
Akari masuk kedalam kelas, dalam keadaan basah kuyub..
"Akarii.. " ucap kak ryu terkejut melihat akari.
Dia segera mendekat ke arah akari sambil melepaskan jaketnya dan memakaikannya ke akari.
"Kak ryu, kenapa kamu bisa disini" tanya akari heran.
"Aku wali kelasmu mulai sekarang" ucap kak ryu menatap dalam akari.
"Kenapa.. " tanya akari.. Mereka tidak sadar jika mereka ada di dalam kelas, dan banyak siswa yang memperhatikan mereka.
"Echmmm.. " sebuah deheman menyadarkan mereka berdua.
"Kembalilah ke tempat dudukmu" ucap kak ryu, berusaha menormalkan keadaan.
"Baik pak.. " ucap akari.
"Cie.. Cie.. Akari..., pak ryu cweett banget sih" ucap saki..
Akari merona malu, kembali ketempat duduknya.
Kaori melirik sinis akari, akari tidak menggubris, akari melirik akira yang berwajah datar.
Sudah lebih sebulan tragedi kamar mandi itu berlalu, tapi akira masih belum bisa mengingat akari.
Akari sedang menunduk lesu, akankah akira kembali mengingatnya. Akari sangat mencintai akira sakit rasa hatinya saat akira tidak mengenalinya, sudah banyak cara akari lakukan demi membuat ingatan akira kembali. Tapi nihil hasilnya, malah akira semakin menjauh darinya. Lusa akan diadakan camp musim panas, akari sebenarnya enggan untuk pergi. Tetapi teman-temannya terus membujuknya, dan akhirnya ia pun ikut.
"ri kamu ngapain bengong sendirian disini, kesambet baru tau rasa" ucap kak ryu duduk di samping akari.
"Kak ryu, aku cuma lagi kepikiran akira, apa aku harus menyerah sekarang" ucap akari menunduk sedih.
"Kamu yang sabar ya, dan harus tetap kuat kakak yakin akira pasti akan kembali mengingatmu.. " ucap kak ryu mengelus rambut akari.
__ADS_1
"Apa benar kak, tapi aku merasa ragu karena selama ini yang ada akira malah semakin menjauh dariku.. " ucap akari menyandarkan kepalanya pada pundak kak ryu.
"kakak punya ide.. " ucap kak ryu.
"Apa kak.. " tanya akari semangat, mendongakan kepalanya menatap dalam mata kak ryu.
"Emmm... " kak ryu diam sesaat, menatap mata akari sambil tersenyum.
"Kok diem sih kak.. " ucap akari sedikit kesal.
"Begini, selama ini kamu kan yang selalu mengejar akira.. " ucap kak ryu.
Akari mengangguk.
"Maka kamu harus berhenti mengejarnya, dan bersikap cuek kepada nya.. " ucap kak ryu.
"Kok gitu, yang ada nti aku malah semakin menjauh dari akira" ucap akari.
"Kakak yakin, setelah kamu berhenti, akira pasti akan merasa kehilangan dirimu.. Lalu dia akan berbalik mengejarmu" ucap kak ryu.
"Tentu.. " yakin kak ryu.
"Baiklah, kalau begitu aku akan mencobanya.. " ucap akari tersenyum bahagia.
"Nah gitu dong senyum, jangan sedih mulu.. " ucap ryu, mencubit gemas kedua pipi akari.
"Iiiccchhh.. Kak ryu sakit tau.. " protes akari mengelus kedua pipinya yang memerah.
"Hhaaahaaa.. Sorry, kakak terlalu gemes liat kamu.. " ucap kak ryu.
Akari melipat wajahnya marah.
"Ok.. Ok.. Sebagai permintaan maaf kakak akan mentraktir kamu makan di luar.. " ucap kak ryu.
__ADS_1
"Setuju. Kalok begitu aku akan menghubungi yang lain.. " ucap akari berlari menuju kamarnya.
"Heii.. Tunggu apa maksudmu menghubungi yang lain.. " teriak kak ryu.
Mereka sudah sduduk rapi di posisi masing-masing, menunggu pesanan datang.
"Akari kenapa kamu menyuruh kami kemari" tanya yuriko heran
"Hari ini, aku ingin berpesta merayakan hari aku berhenti mengejar akira.. " ucap akari tersenyum lebar.
Teman-temanya terdiam melongo, mencerna kata-kata akari.
"Maksud kamu" tanya saki tidak mengerti.
"Aku akan berhenti mengejar akira.. " jawab akari.
"Kenapa begitu, apa kamu sudah menyerah akari" tanya sena.
"Mungkin.. " ucap akari menggantung.
Teman-temannya saling beradu pandang.
"Apapun keputusanmu kami akan selalu medukungmu akari, selama itu membuat kamu bahagia" ucap tatsuya.
"Terimakasih semuanya, kalian selalu menemaniku selama ini.. " ucap akari terharu.
"Akari kita semua sahabat kamu, susah senang kami akan selalu bersamu" ucap satoru..
"Selamat menikmati.. " ucap pelayan sambil meletakkan pesanan.
"Wahh.. Malam ini kita beneran pesta nih.. " ucap sora bersemangat melihat macam-macam hidangan di hadapannya.
"Ra emangnya kamu punya uang, buat nraktir kita makanan sebanyak ini" tanya yuriko.
__ADS_1
"Tenang aja, hari ini yang traktir kak ryu.. " ucap polos akari menepuk-nepuk pundak kak ryu.