Love Is You

Love Is You
Part 42


__ADS_3

"Ehh kak ryu.. Mau mandi ya.. " tanya saki centil. Melihat kak ryu berjalan ke arah kamar mandi yang berada di dekat dapur.


"Iya nih, biar kalian gak kebauan kalok deket kakak nti.. " jawab kak ryu.


"Kakak gak bau kok, malah wangi banget bikin aku klepek-klepek malah.. " ucap sena mengendus tubuh kak ryu.


"Dasar ganjen.. Udah punya cowok juga, aku laporin ke sora baru tau kamu" ucap ku menjewer telinga sena.


"Aa... Aaa sakit ri.. " teriak sena.


"Sayang kamu kenapa.. " tanya sora berlari ke dapur, karena mendengar teriakan sena.


"Akari ni sayang, masa dia jewer telinga aku, kan atit.. " ucap sena manja.


Sora baru mau membuka mulutnya, untuk memarahi akari tapi akari lebih dulu memotongnya.


"Makanya lok punya cewek itu di jagain bener-bener, untung ada aku lok enggak dia pasti dah nempelin kak ryu terus" ucap akari.


Sora melirik tajam sena, sena meringis lalu mundur alon-alon.. " kaburrr.. " sena berlari menjauh dari sora.


"Sena.. Berhenti.. " teriak sora sambil mengejar sena.


"Hahaa.. " kami tertawa bersama melihat kelakuan sena dan sora.


"Makanan siaapp... " ucap yuriko membawa nampan yang penuh dengan makanan.


"Sini sayang, biar aku bantu.. " ucap tatsuya mengambil alih nampan.


"Cie.. Ciee.. Sweet banget sih.. " ledek saki.


"Ini yang aku suapin, biar kita juga keliatan sweet.. " ucap satoru menyodorkan buah apel ke mulut saki.

__ADS_1


"Ya gak apel utuh juga dong yang" sewot saki.


"Iya udah, aku potongin ya.. " ucap satoru, saki mengangguk.


akari dan yang lain sedang asyik bercanda sambil menikmat cemilan. Tiba-tiba mata saki terpanah melihat sesuatu sampai melongo di buat nya.


"Liatin apaan sih sak " ucap sena menoleh mengikuti mata saki.


"Ya ampun malaikat ku" ucap sena tanpa sadar.


Yuri ikut menoleh..


"Glekk.. " yuriko menelan ludah..


"Apaaann sih" ucap akari ikut menoleh..


Akari mematung tak bisa berkata-kata melihat pemandangan di depannya. Wajahnya perlahan mulai memerah.



"Lepass.. " teriak saki protes.


"Sena.. " ucap satoru berdiri di depan sena menghalangi pandangan.


"Minggir.. " ucap sena mendorong satoru.


"Woii.. Bisa gak jangan umbar aurat disini.. " teriak tatsuya nenarik yuriko kepelukkannya menghadapkan wajah yuriko ke dadanya.


"Ohh.. Maaf.. " ucap polos kak ryu, kak ryu melirik ku. Aku segera menghindari tatapannya.


"Sekali lagi maaf " ucap kak ryu berjalan menuju kamar untuk berganti pakaian.

__ADS_1


"Akari pokok nya kamu harus hati-hati" ucap satoru.


" akari aku nginep di rumah mu ya malam ini" ucap saki.


"Ngapain kamu nginep tempat akari" protes satoru.


" ya aku mau jagain akari biar gak terjadi kecelakaan" ucap saki.


"Kalian ini ngomong apaan sih, gak jelas.. " ucap akari, bangun dari tempat duduknya.


Akari berbalik hendak pergi.


"Dug.. " akari menabrak sesuatu.


Dada bidang di depan matanya, dia mendongakkan kepala " kak ryu, maaf.. " ucap akari gugup.


"Enggak papa, boleh gabung " tanya kak ryu.


"Ehh.. Sory aku sama sena balik dulu, bahaya kelamaan disini" ucap sora.


"Iya aku ma saki juga mau balik udah malam" ucap satoru.


"Kamu aja yang balik, aku masih mau disini" ucap saki.


Satoru melirik tajam saki, saki pun pasrah.


"Iya ri, udah malam kita balik aja, sorry ryu lain kali kita nongkrong bareng, kamu pasti lelah kamu istirahat aja" ucap tatsuya.


"Ok, deh lok gitu.. " ucap akari.


"Kita pulang dulu ya ri.. " ucap yuriko memeluk akari.

__ADS_1


"Lok butuh bantuan cepat hubungi aku" ucap saki berlalu pergi.


Aku mengernyit tidak mengerti, saki mengerlingkan sebelah matanya.


__ADS_2