
Happy reading bestie......
Seminggu telah berlalu semenjak Briana bangun dari koma, hari ini Alora beserta Briana sedang di bandara untuk menjemput Xavier berserta sang istri nya.
"Bunda kita disini lagi nungguin siapa sih?"
"Kita lagi nungguin Oma sama Opa kamu sayang. Kamu pasti mau berkenalan dengan Oma dan Opa kamu" jawab Alora.
"Apa Oma sama Opa orang nya baik bund? apa Oma sama Opa mau nerima kehadiran Ana?"
"Oma sama Opa baik sayang, merek pasti mau nerima kamu sebagai cucu nya" jawab Alora sambil tersenyum.
"Ha itu mereka" ucap Sonya sambil melambaikan tangan kepada sepasang suami istri yang sedang mendorong koper.
"Mamah, papah" panggil Lora.
"Aaaa Lora kangen sama mama"
"Mama juga kangen sama kamu sayang"
"Oh jadi sama papa gak kangen nih?" tanya Xavier
"Eh, kangen kok pah" ucap Alora sambil memeluk sang papa.
__ADS_1
"Oh iya mah, pah Lora mau kenalin kalian sama seseorang" ucap Alora setelah berpelukan.
"Sama siapa sayang, eh ini siapa ihhh imut nya" ucap Mora sambil menyebut pipi chubby Briana.
"Ini Briana mah, anak Lora" jawab Alora.
"Hah? kapan kamu nikah sayang? kapan kamu punya anak? siapa ayah nya? kenapa gak bilang sama mamah atau papah hah?" tanya Mora tanpa titik koma.
"Mah, kalau bertanya itu satu-satunya kenapa sih. Dengerin Lora dulu" ujar Alora.
"Oke jelaskan sekarang, eh tapi jangan disini mamah lapar kita cari restoran aja dulu" jawab Mora sambil mengendong Briana mengabaikan sang suami dan sang anak yang melongo melihat nya pergi menuju mobil.
"Nama kamu siapa sayang?" tanya Mora kepada Briana.
"Queen Berliana Putri Scarlett Oma"
"Makasih oma" jawab Briana dengan senyum manis.
"Kalian ngapain masih di situ? cepat mama udah lapar" ucap Mora ketika melihat sang suami dan anaknya masih di posisi awal tanpa beranjak sedikit pun.
"Ah iya, ayo papa juga udah lapar"
...πΈπΈπΈ...
__ADS_1
"Sekarang jelaskan!" ucap Mora setelah mereka selesai makan.
"Emm, jadi gini waktu Lora berumur 14 tahun, Lora sama Sandra lagi jalan-jalan ke villa, saat belum sampai di villa Lora dengar suara tangis bayi, yaudah karna Lora sama Sandra kepo kami cari dimana suara itu berasal. Rupanya dari dalam tempat sampah, waktu kami liat ada bayi baru lahir ya udah kami bawa pulang terus kami jaga terus rawat Briana sampai sekarang"
"Jadi selama ini kamu yang rawat Briana?"
"Iya"
"Tapi kok mama sama papa gak pernah liat Briana di rumah? terus Briana tinggal dimana?" tanya Xavier.
"Ana tinggal di mansion Lora pah, kenapa Ana gak pernah kalian lihat karna memang gak ada di dekat kalian lagi pula Lora takut kasih tau kalian"
"Memang nya kamu punya mansion dek? terus kanapa kamu takut kalau kami tau tentang Briana?"
"Ya punya lah masa' enggak, kalau alasan itu Lora cuma takut aja kalian gak mau nerima kehadiran Ana"
"Gak. Kami pasti nerima kehadiran Briana sebagai anak atau cucu kami" jawab Xavier.
"Ya udah yuk pulang lagian udah malam kasihan Ana udah ngantuk" ucap Alora saat melihat Briana menguap beberapa kali.
"Ehh, maaf ya sayang Oma sampai lupa sama kamu karna keasikan ngobrol" ucap Mora dan dibalas anggukan oleh Briana karna sudah mengantuk.
"Yaudah yuk pulang papah juga udah lelah apalagi baru pulang"
__ADS_1
Bersambung.........
Jangan lupa like, komen, subscribe, and vote ya guys. See you next chapter bye bye πππ