak akan bertengkar dengannya, huh! Apalagi kau, kau kan kekasihnya masa tidak tahu apa-apa? Huh! " Berkata lagi sambil menunjuk Elma yang berdiri di samping Yan. " Kenapa diam saja? ". Sambungnya.


Yan hendak berkata, tapi di urungkan oleh Elma dengan gelengan.


" Huh, kau tahu Yan dia pasti takut pada ku, "


" Diam kau! " Sentak Yan keras.


" Apa? Aku benar kan? " Sofya, gadis itu tak mau kalah.


" Kau tidak mengenal bagaimana Yuan? Bagaimana Elma? Terutama bagaimana aku? Jadi jaga mulut dan lidah busuk mu sebelum aku menghancurkannya! " Sengit Yan tegas. Membuat wajah Sofya tampak terpelintir jelek.


" Apa? Marah? " tanyanya dengan nada mengejek.


" Kau pikir apa aku sedang menangis? "


Sofya terdiam tidak menyangka akan mendapat jawaban di luar perhitungan nya, yang dia pikir Yan akan marah dan mempermalukan dirinya sendiri.

__ADS_1


" Ayo El, kita pergi jauhi gadis aneh ini, " Yan berkata seraya menggandeng pergelangan tangan Elma.


Sofya menggerutu kesal di tempatnya. Lalu berlalu dari sana.


" Huh dasar, aku hanya ingin mendapatkan Yuan tapi kenapa Elma? Dan Yan itu sangat menjengkelkan, sangat sangat! " Gerutunya.


Di sisi lain.


Fenzie baru saja keluar dari tempat fotocopy setelah meng-print makalahnya. Ia mampir sebentar ke toko minuman di sebelah dan membeli sebotol minuman kemasan rasa Teh.


Tepat saat Ia melangkahkan kakinya keluar toko seseorang memakai Hoodie dan masker hitam melintas tak jauh di depannya. Tapi seseorang itu dengan cepat menghilang di antara kerumunan orang banyak yang lalu lalang di jalan.


Fenzie tidak menghiraukan orang itu, Ia berfikir hanya salah lihat kemudian Ia segera menghampiri motor yang tadi diparkirkan nya memasukkan kertas-kertas makalah ke dalam tas dan melajukan motor kesayangannya ke kampus.


Yan


10.22


Kak Fen? Apa Kakak tau Yuan punya akun sosial media apa saja? Maksudku apa dia punya akun ganda seperti itu?


Fenzie berfikir sejenak sebelum mengetikkan pesan balasan untuk Yan.


Fenzie


10.24

__ADS_1


Seperti nya tidak ada, entahlah kalaupun ada semua akan di private,


Yan


10.24


Oh begitu ya, terima kasih ya.


Fenzie tidak berniat membalas pesan itu, Ia memasukkan ponselnya ke dalam saku baju. Dan melangkahkan kakinya menuju ke dalam.


Di lokasi Yan dan Elma.


" Bagaimana Yan? Ada? " tanya Elma sesaat setelah Yan mengakhiri percakapan melalui pesan dengan Fenzie.


Yan menggeleng. " Sepertinya tidak ada , kalaupun ada pasti di private kan? Kita tidak bisa menemukan dari sana, "


Elma membuang nafas kasar mendengar jawaban Yan. Mereka sudah mencoba berbagai cara untuk mencari keberadaan Yuan. Mulai dari mengecek sosial media, bertanya ke teman-teman kampusnya atau siapapun yang mungkin di kenal atau di temui Yuan sebelum pergi ke perkemahan. Tapi tidak ada hasil memuaskan. Yan sempat ingin lapor polisi tapi Gerf, ayahnya tidak mengizinkan. Alasannya Yuan sudah cukup dewasa jadi melibatkan polisi hanya akan mempersulit.


Yan masih memandangi layar ponsel di tangannya. Berharap ada pesan atau panggilan masuk dari Yuan ataupun apapun hal yang berkaitan dengan saudaranya.


" Ayo selesaikan makan mu, kita akan ada jam tambahan kan? "


" Em, " Yan menuruti kata-kata Elma. Dan segera menghabiskan makanan yang di pesannya. Setelah itu mereka bersama pergi ke kelas masing-masing.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2