LOVE AND SACRIFICE (Cinta Dan Pengorbanan)

LOVE AND SACRIFICE (Cinta Dan Pengorbanan)
BAB 36


__ADS_3

"Roland, kau akan membawa ku kemana? Bukankah kita akan menemui bos mu?", tanya Kaylee dari jok belakang mobil yang di kendarai pria lokal Maldives.


"Sebentar lagi kita sampai nona", jawab Roland.


Kaylee mengalihkan perhatiannya pada pemandangan laut yang sangat indah di sisi kirinya.


 Setelah menyelesaikan pekerjaannya beberapa saat yang lalu, Roland menyampaikan pesan Flint agar membawa Kaylee ke tempatnya berada. Rekan-rekan Kaylee tidak ada yang curiga termasuk Tory, karena Kaylee pergi bersama Roland yang berurusan dengan pekerjaan.


Mobil yang membawa Kaylee memasuki kawasan dermaga khusus kapal-kapal yacht bersandar. Sejenak Kaylee berpikir kenapa Flint meminta nya datang menemuinya di dermaga.


Mobil yang membawa Kaylee berhenti. Roland membuka pintu untuk Kaylee. "Mari saya antar nona menemui tuan", ucap laki-laki itu.


Kaylee menganggukkan kepalanya. Gadis itu memasang kacamata hitamnya.


 Meskipun hampir sore matahari masih terasa begitu terik. Beruntung Kaylee memakai dress selutut, berbahan lembut model one-shoulder yang menunjukkan satu bahunya terbuka.


Roland menaiki sebuah yacht berwarna putih. Kaylee nampak ragu untuk mengikuti nya. Namun setelah melihat Flint memang berada di sana barulah Kaylee mau masuk.


Flint mencium Kaylee yang terlihat enggan membalasnya. Karena ada Roland bersama mereka saat ini.


Beberapa saat kemudian barulah Roland pergi setelah berbincang-bincang dengan Flint. Sementara Kaylee memilih berada di atas dek yacht mewah itu, memandang jauh ketengah lautan yang luas membentang.


 Kalyee terperanjat ketika Flint memeluknya dari belakang.


"Kau melihat apa, hem?", tanya Flint sambil menyandarkan dagunya pada bahu Kaylee.


"Pemandangannya sangat indah, aku terpesona. Selama berada di Maldives, rasanya waktu cepat sekali berlalu. Tiba-tiba lusa kita sudah kembali ke Amerika", ucap Kaylee.

__ADS_1


"Apa kau ingin berlama-lama tinggal di sini? Kita bisa menunda kepulangan kita jika kau masih ingin di sini. Bukankah kau sekarang hanya bekerja bersama ku saja. Aku melarang Tory menerima pekerjaan lainnya untuk mu", ucap Flint.


"Iya. Tapi aku harus ke Chicago.."


"Menemui adik mu?". Flint mendaratkan sebuah kecupan ringan di pipi Kaylee. Yang tiba-tiba terdiam mendengar pertanyaan Flint.


Tanpa menjawab apapun Kaylee menganggukkan kepalanya pelan.


Kapal kian berlayar ketengah lautan.


"Pemandangannya benar-benar menakjubkan".


"Kau akan semakin terpesona jika berada di sana". Tunjuk Flint pada sebuah pulau tepat di tengah laut. Aku akan membawamu ke sana sekarang. Kita akan menyaksikan sunset", ujarnya.


"Benarkah?"


Kaylee membalikkan tubuhnya menghadap Flint. "Aku sudah tidak sabar membuktikan ucapan mu, tuan Flint Myron Gladwyn", ucap Kaylee sembari menyipitkan matanya menggoda laki-laki itu.


Flint mengajak Kaylee turun kebawah. Karena di yacht tersebut hanya mereka berdua saja, dan Flint sendiri yang akan menjalankan kapal itu.


"Apa kau ingin mencoba menjalankan kapal ini, Kaylaa?", tanya Flint menolehkan wajahnya menatap Kaylee yang terlihat antusias. Kapal sudah mulai bergerak maju.


"Tentu saja", jawab Kaylee pasti.


Gadis itu langsung berdiri di belakang kemudi. Flint membimbingnya pelan-pelan, cara mengendarai yacht.


"Ah...Aku bisa mengendalikan kan kapal ini", teriak Kaylee tertawa.

__ADS_1


"Ini pengalaman pertama ku, Flint", ucap Kaylee sangat bahagia. Flint bisa melihat binar kebahagiaan di wajah gadis itu.


Lagi-lagi Kaylee menjerit riang. "Lumba-lumba. Oh my God, banyak sekali lumba-lumba. Lihat di sana". Kaylee menunjuk lumba-lumba yang berenang di depan mereka.


Setelah sampai di tempat yang di tuju, Flint mematikan mesin kapal. Ia mengajak Kaylee duduk di atas dek, menikmati pemandangan menjelang senja. Flint membentangkan kain di lantai dek. Kemudian mengambil keranjang berisi makanan.


"Flint apa kau mempersiapkan semuanya sendiri? Kenapa tidak memberitahu ku?", tanya Kaylee sambil menata makanan di atas kain yang terbentang.


"Aku ingin memberi kejutan untuk mu. Bukankah aku sudah janji, akan mengajakmu jalan-jalan sebelum kembali ke Amerika", jawab Flint menuang minuman ke dalam gelas.


Keduanya terlihat bahagia.


Tawa, canda nampak di perbincangan hangat keduanya. Pasangan itu terlihat sekali sedang di mabuk cinta. Sambil menyantap hidangan pembuka sesekali berciuman mesra.


*


Sinar matahari mulai meredup. Kaylee menyandarkan kepalanya pada dada bidang Flint. Gadis itu memejamkan matanya menikmati aroma tubuh laki-laki yang mulai di sukai nya semenjak mereka sering bersama selama di Maldives.


Flint acap kali menunjukkan perhatiannya pada Kaylee membuat Kaylee merubah penilaiannya pada laki-laki itu. Setelah mengenal Flint, ternyata Flint tidak sejahat yang ia pikirkan selama ini.


"Apa kau dekat dengan Andrew adik mu?", tanya Kaylee secara tiba-tiba sambil memainkan kancing-kancing kemeja yang di pakai Flint.


Mendengar pertanyaan Kaylee, seketika raut muka Flint berubah. Flint terbatuk-batuk. "Aku mau mengambil minuman. Setelah ini kita kembali ke dermaga", ucap Flint terdengar ketus.


Kaylee menatap punggung laki-laki itu. "Kau sudah janji akan melihat sunset".


"Lain kali saja", tegas Flint berlalu.

__ADS_1


...***...


Kasih komentar ya teman-teman sampai bab ini🙏❤️


__ADS_2