
"Ayu setiap orang sudah di tentukan jodohnya oleh yang maha kuasa"
"Sampai kapan pun aku mencintaimu bang, Aku yakin kaulah jodoh ku dan cinta sejatiku" Ayu berkata dengan penuh keyakinan
"Baiklah biarkan waktu yang menjawab semuanya pergilah tidur esok kamu sekolah dan Abang juga akan bekerja"
...****************...
Ayu berjalan ke arah pintu namun baru beberapa langkah dia sudah berbalik menatap Fauzan dan melangkah lebih dekat kepada sang pujaan hati
Fauzan mengerutkan keningnya melihat langkah Ayu semakin dekat dengannya
"Kenapa"Tanya Fauzan
"Bang Aku mencintaimu"ucap Ayu Sambil mengecup pipi Fauzan dan berlari keluar menuju kamarnya
Fauzan Hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya
"Dasar gadis n*k*l" ia bergumam sambil tersenyum lebar
Ayu senyum-senyum sendiri berjalan ke kamarnya untuk tidur karena esok dia sekolah
"Aku harus bangun pagi sekali untuk membuat sarapan untuk bang Fauzan sebelum dia balik ke rumahnya" ucap Ayu sambil membayangkan masakannya dimakan oleh Fauzan
...****************...
Rumah Fauzan saat ini menunjukkan pukul lima pagi
Bu Nadia bersama kedua putrinya sedang menyiapkan sarapan untuk keluarganya
"Ma...bang Fauzan semalam pulang jam berapa"?
"Mama juga nggak tau sayang" Tutur Bu Nadia yang memang tidak tau karena pak Ferdi tidak menceritakan apapun kepada istrinya. Ketika pa Ferdi sedang menelpon istrinya sudah terlelap ke pulau kapuk mengarungi lautan mimpi kadang indah dan juga buruk sebagai bunga tidur atau pertanda suatu kejadian yang dialaminya
"Sudah sudah Ayo kerjakan pekerjaan kalian agar semuanya cepat selesai jam tujuh pagi Abangmu bersama keluarganya akan balik ke Soppeng" Ucap Bu Nadia
"Baik Mama" Balas Rani dan Rina
Rumah Ayu
TIK tik tik
Jam menunjukkan pukul empat Ayu sudah bangun kini dia mandi dan akan melaksanakan sholat subuh berjemaah bersama dengan kedua orangtuanya di ruang keluarga
tok tok tok
Bunyi ketukan di pintu Ayu, ia segera berjalan tuk membuka pintu
krek bunyi hendel pintu yang dibuka dari dalam
"wah anak ibu udah siap ni" ucap Bu Rani yang melihat Ayu sudah siap dengan mukena dan sajada di tangannya
Ayu hanya mengangguk sambil tersenyum
"Ayu kamu sekalian bangunkan Fauzan ya" Bu Rani berita sambil berjalan ke arah ruang keluarga untuk melaksanakan sholat berjamaah
"Ayu mana Bu"? Tanya pak Andi
"Ayu ibu suruh untuk bangunkan Fauzan sekalian kita sholat subuh berjemaah" Tutur Bu Rani memberi tahu
tok tok tok
"Bang Fauzan" Teriak Ayu agar Fauzan bisa mendengar suaranya
Fauzan yang sedang mengenakan sarungnya mendengar suara teriakan Ayu dia hanya mengerutkan keningnya dan berjalan menuju ke pintu
krek bunyi hendel pintu dibuka dari dalam. Fauzan membuka pintu dan menatap Ayu penuh kekaguman
"kamu cantik Ayu jika menggunakan hijab" Ucap Fauzan yang mengagumi Ayu yang terlihat cantik dengan mukena yang dikenakan
Ayu hanya tersenyum mendengar pujian Fauzan
"Ayo bang ibu dan Ayah menunggu kita untuk sholat berjamaah"Ucap Ayu memberi tahu
"Baiklah, kamu duluan Abang ambil kopia dulu" Fauzan berkata dan masuk kembali kedalam kamar untuk mengambil kopianya
Setelah Fauzan masuk ke kamar Ayu balik dan melangkah menuju ke ruang keluarga
dua menit kemudian Fauzan datang. Pak Andi yang melihat Fauzan yang sudah datang menyuruh tuk Fauzan mengumandangkan adzan
"Ayo Fauzan kamu azan ya agar kita bisa melaksanakan sholat subuh berjemaah" pak Andi
"Baik om" balas Fauzan
Fauzan mengumandangkan Adzan dengan suara yang begitu merdu, siapa saja yang mendengarnya pasti akan merasa tenang dan damai mendengar panggilan Tuhan untuk melaksanakan kewajiban sholat lima waktu
Setelah selesai sholat subuh Ayu dan Bu Rani sedang mempersiapkan sarapan
"Sayang tumben kamu mau membuatkan sarapan, biasanya kalo selesai sholat subuh kamu langsung diam aja di kamar sambil tunggu sarapannya siap" Tutur Bu Rani menggoda putrinya
" Bu Ayu dikamar tu bukan diam aja tapi lagi mempersiapkan buku-buku Ayu dan beberes kamar sebentar sebelum Ayu berangkat sekolah. Semalam Ayu sudah menyiapkan buku-buku dan tadi selesai sholat Ayu hanya beberes kamar saja dan aku mau buat nasi goreng spesial ala Ayu untuk bang Fauzan" Tutur Ayu panjang lebar sambil tersenyum
Bu Rani yang melihat putrinya begitu semangat dan selalu tersenyum
"Sayang kamu kelihatan bahagia" Ucap Bu Rani memperhatikan putrinya
__ADS_1
Ayu menatap sekilas Ibunya sambil tersenyum dan melanjutkan masakannya yang hampir selesai
Bu Rani yang melihat tingkah putrinya hanya menggelengkan kepala
"Cinta emang bisa buat seseorang berubah ya" Bu Rani bergumam sambil bernostalgia mengingat masa lalu bersama sang suami
"Sayang panggil Ayah dan nak Fauzan" Ucap Bu Rani menyuruh putrinya
"Iya Bu" jawab Ayu dan berjalan tuk memanggil kedua pria yang dia sayangi
...****************...
Pak Andi dan Fauzan sedang berbincang-bincang mengenai keputusan Fauzan yang ingin bekerja
"Jadi Nak Fauzan sudah bekerja ya" Tanya pak Andi
"Iya om, aku sayang Ayah makanya aku memutuskan tuk bekerja membantu Ayah untuk biaya sekolah Rani dan Rina agar setelah mereka lulus sekolah menengah atas mereka berdua bisa melanjutkan ke perguruan tinggi" Tutur Fauzan menjelaskan
Pak Andi hanya manggut-manggut sambil mendengar Fauzan berkata. Tapi didalam lubuk hatinya dia sangat kagum dengan keputusan Fauzan yang peduli terhadap beban kedua orangtuanya sehingga dia rela berkorban agar kedua Adiknya bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
"Selain itu aku juga ingin merantau" ucap Fauzan lagi
"merantau ke mana?Tanya pak Andi
Ayu yang mendengar pertanyaan ayahnya segera berhenti
"siapa yang merantau, apakah itu bang Fauzan"Ayu bertanya kepada dirinya sendiri
"Kemana saja pak yang penting bisa bekerja untuk membantu Ayah dan mama" Tutur Fauzan asal karena dia juga belum berfikir terlalu jauh untuk merantau kemana tapi dia sudah bertekad untuk merantau mencari pengalaman dan pekerjaan yang baru di tempat yang baru
Ayu begitu kecewa mendengar penuturan Fauzan dengan langkah yang pelan berjalan menghampiri Pak Andi dan Fauzan
"Ayah, bang sarapannya udah siap" ucap Ayu datar tanpa ekspresi
Pak Andi dan Fauzan mendengar nama mereka disebut langsung menoleh ke asal suara. Fauzan yang melihat perubahan wajah Ayu seketika mengerutkan keningnya
"Ada apa dengannya, kenapa terlihat sedih"? Fauzan bertanya pada dirinya sendiri
"Baiklah nak, Ayo Fauzan kita sarapan"ucap Pak Andi mengajak Fauzan menuju ke ruang makan
Fauzan hanya mengangguk dan kembali menatap punggung Ayu yang telah berjalan menuju ruang makan
"Ayo nak Fauzan makannya yang banyak. hari ini Ayu yang masak nasi goreng spesial tuk nak Fauzan"Tutur Bu Rani menggoda putrinya
Ayu hanya memakan Makanannya sambil menunduk dia masih terngiang-ngiang mendengar ucapan Fauzan sehingga dia tidak menyadari jika ibunya sedang menggoda dirinya
Fauzan yang mendengar ucapan Bu Rani seketika memandang ke arah Ayu yang makan sambil menunduk dan tidak merespon ibunya yang sedang menggoda dirinya
"Ada apa dengannya seperti ada yang dia pikirkan"Gumam Fauzan dalam diamnya
"Kamu kenapa nak, seperti ada yang kamu pikirkan" Tanya Bu Rani khawatir karena melihat perubahan putrinya yang tiba-tiba terlihat murung dan sedang memikirkan sesuatu
Ayu yang termenung tidak mendengar pertanyaan ibunya. Bu Rani mengusap kepala Ayu dengan kasih sayang dan perasaan cemas
Ayu yang merasa sentuhan lembut di kepalanya langsung menoleh ke arah pemilik tangan tersebut
"Ibu" Panggil Ayu sambil tersenyum
"kamu kenapa nak, kamu terlihat murung dan sedang memikirkan sesuatu" Tanya Bu Rani lagi
Fauzan dan Pak Andi sedang memperhatikan interaksi Ibu dan Anak sambil mereka menikmati sarapan mereka
"Tidak Bu, Ayu tidak memikirkan apa-apa" Kilah Ayu tidak mungkin dia memberitahu kepada ibunya dia sedang memikirkan perkataan Fauzan yang dia dengar tadi di ruang keluarga
"Betul" Tanya Bu Rani meyakinkan putrinya
"Iya Bu" Jawab Rani tersenyum dan merangkul lengan kiri ibunya
"Gimana nak nasi gorengnya" Tanya Bu Rani ke Fauzan yang hampir menyelesaikan makannya
"Enak Tante"
"Makasih Ayu" Fauzan
Ayu yang mendengar ucapan Fauzan menoleh ke asal suara tersebut dan hanya memberikan senyum tanpa mengeluarkan suaranya
"Ayu nanti Abang antar ya" Ucap Fauzan menawarkan diri
"iya"Jawab Ayu singkat
...****************...
Rumah Fauzan
Makanan sudah tertata rapi diatas meja. Semua orang sudah berkumpul di meja makan
"Rina panggil Bang Fauzan" Ucap Bu Nadia
"Ma.... Fauzan semalam nginap di Rumahnya Andi" Tutur pak Ferdi memberi tahu Istrinya
Santi yang mendengar itu begitu kecewa dan tentunya dia pasti sangat membenci Ayu
"pasti semalam Ayu sudah ngerayu Bang Fauzan sampai-sampai Bang Fauzan pake nginap segala di rumahnya" Santi bergumam sendiri dan memikirkan hal-hal aneh yang terjadi
"Jangan-jangan mereka udah jadian trus mereka udah ciuman, nggak ngak boleh dibiarkan ini" Santi menggelengkan kepala sambil memikirkan Ayu dan Fauzan yang berbuat m***m
__ADS_1
Rina yang melihat Santi yang mengeleng-gelengkan kepalanya merasa aneh dengan tingkah Santi
"Kamu kenapa san.... kemasukan ya"?Tanya Rina asal sambil cekikan dia merasa Santi sedikit aneh
"hus jangan banyak bicara ayo makan"Tegur pak Ferdi kepada putri bungsunya
terdengar suara salam di depan rumah
"Assalamualaikum" Ucap Ayu dan Fauzan bersamaan
mereka berjalan masuk menuju ke ruang makan
"Selamat makan"ucap keduanya secara bersamaan
"wah kalian kompak banget, serasi lagi"komentar Rina menggoda keduanya
"Rina kamu tuh ya... bukannya ucapin terima kasih atau ajak nak Ayu dan Fauzan sarapan kamu malah kasih komentar yang tidak-tidak" pak Ferdi menegur putri bungsunya yang banyak berbicara ketika sedang makan
"Ayu, Fauzan ayo makan"Ajak Bu Nadia kepada mereka
"Kami sudah makan mama, di rumah om Andi"
"Rani kamu nanti bareng Ayu ya....ke sekolah" Ucap Fauzan
Rani hanya mengangguk mengiyakan karena mulutnya penuh dengan makanan
"Ayu kamu duduk dulu di ruang tamu nunggu Rani, Abang mau berangkat kerja" Ucap Fauzan memberi tahu Ayu
Ayu hanya mengangguk sambil tersenyum
"Ma, Yah, Abang... Fauzan berangkat kerja dulu ya"Fauzan pamit kepada keluarganya
"Ayo Ayu kita kedepan"Ucap Fauzan menarik tangan Ayu
Ayu hanya mengikuti Fauzan sambil berjalan mengikuti Fauzan
"Abang berangkat kerja dulu ya, kamu hati di sekolah" Ucap Fauzan sambil tersenyum dan mengacak rambut Ayu
Ayu Hanya tersenyum mengangguk sambil merapikan kembali rambutnya. menatap punggung pujaan hatinya yang semakin lama semakin hilang begitu juga dengan bunyi motornya
"Tingkah mu begitu manis terhadap ku tapi kenapa kamu tidak bisa membuka hatimu untuk ku" Gumam Ayu dalam diamnya menatap kepergian sang pujaan hati
"Apakah ada gadis lain di hati mu, siapakah gadis yang beruntung itu telah mencuri hati mu?"Ayu hanyut dalam pikirannya sendiri
"ehem" Santi berdehem mengalihkan perhatian Ayu yang menatap kepergian Fauzan
"Eh Santi....Rani mana"?Ayu berbasa basi menanyakan keberadaan Rani karena dia merasa canggung hanya berdua saja denga Santi
"kamu dan bang Fauzan kelihatan dekat sekali, kalian udah jadian ya"?Santi memberikan rentetan pertanyaan
"ngak kok perasaan biasa aja, kita ngak pacaran kok" ucap Ayu jujur
"Tadi aku lihat bang Fauzan bertingkah manis kepadamu" Santi
"Ya udah kalo kamu ngak percaya kamu tanya aja sama bang Fauzan" Ayu
"Sepertinya dia berkata jujur aku harus bisa mengalihkan perhatian bang Fauzan kepadaku tapi gimana caranya sebentar lagi kita udah balik, aku tidak punya kesempatan dong tuk lebih dekat dengan Bang Fauzan"Santi diam memikirkan cara agar dia tetap berada di dekat Fauzan
"Ayo....kita berangkat Ayu" Ajak Rani kepada Ayu agar mereka bisa ke sekolah tepat waktu
Santi yang melihat Ayu dan Rani berangkat ke sekolah tiba-tiba terlintas sebuah ide
"Wah ini dia nih caranya agar aku bisa dekat dengan Bang Fauzan" Santi begitu semangat karena dia sudah punya ide brilian
Bersambung...........
...****************...
...Hay para readers semuanya 🤗🤗...
...semoga kalian sehat-sehat ya........
...Author akan usahain untuk update tiap hari...
...tapi waktunya tidak menentu...
...mengingat Author juga punya tugas yang...
...tidak bisa ditinggalkan begitu saja di...
...kehidupan nyata...
...🙏🙏🙏😔...
...Oleh karena itu mohon dukung karya perdana...
Author ya 🙏🙏😘😘😊😊
...Jangan lupa tinggalkan jejak like, Comen,Vote dan Kasih bintang 5 Yach agar karya perdana...
Author lebih bersinar 🌟🌟🌟🌟🌟👌🥰🥰
...Jangan lupa untuk menambahkan novel ini ke...
rak novel Favorit kalian Agar tidak ketinggalan
__ADS_1
...kisah serunya dan selalu mendapatkan notifikasi part selanjutnya Terimakasih semuanya 🙏🙏😘😘...