
Happy reading..........
"Tapi tenang saja nyonya, jika nona muda memaksa untuk mengingat ingatan nya yang hilang itu semangkin bagus, cuma efek ya itu tadi kepala nya akan terasa sakit" jelas Heru.
"Apa gak papa Heru? saya khawatir. Kan kamu tau sendiri Alora anak perempuan satu - satu nya di keluarga Margaret. Bahkan cucu perempuan satu-satunya." ucap Mora dengan cemas akan sang anak.
"Tidak apa-apa nyonya, karna amnesia nona muda tidak permanen jadi bisa kembali lagi, tapi gejalanya tidak usah di pikirkan jika kepala nona muda sakit, maka berikan obat penenang saja. Dan biarkan nona muda istirahat. Setelah itu nona muda akan kembali seperti awal. Dan ingatannya sedikit demi sedikit akan kembali"
"Baiklah nyonya, jika masih ada yang di tanyakan lagi silakan langsung keruangan saya saja, Saya permisi ya nyonya, tuan" ucap heru pamit.
"Hmmm iya, silahkan"
30 menit kemudian Alora sudah sadar. Dan kini sedang makan bubur yang di suapi oleh verel. Karna sang mama dan Daniah sedang keluar.
"Lora makan dulu ya" ucap verel lembut.
"Kok pak Verel yang nyiapin saya? Bukanya yang sakit itu pak Verel bukan saya" tanya Alora dengan mengedipkan matanya polos.
"Iya memang saya yang sakit, tapi apa salah nya saya nyiapin kamu makan?" tanya Verel sambil menaikan sebelah alis nya yang tebal itu.
"Emm, gak salah sih" jawab alora sambil menggaruk leher nya yang tak gatal.
"jadi kamu gak mau saya siapin nih?"
"Hah? Mau kok, saya mau kok bapak siapin saya" jawab Alora cepat.
__ADS_1
"Ya udah buka mulut nya!"
"Aaaaa"
Skipppp
"Akhirnya selesai juga makan nya, udah kenyang?" tanya Verel sambil menaruh mangkuk bubur di atas meja.
"Udah pak, lora udah kenyang" ucap Alora sambil minum.
"Ya udah habis ini kamu mandi ya, tadi pagi kan gak jadi mandi." ucap Verel sambil mengelus kepala Alora.
"Hmm, iya pak." jawab Alora yang masih bingung dengan sifat Verel. Biasanya cuek, dingin, ketus. Eh kok sekarang malah ramah, lembut, baik gini ya.
"Ternyata Ora imut juga ya" gumam Verel.
Skippp
Kini cuaca sangat cerah, membuat siapa saja ingin tetap berada di rumah karna panas. Tapi tidak untuk anak kelas Xl IPAยน. Saat ini mereka sedang olahraga di lapangan outdoor.
"Sumpah gak enak banget ya kalau Alora gak datang" ucap Sandra sambil menendang batu yang Ia lihat.
"Iya kenapa sih Lora gak datang hari ini?" tanya Cia.
"Kalau gue dengar tadi sih, waktu mau ke ruangan guru, Pak Verel di hadang sama preman semalam. Terus Alora gak sengaja ketemu sama pak Verel waktu pulang dari perusahaan nya, karna kasihan ya udah di tolong Alora pak Verel." Cerita Aura.
__ADS_1
"Jadi lo nguping tadi?" tanya Ilya.
"Bukan ogeb, gue gak sengaja dengar tadi waktu mau masuk ke kantor guru." bantah Aura.
"Jadi intinya Lora sekarang lagi di rumah sakit jagain pak Verel?" tanya Risha.
"Ya gitu lah" sahut Aura
"Pantesan pak Verel gak masuk hari ini, di gantiin sama Buk Lira." ucap Cia
"Ok, udah gue putusin pulang sekolah kita langsung ke rumah sakit, no debat!" Sandra
"Emm, tapi kita kan gak tau rumah sakit mana Sandra" ucap Risha.
"Tenang aja, gue tau kok dimana Alora sekarang" ucap Sandra sambil mengotak atik ponsel nya.
"Ketemu!" ucap Sandra sambil memperhatikan hp nya.
"Itu bukannya rumah sakit milik keluarga Alora?" tanya Cia.
"Yub, kita akan kesana nanti"
Bersambung.........
Jangan lupa like, komen, favorit ya guys. See you next chapter bye bye ๐๐๐๐
__ADS_1