Maaf Pak, Izin Mencintai

Maaf Pak, Izin Mencintai
Bab 63


__ADS_3

...Happy reading bestie...........


"Guys, udah lama nih kita gak ngumpul bareng semenjak jenguk anak nya Lora. Gimana kalau sepulang sekolah kita ngumpul bareng" usul Ily.


"Iya juga ya, udah lama banget kita gak ngumpul" sahut Aura.


"Gue setuju sama Ilya, kalian setuju gak?" timpal Risha.


"Boleh juga tu, lagian gue malas sendirian di rumah" jawab Cia.


"Bonyok lu kemana lagi Ci?" tanya Sandra.


"Biasa ke Jerman sekalian honey moon"


"Sabar, mangkanya minta adek biar jangan sendiri terus"


"Gue udah minta ya, tapi sampai sekarang belum jadi juga adek gue, Herman gue"


"Itu namanya belum rezeki"


"Hmm, mungkin juga. Oi jadi gak nih kita nongki sepulang sekolah?" tanya Cia.


"Boleh, dimana?"


"Di mana aja boleh"


"Ra lo ikutkan?" tanya Sandra.


"Ikutlah, masa gue gak ikut"


"Mana tau, lo gak ikut karna mau jagain Bri"


"Bri di jaga sama bonyok gue, malahan bonyok gue gak mau jauh dari Bri, kesal gue"


"Baguslah, biar Bri bisa dekat sama Oma, opanya nya"


"Hmm, tapi gue gak bisa dekat sama Bri, malam pun gue gak bisa tidur sama Bri berdua"

__ADS_1


"Biarlah malahan gue senang Bri di terima dan disayang" sahut Sandra.


"Ya udah gue kasih tau mommy dulu biar Bri ada yang jaga" ucap Alora dan angguki sama yang lain.


"Kantin yuk, lapar gue"


"Lah, bukannya tadi lo udah makan bubur ya San?"


"Udah sih, tapi gue lapar lagi, gak mana tuh?" tanya Sandra dengan wajah yang membuat teman nya mual.


"Sumpah jijik banget gue liat wajah lu San, pengen muntah gue" ucap Cia sambil


"Kok sekarang lo doyan makan San?" tanya Aura


"Gue curigalah sama Sandra"


"Curiga apaan njir?"


"Gue curiga perut lo perut karet" jawab Alora


"Gue setuju sama lo Ra, biasanya dia kalau makan itu dikit, lah sekarang malah banyak makannya, pasti ada sesuatu yang disembunyikan sama dia"


"Woi, gue belum selesai ngomong malah ditinggal" teriak Sandra


...🍂🍂🍂...


"Rija"


"Hmm"


"Woi, kemana aja lu selama ini kagak pernah keliatan?" tanya Wahyu.


"Gue ke rumah Oma gue, Oma gue sakit" sahut Murija.


"Oo, gue kira lo udah pindah alam" ucap Wahyu tanpa dosa.


tuk

__ADS_1


"Bangsa* sakit kepala gue goblo* kenapa lu jitak sih. Ntar kalau gue gak ganteng lagi gimana? Siapa yang mau sama gue?" pekik Wahyu sambil mengusap kepalanya yang di jitak oleh Murija.


"Serah gue lah, tangan-tangan gue"


"Eh, Verel nyariin lu dari kemarin, samperin gih"


"Untuk ?"


"Ya mana tau gue, udah sana cepat temui Verel, sebelum Verel pergi" teriak Wahyu sambil mendorong Murija menuju ruangan Verel yang masih satu kantor hanya ruangannya yang berbeda.


"Ck"


...🍃🍃🍃...


"Omaaaaaa"


"Eh, cucu Oma udah pulang sayang?"


"Udah Oma"


"Ya udah yuk, Bri mau ikut sama Oma gak?" tanya Mora.


"Emangnya kita mau kemana oma?"


"Kita mau ke perusahaan opa kamu, mau ikut gak?"


"Mau Oma, Bri mau ikut ketempat kerja opa. Bri pengen tau opa kerja apa disana" jawab Briana semangat.


"Gimana sekolah nya tadi sayang, enak gak?"


"Enak Oma, tadi di sekolah Ana dapat teman baru lagi"


"Oh ya? Siapa teman baru kamu sayang?"


"Namanya Liona sama Leon Oma, mereka kembar" cerita Briana.


Bersambung........

__ADS_1


Hai-hai guys, ketemu lagi dengan Riza,sebelum Riza mau minta maaf karena udah dua bulan Riza gak up ceritanya, bukannya Riza gak mau up tapi Riza gak ada ide buat nulis, ya jadinya kayak gini. Untuk kalian terimakasih karna udah mau baca dan mampir ke karya Riza yang gak seberapa ini, dan jangan lupa bantu like, komen, vote nya ya man-teman. See you next chapter, bye bye 👋👋👋


__ADS_2