Maaf Pak, Izin Mencintai

Maaf Pak, Izin Mencintai
Bab 18


__ADS_3

Happy reading bestie...........


"Aaaaaa, mom Lora mau pulang, Lora malu banget. Lora gak mau disini, diliatin dari tadi" ucap Alora sambil nangis.


"Eh kok malah nangis sih, udah gak usah dengerin apa yang di bilang sama Abang kamu. Mana ada yang liatin kamu sayang, coba kamu liat mereka lihatin kamu gak ?" tanya Mora sambil memberi kode ke yang lain untuk jangan melihat ke arah Alora. untungnya mereka semua paham akan kode yang di berikan oleh Mora.


"Engga ada yang liatin kamu kan?" tanya Mora setelah Alora melihat ke semua orang yang ada di ruangan tersebut.


"Enggak mom, tapi Lora mau pulang, gak betah di sini."


"Sabar ya sayang, besok kita pulang" bujuk Xavier.


"Tapi Lora mau sekarang dad"


"Sabar dulu, tunggu kamu pulih dulu sayang, baru kita pulang. Yakin mau jauh-jauh dari nak Verel.?"


"Emm, enggak dad" jawab Alora dengan suara pelan takut yang lain dengar suara nya.


"Ya udah disini aja dulu sama Verel sama mamah nya"


"Iya deh dad"

__ADS_1


"Bagus anak pintar, kalau nurut kayak gini kan tambah cantik" goda Xavier.


"Ihh Daddy, Lora memang udah cantik dari sana nya, kalau Daddy bilang Lora jelek pasti Daddy di suruh tidur di luar sama mommy, iya kan mom?" tanya Lora.


"Betul sayang. Coba aja Daddy kamu bilang kamu jelek, pasti mommy larang Daddy tidur di kamar, secara kan Daddy bilangin mommy jelek juga" sahut Mora.


"Iya deh, Daddy ngalah aja. Kalian memang cantik, sangat-sangat cantik malahan" jawab Xavier dari pada dirinya yang menanggung akibat nanti nya, lebih baik ngalah.


...🕊️ 🕊️ 🕊️...


"Rel, ternyata cewek lo imut juga ya" puji Wahyu.


"Ya gitu lah, selain imut Lora beda dari yang lain. Tingkah nyeleneh nya itu loh yang buat aku terpikat" jawab Verel sambil mengulas senyum.


"Karna itu yang membuat gue gak bisa melepaskan Lora. Walaupun gue sempat putus asa karna denger Lora hilang ingatan, dan gue takut jika Lora gak kenal sama gue lagi. Tapi seiring berjalannya waktu gue mencoba memahami ke adaan Lora, dan berusaha untuk membuat ingatan Lora kembali dan mengingat gue kembali"


"Gue terharu sama kisah cinta lo bro" ucap Wahyu sambil menepuk pundak Verel.


"Bro, gue mau pamit dulu ya. Soalnya masih ada kerjaan. Gue duluan ya" Pamit Rizki pada Verel.


"Bro gue juga pamit pulang ya, udah sore ntar gue di cariin bonyok" ucap Wahyu.

__ADS_1


"Ahh, iya bro. Thank udah mau jenggukin gue, hati-hati di jalan"


"Ok. Tan, om Rizki pulang dulu ya, soalnya masih ada kerjaan" pamit Rizki pada orang tua Verel dan orang tua Alora.


"Wahyu juga pamit ya Tan, Om, semuanya"


"Iya nak, hati-hati ya. Makasih udah jenggukin Verel sama Alora" Hans.


"Sama-sama om. Rizki pergi dulu ya, Assalamualaikum"


"Wahyu pergi juga ya semuanya, Assalamualaikum, cepat sembuh bro, Lora semoga kamu cepat sembuh juga ya"


"Waalaikumsalam"


"Yoi bro"


"Iya pak, makasih udah mau jenggukin Lora" jawab Alora


"Haha, sama-sama"


jawab Wahyu sambil menutup pintu ruangan tersebut lalu menyusul Rizki yang di depan nya.

__ADS_1


Bersambung..........


Jangan lupa like, komen, subscribe, and vote ya guys see you next chapter bye bye 👋👋👋


__ADS_2