
Happy reading bestie ku.......
"Malang nya nasib anak ini" ucap Sandra sambil mengusap pipi sang bayi mungil itu di dalam pelukan Alora.
"Dia diam Sandra" ucap Alora girang karna bayi itu tak lagi menangis saat ia gendong.
"Iya, coba gue gendong gue penasaran mau gendong bayi yang baru lahir" ucap Sandra.
"Nih, tapi hati-hati tulang nya belum kuat lu harus hati-hati gendong nya" jawab Alora lalu memberikan ke gendongan Sandra. Saat bayi itu sudah berpindah tangan bayi itu langsung menangis membuat Sandra dan Alora manjadi panik.
"Lora ini bayi kok nangis lagi sih?" tanya Sandra panik.
"Mana gue tau, lo mungkin gendongnya terlalu kuat mangkanya dia nangis lagi" ucap Alora sama panik nya dengan Sandra.
"Mending lo aja yang gendong nih, gue takut" ucap Sandra lalu memberikan bayi itu ke gendongan Alora. Setelah berpindah tangan bayi mungil itu langsung diam di gendongan Alora.
"Hah? bukannya dia tadi nangis ya, kok sekarang udah diam?" tanya Sandra heran.
"Iya ya, kok ni bayi diam, coba lu gendong lagi" ucap Alora.
"Oooekkk, oeekk, oeekk"
"Lora bayi nya gak mau gue gendong dia nangis lagi" ucap Sandra lalu menyerahkan bayi itu ke pelukan Alora.
__ADS_1
"Kok bayi ini diam kalau sama gue? kok sama lu enggak?"
"Ya mana gue tau, tapi ini gimana apa kita bawa pulang bayi ini atau gimana?"
"Mending kita rawat aja, oh iya kita ke mall dulu yuk beli perlengkapan bayi ini, habis itu kita ke klinik terdekat, kasihan bayi ini"
"Ya udah yuk"
"Apa lu bawa pulang kerumah bayi ini Ra?"
"Enggak, gue bakal jaga dia di markas, gue gak mau keluarga gue tau keberadaan nya gue takut keluarga gue gak terima bayi ini"
"Oh, btw lo ngasih nama nya apa?"
"Nama nya, Queen Berliana Putri Scarlett"
"Anak siapa dulu anak gue gitu loh 😎"
"Iya iya, ya udah yuk kita turun udah sampai nih"
"Yuk"
Saat mereka memasuki mall semua mata memandang mereka dengan tatapan aneh, bagaimana tak aneh bocah berumur 13 tahun mengendong seorang bayi yang baru lahir. Berbagai macam pikiran dan omongan saat melihat dua remaja itu.
__ADS_1
"Ada yang bisa saya bantu dek?" tanya salah seorang karyawan mall.
"Emm, ini kak kami mencari baju untuk bayi baru lahir" ucap Alora polos sambil memperlihatkan bayi yang dalam gendongannya.
"Oh, apakah ini bayi kalian?" tanya karyawan tersebut.
"Bukan kak, tadi kami mau pergi ke villa saudara karna sedang mengadakan pesta, saat di jalan kami mendengar suara tangisan anak bayi, terus kamu cari rupanya bayi ini di balas tong sampah dibalut sama kain ini. Karna kami kasihan apalagi melihat bayi ini ya udah kamu beliin dia baju terus bawa dia ke klinik terus hubungi pihak berwajib" cerita Alora dengan wajah polos.
"Malangnya nasib anak ini, baru juga lahir tapi malah di buang. Kalau gak mau punya anak bisa kasih ke orang lain atau titip di panti asuhan. Saya saja sudah lama menanti seorang anak tapi belum di beri juga kenapa mereka sangat kejam membuang anak yang tak berdosa ini" ucap salah seorang ibu yang mendengar cerita Alora langsung merasa iba pada bayi tersebut.
"Apa boleh bayi ini untuk ibu saja nak, ibu tidak memiliki anak" ucap ibu itu lagi.
"Emm, maaf Bu, tapi saya tadi sudah menghubungi keluarga saya dan kata keluarga saya mau merawat bayi ini untuk jadi adik saya Bu, sekali lagi saya minta maaf" ucap Sandra. Tak lama kemudian Scarla datang untuk menjemput Alora berserta Sandra, untung nya Sandra sudah menghubungi Scarla memberitahu untuk menjemput mereka karna membawa bayi.
"Anak-anak apa kalian sudah membeli baju untuk adik baru kalian?"
"Sudah mom, ini adik nya lagi bobok" ucap Alora.
"Ya sudah kalau udah siap bawa barangnya ke kasir kasihan adik kalian" ucap Scarla.
"Kami pamit dulu ya bu" ucap Scarla pada orang yang ada di situ.
"Ah iya bu"
__ADS_1
Bersambung.......
Jangan lupa like, komen, subscribe, and vote ya guys see you next chapter bye bye 👋👋👋