
"Makasih banyak ya karena ini yang kedua kalinya kamu menolong ku" ucap Aira dia sudah mengingatkan tentang sosok pria yang menolongnya ketika ia tenggelam
"Namaku Ai..."
"Aira" Jawab Fauzan cepat "Aku Fauzan" ucapnya mengulurkan tangannya memperkenalkan diri
Aira tersenyum dan dan menjabat tangan Fauzan"sekali lagi makasih banyak ya " ucapnya yang masih tersenyum
"Ayo diminum dulu Aira, Latif dan...."
Ucap Bu Ratna menggantung karena tidak mengetahui nama pemuda yang baru pertama kali datang ke rumahnya
"Fauzan namanya Bu" ucap Latif cepat agar Bu Ratna dapat mengetahui nama Fauzan
"Ah iya Fauzan, silahkan diminum, Ibu sudah membuatkan teh hangat untuk Aira dan kopi untuk dirimu dan Latif ada juga nih pom-pom terbuat dari sagu teman ngopi kalian"
Fauzan mengernyitkan keningnya melihat makanan yang tidak pernah dia lihat. Fauzan mengambil sepotong dan memasukan ke dalam mulutnya "Aduh" seketika dia berteriak merasa terkejut "keras sekali seperti batu" gumamnya pelan tapi masih di dengar oleh yang lainnya
Aira yang melihat tingkah Fauzan yang menurutnya sangat lucu seketika tertawa terbahak-bahak dan bukan dia saja tapi juga Latif dan Bu Ratna ikut tertawa terbahak-bahak memegang perut mereka masing-masing "Aduh perut ku sakit" ucap Aira memegang perutnya
Fauzan dibuat bingung melihat tingkah tiga orang yang ada di depannya
"kenapa kalian menertawakan aku" Fauzan merasa jenuh terhadap ketiganya karena mereka bertiga tidak menjawab pertanyaannya malahan lebih meninggikan suara kekehan mereka bertiga
"Ehem"
seketika Bu Ratna, Latif dan juga Aira menghentikan suara tertawa mereka. Aira hanya senyum-senyum memandangi Fauzan. Fauzan yang mendapat tatapan dari Aira seketika mengalihkan wajahnya ke tempat lain jantungnya berdetak lebih cepat
__ADS_1
"maaf, maaf, maaf" Ucap ketiganya berbarengan
"Fauzan jangan langsung di makan tapi di celupkan dulu ke dalam kopi atau teh baru dimakan seperti ini" ucap Bu Ratna mempraktekkan agar Fauzan tidak kebingungan lagi
Fauzan mencelupkan Sepotong pom-pom ke dalam gelas kopinya dan memasukan kedalam mulutnya menggigit dan mengunyah
"enak dan tidak keras lagi seperti tadi" ucapnya sambil mencelupkan lagi setengah potong pom-pom karena setengahnya lagi sudah ia habiskan
" Di daerah Aru ini sagu di olah menjadi pom-pom seperti ini ada juga diolah menjadi sinoli, papeda dan yang lainnya yang bahan dasarnya dari sagu, disini sagu lebih disebut dengan Tumang. cara membuat pom-pom itu sagu atau tumang dihaluska dengan cara di ayak menggunakan ayakan atau tapisan yang terbuat dari bambu yang dianyam. sagu atau Tumang yang sudah halus itu di masukan dalam cetakan dan dipanggang menggunakan bara api yang dicampur dengan sabuk kelapa yang sudah kering agar sagu atau Tumang bisa matang merata sempurna dan tidak gosong setelah matang pom-pom dikeluarkan dari cetakan dibiarkan agar pom-pom hangat dan di potong memanjang mengikuti panjangnya lalu dijemur agar pom-pom bisa terkenal terik matahari agar bisa kering, pom-pom yang kering bisa di simpan berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun. Sinoli juga bahan dasarnya dari sagu atau Tumang yang masih basah tapi tidak berair sinoli di sangrai dalam wajan yang sudah hangat dan dicampur dengan kelapa parut dibolak balik terus menerus agar sagu atau tumang dan kelapa parut tercampur dengan rata dan matang sempurna sinoli biasanya disajikan dengan ikan bakar dan sambal atau biasa disajikan dengan ikan kua kuning tergantung dari selera setiap orang yang memakannya. Papeda juga sama seperti pom-pom dan juga sinoli bahan dasarnya dari tumang yang dicampur dengan sedikit air sementara sebagian air sudah dipanaskan diatas wajan setelah air didalam wajan mendidih kita langsung menuangkan tumang yang sudah diberikan sedikit air kedalam air yang sudah didihkan di atas wajan diaduk berlahan-lahan agar air dan Tumang menyatu dan matang sempurna Papeda disajikan dengan ikan kua kuning asam tarangguli" Ucap Aira panjang lebar menjelaskan
"asam tarangguli itu apa?" Tanya Fauzan merasa asing mendengarnya
"asam tarangguli itu buah yang rasanya asam, tarangguli yang sudah matang berwarna kuning cerah dipanggang di atas asaran agar kering dan bisa disimpan untuk digunakan beberapa hari dan beberapa bulan kedepan. tarangguli digunakan untuk memasak ikan kua kuning dan ikan kua kuning bisa awet pada hari berikutnya" Jelas Aira
Fauzan hanya manggut-manggut mendengarkan penjelasan Aira, Tanpa ia sadari pom-pom sudah ia habiskan dan berpindah ke perutnya
"Fauzan Sepertinya kamu doyan pom-pom" Latif tersenyum melihat piring yang ada di depan Fauzan sudah bersih tanpa isinya
"sepertinya Fauzan bisa tinggal dan jadi warga di desa W ini" ucap Bu Ratna
"Bisa Bu karena aku sudah jatuh cinta kepada seorang gadis yang ada di desa ini" ucap Fauzan menatap Aira penuh Kerinduan dan Cinta
Bu Ratna seketika mengikuti arah pandang Fauzan ia pun tersenyum mengetahui bahwa Fauzan memeliki perasaan kepada Aira "Ibu akan mendukung mu Fauzan" ucap Bu Ratna tulus
"makasih Bu" ucap Fauzan senang
Aira yang mendapat tatapan tersebut menjadi salah tingkah "kenapa dia menatap aku seperti itu tatapan penuh cinta, aku bisa melihatnya dengan jelas" monolog Aira
__ADS_1
"Fauzan nanti Minggu depan Ibu masak sinoli dan ikan bakar kamu harus mencobanya ya"
"Baik Bu pasti akan aku habiskan sepiring sinoli itu" ucap Fauzan terkekeh dan diikuti oleh Bu Ratna, Aira dan juga Latif
Aira telah kembali ke rumahnya, begitu juga dengan Fauzan dan Latif. Fauzan begitu bahagia karena Sudah mengetahui nama gadis yang ia cintai
Ada sebuah waktu, di mana aku jatuh cinta kepadamu di titik paling dalam Ialah di antara tengah malam dan senyummu. Jika kau mencintaiku dengan satu degup jantungmu, maka aku akan mencintaimu dengan ribuan degup jantungku. Bertemu denganmu adalah takdir, menjadi temanmu adalah pilihan, tapi jatuh cinta denganmu benar-benar di luar dayaku. Aku memilihmu. Dan aku akan memilihmu lagi, lagi dan lagi. Tanpa henti, tanpa ragu, dalam sekejap, aku akan terus memilihmu.
Sumber Google
POV Aira
Tanpa sengaja hari ini aku bertemu dengan seorang pria yang telah menyelamatkan nyawaku ketika aku tenggelam satu tahun yang lalu. ketika aku sedang duduk termenung di pantai memandang ke laut memikirkan kekasihku yang selama dua Minggu ini tidak memberi kabar kepadaku tiba-tiba terdengar salam dari seseorang akupun menjawab salam orang tersebut tanpa melihat wajahnya kemudian dia pun bertanya sedang apa aku sendirian duduk disini akupun menjawab pertanyaan tanpa melihat wajahnya setelah itu ada seseorang yang menegur ku karena tidak sopan membelakangi orang yang diajak berbicara tapi suara itu berbeda dengan suara pertama yang memberikan salam akupun berdiri hendak pulang ke rumah akan tetapi aku merasakan pusing pada kepalaku aku hampir terjatuh tapi sebelum terjadi ada tangan kekar yang menopang tubuh ku, aku berterima kasih kepada nya dan dia mengeluarkan kata yang pernah aku dengar dari seseorang setahun yang lalu "lain kali hati-hati lah karena aku tak selalu berada di sisimu" seperti itulah ucapnya. aku pun melanjutkan perjalanan dengan langkah terhuyung merasakan kepala ku seakan berputar dan tiba-tiba aku tak ingat apa-apa lagi. ketika aku membuka mata orang pertama yang aku lihat adalah dirinya dan seorang temannya. aku baru menyadari bahwa pria yang ada didepan aku ini adalah pria yang telah menolongku ketika aku tenggelam setahun yang lalu. aku melihat sekeliling dan mendapatkan Bu Ratna membawa teh dan kopi kepada kami bertiga dan dilanjutkan dengan berbincang-bincang ringan terkait dengan makanan khas Aru yang bahan dasarnya dari tumang. obrolan singkat kami membuat aku senang dan sedikit melupakan kekasih ku yang tak ada kabar selama dua Minggu ini dan akhirnya aku bisa mengucap terima kasih kepada pria yang telah menolongku.
Bersambung.........
...****************...
Hay para readers semuanya π€π€
semoga kalian sehat-sehat ya.....
Author akan usahain untuk update tiap hari tapi waktunya tidak menentu mengingat Author juga punya tugas yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja di kehidupan nyataππππ
Oleh karena itu mohon dukung karya perdana Author ya ππππππ
Jangan lupa tinggalkan jejak like, Comen,Vote dan Kasih bintang 5 Yach agar karya perdana Author lebih bersinar πππππππ₯°π₯°
__ADS_1
Jangan lupa untuk menambahkan novel ini ke rak novel Favorit kalian Agar tidak ketinggalan kisah serunya dan selalu mendapatkan notifikasi part selanjutnya
Terimakasih semuanya ππππ