Love Is You

Love Is You
Part 52


__ADS_3

Akira membuka matanya perlahan, cahaya lampu membuat matanya silau, ia mengangkat sebelah tangannya menutupi matanya agar tidak silau,


"Akira kamu sudah sadar sayang.. " ucap kaori tersenyum bahagia.


Akira menurunkan tangannya, melihat orang yang berbicara kepadanya.


"Kaori, kenapa kamu bisa disini.. " tanya akira heran.


"Akira, aku disini menjagamu sayang, sebentar ya aku akan panggilkan dokter untuk memeriksamu.. " ucao kaori pergi meninggalkan akira.


"Kao tunggu.. " ucap akira lemah.


Kaori tetap pergi tidak menghiraukan panggilan akira.


Akira terdiam, ua berpikir sejenak mengingat-ingat apa yang terjadi.


Terlintas akari dipikirannya.


"Akari.. Akari.. Dimana akari.. " batin akira.


Sepertinya tadi ia bempimpi akari pergi meninggalkannya.


"Tidak mungkin akari meninggalkannya, tadi itu pasti mimpi, tapi kenapa seperti nyata.. " batin akira bergelut.


Kedua orangtua akira masuk.


"Akira kamu sudah sadar nak, syukurlah.. " ucap ibu akira nenghampiri anaknya, dan memeluknya.


"Bu, dimana akari kenapa dia tidak ada disini, dan kenapa kaori disini. " tanya akira tidak mengerti.


Kedua orang tua akira saling menatap, mereka ragu untuk memberitahu akira, sepertinya ingatan akira sudah kembali.

__ADS_1


Saat ibu akira hendak berbicara, kaori dan dokter masuk ke dalam ruangan tersebut.


"Permisi, tuan nyonya saya akan memeriksa keadaan pasien.. " ucap dokter.


Kedua orangtua akira mempersilahkan.


"Bagaimana dok, keadaan pacar saya.. " tanya kaori tidak sabar.


"Semuanya baik-baik saja, sepertinya tuan akira pulih dengan cepat, tuan apa ada keluhan yang anda rasakan.. " ucap dokter.


Akira menggeleng.


"Tuan akira, hanya butuh istirahat sampai kapan keadaannya kembali pulih, kalau begitu saya permisi.. " pamit dokter.


"Kao, apa maksudmu tadi mengatakan bahwa aku adalah pacarmu.. " tanya akira tidak mengerti.


"Ya karena kamu pacar aku akira.. " ucap kaori duduk di samping akira dan tangannya hendak menggenggam tangan akira.


"Kamu jangan asal bicara kaori, pacarku adalah akari dan sampai kapan pun hanya akari yang ada di hatiku.. " ucap akira menatap tajam kaori.


"Akira, kamu dan akari sudah lama putus karena perempuan sial itu tang membuatmu menjadi seperti ini.. Dan sekarang akulah pacarmu.. " ucap tegas kaori.


"Tidak.. Tidak mungkin aku dan akari putus.. Kenapa.. Kenapa aku tidak mengingat apapun.. " ucap akira bingung.


"Tapi itu kenyataannya akira, dan jika perempuan itu benar mencintaimu dia pasti ada di sini dan tidak pergi meninggalkanmu dengan pria lain.. " ucap kaori.


"Akari pergi.. " ucap akira mendelik terkejut.


"Kaori berhenti.. Kamu jangan terus mencuci otak anakku.. " bentak ibu akira


"Tante aku, mengatakan hal yang sebenarnya.. Akari memang pergi dengan pria lain.. " ucap kaori.

__ADS_1


"Bu apa benar akari pergi.. " tanya akira lemah.


Ibu akira memandang suaminya ragu menjawab pertanyaan akira.


"Ia sayang akari pergi, tapi ia pergi demi kebaikanmu akari tidak tega melihatmu terus terluka.. " ucap ayah akira berusaha menjelaskan.


Akira berusaha berfikir keras.


"Aaaa... " akira menahan sakit di kepalanya.


"Akira sayang, kamu kenapa.. " tanya kaori panik hendak merangkul akira.


"Lepass.. Pergi kau.. " akira menepis tangan kaori.


"Akira, kenapa kamu kasar kepadaku, berhentilah memikitkan perempuan hina itu.. " bentak kaori.


"Jaga mulut busukmu itu kao, jangan berani-beraninya kamu mrnghina akari atau aku.. " ucap akira menggantung.


"Atau apa, akari sudah meninggalkanmu bersama pria lain di saat kamu membutuhkannya lalu kata-kata apa yang pantas untuknya.. " ucap kaori.


Akira terdiam,


"Berarti tadi bukan mimpi, benar akari menemuiku. " gumam akira.


"Bu akari pergi kemana.. " tanya akira.


"Dia akan ke london menemui kakaknya.. " ucap ibu akira.


Akira segera bangkit, melepas selang infus du tangannya, dan berlari keluar.


"Akira kamu mau kemana.. " teriak kaori berlari mengejar akira.

__ADS_1


"Akari aku mohon jangan pergi.. " batin akira matanya berkaca-kaca, ia terus berlari tanoa menggunakan alas kaki.


__ADS_2