
Flint mencium istrinya dengan mesra, setelah beberapa saat yang lalu hakim menyatakan keduanya sah menjadi pasangan suami-isteri.
Tiga hari telah berlalu...
Tiga hari yang lalu, Roland kaget menerima perintah atasannya tersebut untuk menyiapkan semua dokumen ia dan Kaylee. Beruntung Roland bisa menyelesaikan tugasnya dalam tiga hari saja sesuai permintaan Flint.
Flint dan Kaylee begitu tampak bahagia. Begitu juga Thomas dan Claire tersenyum bahagia melihat teman mereka bisa melangsungkan pernikahan. Meskipun secara mendadak.
Awalnya Thomas dan Claire kaget mendengar Flint dan Kaylee memutuskan untuk menikah di Maldives. Namun tentu saja itu merupakan kabar baik.
Menurut Flint, mereka sudah berada di Maldives yang memiliki panorama alam begitu indah sekalian saja melakukan honeymoon di kepulauan yang terkenal dengan keromantisannya tersebut.
*
Langit mulai menggelap ketika Flint-Kaylee dan pasangan Thomas-Claire tiba di hotel. Kedua pasangan itu menikmati hidangan makan malam bersama di lounge hotel.
"Aku dan Claire ucapkan selamat untuk kalian berdua, teman. Aku merasakan kebahagiaan untuk mu, akhirnya kau duluan meresmikan hubungan", ucap Thomas sambil menyantap hidangan.
Flint menganggukkan kepalanya. "Terimakasih Thomas untuk bantuan mu. Aku berharap kau segera menyusul ku".
"Aku sangat bahagia Kay, melihat mu bahagia", ujar Claire tulus sambil menggenggam erat tangan Kaylee.
"Tuan Flint, aku titipkan teman baikku ini pada anda. Jika tuan menyakiti Kaylee, tuan bukan hanya berhadapan dengan Kaylee saja tapi dengan ku, dengan Thomas juga", tegas Claire serius. "Iya kan Thomas?". Gadis itu menatap Thomas dengan kedua mata membuka sempurna.
Thomas tertawa mendengar celotehan Claire yang mengancam Flint.
Melihat Thomas seperti itu, membuat wajah Claire tertekuk, sambil bergumam kesal. "Tentu saja kau harus di pihak ku Thomas!"
Kaylee tersenyum melihat temannya itu.
"Panggil aku Flint saja. Seperti kau memanggil Thomas. Mengenai istri ku, kau tenang saja...aku tidak akan menyakiti nya, Claire".
*
Waktu telah menunjukkan pukul tengah malam.
Flint mengajak Kaylee masuk ke kamar mereka. Yaitu kamar presidential suite milik Flint sejak hotel itu berdiri.
Kaylee belum sempat membersihkan dirinya setelah pernikahan dan dilanjutkan makan malam bersama Claire dan Thomas, tiba-tiba Flint menciumnya dengan mesra. Ciuman begitu liar dan bergairah membuat tubuh Kaylee bergetar hebat. Sentuhan Flint sangat menuntut kali ini.
Kedua manik berwarna abu-abu itu menatap iris Kaylee yang sudah diliputi hasrat.
__ADS_1
Flint sudah berpengalaman, lain halnya dengan Kaylee yang masih malu-malu.
Tangan Flint membuka gaun yang dipakai Kaylee berwarna off white beserta hiasan kepalanya, hingga tak ada satu benang pun menempel di tubuh putih mulus itu.
Sementara pakaian Flint masih lengkap melekat di tubuh atletisnya. Tuxedo off white senada dengan gaun yang dikenakan Kaylee.
Kaylee menatap tubuh Flint yang masih tertutup pakaian lengkap.
Flint membuka satu persatu kancing kemeja yang yang membalut tubuhnya. Jemari tangan Flint pelan-pelan membuka satu persatu kancing itu, dengan gerakan begitu maskulin. Tanpa mengalihkan perhatian dari tubuh polos istrinya yang begitu seksi.
Berulang kali Kaylee kesulitan untuk menelan saliva nya sendiri. Kaylee tak kuasa menahan pemandangan itu. Seperti sedang terhipnotis.
Pikiran Kaylee sudah dipenuhi adegan dewasa. Seketika mulutnya mendesis.
Flint menatap lembut wajah Kaylee yang sudah merona di atas tempat tidur. Perlahan laki-laki itu bergabung dengan istri nya di atas pembaringan yang berukuran luas.
Tangan Flint meremas lembut kedua puncak yang sudah membusung milik Kaylee.
"Akh Flint". Kaylee mende*ah ketika Flint memainkan pu*ing dadanya. Kedua mata indah Kaylee mendadak sayu. Wanita itu mendongakkan kepalanya ketika kedua tangan Flint mencengkram benda kenyal itu.
Dengan bibirnya, Flint menyusuri setiap jengkal tubuh Kaylee dan berakhir pada inti wanitanya itu, yang terawat bersih berwarna merah muda.
"Oh God...sayangggg", ucap Kaylee di sertai de*ahan.
"Akh Flint, apa yang kau lakukan. H-entikan. Akh... aku tidak kuat lagi sayang. Please", ucap Kaylee dengan suara bergetar lirih menahan gairah yang sudah menguasai dirinya.
Kaylee mengangkat kepala dengan bertumpu pada kedua siku tangannya, ia menatap Flint yang berada di intinya. Sesekali ia mendongakkan kepala. Permainan Flint kali ini benar-benar membuatnya mabuk berat. Tidak seperti sebelumnya. Namun rasanya sungguh nikmat. Perbuatan liar Flint seperti itu membuat Kaylee menjerit dan spontan merapatkan kedua pahanya. Sambil menekan kepala Flint.
"Oh sayang aku tidak kuat lagi. Akhhh–"
Flint menghentikan permainannya, ia kembali mencium bibir Kaylee yang terbuka. "Milikmu sudah sangat basah", bisiknya ditelinga Kaylee yang terlentang dengan nafas cepat dan menderu.
Rambut Kaylee sudah acak-acakan. Wanita itu terlihat semakin seksi dan pasrah.
Flint menekuk lutut Kaylee. Flint mengarahkan miliknya ke inti Kaylee yang sudah sangat basah. Kaylee memejamkan mata dengan mulut terbuka. Matanya seketika terbuka kembali. Merasakan milik Flint menerobos masuk intinya yang terasa masih begitu sempit.
Kaylee hendak menjerit sekuatnya, Sakit. Itulah yang di rasakan nya. Namun akal sehatnya masih ada. Ia menutup mulutnya dengan tangan dan mata terbelalak.
"Ahh sayang... milik mu masih sangat sempit", ucap Flint dengan suara berat dan serak. Merasakan kenikmatan luar biasa ketika milik nya berhasil masuk penuh ke inti Kaylee.
Flint mendiamkan miliknya sesaat. Ia mencium bibir Kaylee dengan lembut sementara jemari tangannya meremas dan memilin puncak dada istrinya untuk mengurangi rasa sakit yang dirasakan Kaylee.
__ADS_1
Flint menggerakkan pinggulnya. Bergerak maju-mundur dengan perlahan. Lama-lama laki-laki itu menambah kecepatan dengan hentakan-hentakan kuat. Membuat Kaylee menjerit.
Tidak bisa menahannya lagi. De*ahan, erangan silih berganti terdengar di kamar mewah itu, di barengi suara mengeram dari mulut Flint saling bersahutan menambah suasana semakin panas.
"Ahh..Flint...ahh".
Jeritan yang sebelumnya keluar dari mulut Kaylee berganti dengan erangan yang memenuhi kamar hotel mewah itu.
Kaylee merasakan tubuhnya bergetar hebat. Tubuh itu menggeliat dan menggelinjang, sementara jemari tangannya mencengkram kuat punggung berotot Flint.
Flint tahu Kaylee mendapatkan pelepasannya lagi. Flint mencium lembut bibir Kaylee. Kala merasakan milik istrinya menarik inti nya dengan kuat.
Flint pun merasakan miliknya ingin meledak, seketika menumpahkan cairan panas di inti Kaylee.
Keduanya terkulai dengan nafas tersengal-sengal.
Flint mengusap wajahnya dengan kasar. Terlihat sangat bahagia dan puas.
"Kau sangat nikmat, sayang", ucap Flint menarik tubuh polos Kaylee kedalam dekapannya.
Keringat bercucuran membasahi tubuh kedua insan yang baru saja mereguk kenikmatan dunia. Meskipun air conditioner menyala dengan volume tinggi tidak bisa mengalahkan suasana panas Flint dan Kaylee.
Flint mengecup penuh kasih sayang pucuk kepala istrinya, sementara satu tangannya mengusap lembut punggung Kaylee.
"Tidurlah jika kau lelah", ucap Flint. "Tapi aku tidak janji tidak memintanya lagi".
Kedua mata Kaylee terbuka, tubuh nya pun langsung terduduk. "Kau belum puas? Kau membuatku sangat lelah, sayang", protes Kaylee sambil mencebikkan bibir nya. Kaylee hendak menarik selimut namun selimut itu di lempar Flint kelantai.
Flint mencubit puncak gunung Kaylee yang berdiri menantang di hadapannya. Perbuatannya bahkan membuat Kaylee membulatkan matanya dengan mulut terbuka.
Flint mengangkat Kaylee keatas tubuhnya.
"Flinttt...apa yang kau lakukan? Aku lelah. Bukankah kau menyuruhku tidur tadi?"
"Karena kau belum tidur, aku tarik kata-kata ku tadi", balas Flint me*umat bibir Kaylee yang terbuka tepat di atas wajahnya.
Sebenarnya niat Flint hanya ingin menggoda istrinya saja, tapi pada akhirnya suasana panas benar-benar terjadi.
...***...
To be continue
__ADS_1
Seperti biasa tinggalkan komentar kalian jika mau di upload lagi, oke 🤗
Bab ini juga panjang, biar puas bacanya tidak di gantung🤭