LOVE AND SACRIFICE (Cinta Dan Pengorbanan)

LOVE AND SACRIFICE (Cinta Dan Pengorbanan)
BAB 38


__ADS_3

Kaylee menatap kumpulan awan yang bertumpuk-tumpuk, dari kaca jendela pesawat. Pagi ini ia dan rombongan di jadwalkan kembali ke New York. Cuaca terlihat cerah namun tidak halnya dengan Kaylee.


Semalaman Kaylee sama sekali tidak bisa memejamkan matanya. Sejak kemarin, begitu mengetahui Flint telah kembali ke New York tanpa memberi satu kata pun padanya, perasaan Kaylee langsung tidak enak. Kay, mengurung diri di kamarnya. Meringkuk di atas tempat tidur sambil mencari sebuah jawaban. Namun hasilnya nihil. Sebelumnya semua baik-baik saja.


"Kay...ada apa, seperti nya kamu sakit", tanya Tory yang duduk di sebelahnya. Tidak seperti biasanya, Kaylee lebih banyak diam mulai pergi ke bandara hingga sekarang pesawat sudah terbang di atas ketinggian, gadis itu lebih banyak menatap keluar jendela.


"Kay..."


"Ehm...iya Tory, ada apa?".


"Tuh kan kau melamun Kay. Aku kuatir dengan mu, sepertinya kau sakit", ucap Tory.


Kaylee tersenyum. "Aku tidak apa-apa Tory, jangan kuatir. Yang penting aku telah bekerja sebaik mungkin semoga hasilnya tidak mengecewakan", jawab Kaylee.


"Tentu saja hasilnya tidak akan mengecewakan tuan Flint. Bahkan ia setia memantau pekerjaan yang kita lakukan. Ternyata Flint Myron Gladwyn, orangnya sangat bersahaja tidak hanya tampan tapi juga sangat perhatian pada orang di sekitarnya. Bukankah begitu Kay?"


Kaylee menolehkan kembali wajahnya keluar jendela pesawat. "Iya kau benar.."

__ADS_1


*


"Ada apa kau menyuruh ku datang Aaron", ujar Thomas yang baru saja tiba ke club malam milik temannya itu. Aaron tidak sendiri ia bersama Flint yang sudah menghabiskan sebotol wine di hadapannya.


"Kau ini apa-apaan Aaron, kenapa kau tidak menghentikannya minum? Flint kau kenapa, ada apa dengan mu, teman?"


Thomas menatap Aaron seakan meminta penjelasan pada temannya itu.


"Mana aku tahu. Aku juga baru datang. Ryan asisten ku memberi tahu ku bahwa Flint ada di sini. Aku datang, kondisinya sudah kacau begini. Untung saja ia di tempatku kalau tidak habis lah ia di jebak orang", ujar Aaron menjelaskan.


"Tentu saja aku tidak akan pulang. Ah..ternyata aku sama brengseknya dengan mu Aaron. Bahkan dia masih perawan", ucap Flint sambil menepuk-nepuk kepalanya.


Aaron dan Thomas bertukar pandang. Mereka tidak mengerti apa maksud perkataan temannya itu.


"Flint ayo aku antar kau pulang, teman. Kenapa kau begini, rasanya sudah lama sekali kau tidak minum sampai mabuk seperti ini".


"Kepala ku pusing Thomas!" Aku mencintai wanita itu. Kaylaa Morgan. Aku mencintai nya", ucap Flint.

__ADS_1


"Heh... tentu aku tidak boleh jatuh cinta pada wanita yang menyebabkan adikku mati"


Thomas mendengar celotehan Flint ketika ia mengendarai mobil sahabatnya itu. Bahkan banyak sekali yang di katakan Flint hingga laki-laki itu berhenti bicara.


*


Kaylee menatap langit malam dari balkon apartemen mungil miliknya yang berada di kota Queen's. Beberapa jam yang lalu ia dan rombongan baru tiba di bandara New York. Kaylee dan Tory melanjutkan berkendara menuju tempat tinggal mereka di Queen's.


Kaylee menatap layar ponselnya, sudah belasan kali ia menghubungi Flint namun tidak di angkat, ia pun mengirim kan beberapa pesan namun sama saja pesan itu tidak di baca sama sekali.


"Kenapa kamu sepertinya menghindari ku Flint. Ada apa sebenarnya?"


"Besok aku akan menemui mu. Kau tidak bisa menghindar terus seperti ini..


...***...


Jangan marah ya jika alurnya tidak sesuai keinginan kalian. Author berharap semoga masih ada yang membaca🙏

__ADS_1


__ADS_2