Maaf Pak, Izin Mencintai

Maaf Pak, Izin Mencintai
Bab 62


__ADS_3

...Happy reading bestie...


5 jam telah berlalu kini Alora, Briana, dan Mora Barus saja sampai di rumah.


"Kalian dari mana saja? kenapa baru pulang?" tanya Xavier.


"Maaf dad, kami pergi shopping sekalian beli perlengkapan sekolah Briana" jawab Alora.


"Oh, kenapa gak ajak Daddy?"


"Eleh, Daddy di ajak bukannya nemenin belanja bukan malah ngeluh, kapan pulang? kaki Daddy udah pegel, kamu sama kaya Esa gak bisa di ajak shopping, selalu minta cepat pulang padahal baru sampai di mall"sahut Mora.


"Ya namanya nya juga cowok, pasti bosan kalau di ajak belanja mom, ngaku laki tapi diajak putar-putar selama sejam aja gak sanggup" kompor Alora.


"Iya, cowok apa tau tentang kita iya gak bund, oma? cewek itu cari barang yang bagus yang pasti akan di pakai bukannya asal beli aja" timpal Briana.


"Iya deh Daddy ngaku kalah, Daddy cari uang aja deh biar kalian bisa shopping sepuasnya" pasrah Xavier.


"Kaya' gitu lah dad, kan makin sayang jadi nya" ucap Alora sambil memeluk sang ayah.


"Kamu itu kalau ada yang mau, atau apa pasti kaya' gini"


"Enggak ada kok dad, cuma mau ngasih Daddy ini aja Briana yang pilih tadi" ucap Alora sambil menyodorkan sebuah paper bag ke arah Xavier.


^^^(Part sebelumnya....)^^^

__ADS_1


"Makasih ya cucu opa yang paling cantik, bagus banget pilihan kamu sayang, opa suka" ucap Xavier sambil memeluk Briana.


"Syukurlah kalau opa suka, Ana tadi takut karna opa gak suka apalagi pilihan Ana"


"Ngapain takut sayang, sumpah pilihan kamu bagus opa suka jadi jangan takut ya" jawab Xavier sambil mencium Briana.


"Makasih ya sayang"


"Sama-sama opa, emm opa Ana boleh minta satu ruangan kosong gak?" tanya Briana dengan suara pelan.


"Emm, ruangan kosong ya? ada tapi untuk apa sayang?"


"Untuk ruang lukis opa. Boleh gak?"


"Tentu saja boleh sayang, jadi cucu opa ini mau melukis? wah kamu hebat sayang bisa melukis opa jadi pengen liat karya kamu deh. Bilang sama Opa kamu mau gimana nuansa ruangannya? warna cat nya gitu atau apa nya? bilang sama Opa ya biar opa buat sesuai keinginan cucu ke sayangan opa ini"


"Apa semua perlengkapan lukis nya udah ada sayang?"


"Udah opa, tadi kami beli perlengkapan untuk sekedar nya saja, Karena Ana belum ada ruang lukis jadi gak beli banyak" jelas Briana.


"Ya udah nanti kalau ruangan nya udah siap opa kasih tau ya"


"Iya opa, makasih. Ana ke kamar dulu ya opa mau bersih-bersih"


"Iya sayang"

__ADS_1


...🐇🐇🐇...


"Guys, udah lama nih kita gak ngumpul bareng semenjak jenguk anak nya Lora. Gimana kalau sepulang sekolah kita ngumpul bareng" usul Ily.


"Iya juga ya, udah lama banget kita gak ngumpul" sahut Aura.


"Gue setuju sama Ilya, kalian setuju gak?" timpal Risha.


"Boleh juga tu, lagian gue malas sendirian di rumah" jawab Cia.


"Bonyok lu kemana lagi Ci?" tanya Sandra.


"Biasa ke Jerman sekalian honey moon"


"Sabar, mangkanya minta adek biar jangan sendiri terus"


"Gue udah minta ya, tapi sampai sekarang belum jadi juga adek gue, Herman gue"


"Itu namanya belum rezeki"


"Hmm, mungkin juga. Oi jadi gak nih kita nongki sepulang sekolah?" tanya Cia.


"Boleh, dimana?"


"Di mana aja boleh"

__ADS_1


...Bersambung...........


Jangan lupa like, komen, subscribe, and vote ya guys see you next chapter bye bye 👋👋👋


__ADS_2