Love Is You

Love Is You
Part 58


__ADS_3

Akari dan ryu beristirahat di bangku taman,


"Kamu mau makan sesuatu ri.. " tanya ryu.


"Boleh deh.. " ucap akari.


"Kamu tunggu disini bentar ya, kakak beli makanan dulu.. " ucap ryu.


Akari mengangguk.


Ryu berlari kecil, ke arah penjual camilan di sebrang jalan tak jauh dari mereka duduk.


Akari mengeluarkan ponselnya, hendak menghubungi yuri.


Tiba-tiba seorang pria mabuk, datang mendekatinya.


"Hai, gadis cantik sendiri saja.. Boleh di temani.. " ucap pria itu sambil sempoyongan.


"Maaf, permisi.. " ucap akari hendak beranjak pergi.


"Mau kemana sayang.. " ucap sang pria mencekal tangan akari.


Akari mulai gemetar ketakutan, sekuat tenaga ia menghempas tangan pria tersebut.


"Lepass.. " ucap akari mendorong pria itu, pria itu terjatuh karena kehilangan keseimbangan.


"Sialll.. " umpat pria itu, segera bangkit.


"Kak ryu.. " teriak akari gendak menyebrang, tapi dia terlanjur di tarik oleh pria itu.


Karena lalu lintas yang ramai, ryu tidak bisa mendengar teriakan akari. Sementara di tempat akari berada adalah jalanan yang sepi.


"Tolonggg.. tolonggg... Lepaskan aku.. " akari berteriak sambil meronta.

__ADS_1


Pria tersebut membekap mulut akari, dan menyeretnya kesemak-semak di dekat danau tidak jauh dari taman.


Ryu kembali, tapi ia tidak menemukan akari.


"Akari, dimana kamu.. " batin ryu khawatir.


"Akariii... " teriak ryu, melihat sekeliling. Tidak jauh dari bangku dimana tadi akari duduk. Ryu menemukan ponsel akari yang terjatuh.


Seketika itu membuat ryu menjadi lebih cemas. Ryu memungut ponsel akari, dan berlari berkeliling mencari akari.


"Akariii... Dimana kamu... " teriak ryu, dengan wajah cemasnya.


"Kak ryu, aku disini.. Tolong aku.. " batin akari berteriak. Akari bisa melihat ryu yang sedang mencarinya dari balik semak-semak. Tapi karena posisi akari yang duduk sambil di bekap dari belakang oleh sang pria, dan keadaan yang gelap. Ryu tidak bisa melihat akari. Akari terus memberontak, membuat semak-semak bergerak-gerak. Ryu yang melihat berjalan mendekat.


Situasi pun menjadi lebih tegang. Sang pria semakin kuat membungkam akari.


"Jika kau, terus bergerak aku akan membunuhmu bersama pacar mu itu.. " ancam sang pria, sambil mengeluarkan pisau dari balik jaketnya, dan mengarahkannya di leher akari.


Akari terkejut, tubuhnya menjadi lemas seketika. Akari terdiam dan mulai terisak, air matanya sudah mengucur deras karena ketakutan.


"Hallo.. Kak reyka.. "


...


"Sebenarnya.. "


...


"Iya, aku sedang berusaha mencarinya.. "


...


"Baik, aku akan sharelok.. "

__ADS_1


...


"Baik kak, aku yakin akari pasti akan baik-baik saja"


...


Ryu pergi menjauh dari tempat akari berada.


"Kak ryu, aku disini.. Jangan tinggalkan aku.. " batin akari menangis histeris.


"Dasar bodoh.. Sepertinya ikatan cinta kalian tidak kuat, bahkan saat jarak kalian begitu dekat, dia tidak bisa merasakan keberadaanmu. " ucap sang pria sambil tersenyum sinis.


Akari hanya bisa terdiam, sambil menangis.


Ketika keadaan sudah sangat sepi, pria itu kembali menarik akari, membawanya ke gedung tua yang sudah lama kosong, tidak jauh dari danau.


"Brakkk... "


"Akhhh.. " pria tersebut mendorong akari keras, sampai jatuh tersungkur.


"Aku mohon lepaskan aku.. " ucap akari menggosok-gosokkan kedua tangannya memohon.


"Lepaskan.. Tidak semudah itu aku melepaskanmu, tugasku masih belum selesai.. " ucap sang pria, mendekati akari dan mulai melepaskan topi dan jaketnya.


"Apa.. Apa.. Yang akan kau lakukan.. " ucap akari gugup. Dengan tenaga yang tersiksa akari berusaha bangkit, dan berlari menjauh..


"Tolong... Tolong.. " teriak akari, berlari sempoyongan.


"Berteriaklah.. Tidak akan ada yang bisa mendengarmu.. " ucap sang pria, berhasil menangkap akari. Memeluk akari dari belakang dan mulai menggerayangi tubuh akari, menciumi leher akari.


Sekuat tenaga akari mengelak, memberontak agar di lepaskan, namun tenaganya tidak ada apa-apanya di banding sang pria.


"Aku mohon.. Jangann... Jangann.. Lakukan ini.. Apapun yang kau mau akan ku berukan asal kau melepaskanku.. " ucap akari di sela isakannya.

__ADS_1


"Aku tak butuh apapun, aku hanya butuh tubuhmu.. " ucap pria tersebut, merobek kerah switer akari...


"Aaakhhhh... Tidakkkk... " teriak akari.


__ADS_2