
...HAPPY READING-!!❤️...
Di pagi hari yang cerah secerah masa depan kita bersama..
"Reaaa sarapan!!!!" Teriak Geisha dari dapur.
Dengan rasa malas, Rea pun turun.
"Ya ampun anak ini belum mandi juga!!!!" Geisha geleng-geleng kepala melihat tingkah anak gadisnya.
Nathan yang berada disana pun tertawa dalam hati.
"Tadi kata mama suruh sarapan!!!!" Ketus Rea
"Ya mandi dulu dong, kan mau sekolah" Ucap Geisha, Geisha sangat tidak habis pikir tentang apa yang ada didalam otak Rea.
"Ck" Rea berdecak sebal lalu ia kembali masuk kamarnya untuk mengambil pakaian.
"Haduh maaf ya nak Nathan, biasa ni bocah emang suka gitu" Ucap Geisha tersenyum tidak enak.
"Ga apa-apa tante" Jawab Nathan membalas senyuman Geisha.
"Coba aja ga ada Nathan, udah mama geprek kamu Rea!!" Batin Geisha marah.
"Ayo makan dulu nak Nathan" Tawar Geisha, di meja makan sudah terdapat banyak makanan, itu semua karena Fella mengabarinya bahwa Nathan akan ikut sarapan bersama di rumahnya.
"Ga usah repot-repot tante" Ucap Nathan sopan
"Ga repot kok, ini tante masak buat kamu loh, masa ga di makan?"
"Ya udah, Nathan izin makan ya tante" Ucap Nathan mengambil piring.
"Ehh sini biar tante aja yang bantu ambilin, nak Nathan mau makan apa? ayam? ikan? tahu? tempe? sayur?" Tawar Geisha merebut piring yang diambil oleh Nathan.
Nathan hanya tersenyum canggung, tidak biasanya ia diperlakukan seperti ini.
"Terserah tante aja" Jawab Nathan pasrah.
"Ya udah tante ambilin semua nya ya" Ucap Geisha lalu mengambilkan semua lauk yang ada di meja makan.
Nathan pun melotot. "Badan ideal gue bisa ancur" Batin Nathan
"Ini Nathan, ga usah malu-malu yaa" Ucap Geisha memberikan piring yang sudah terdapat lauk.
"M-makasih tan" Jawab Nathan tersenyum canggung.
"Sama-sama" Geisha pun ikut makan bersama Nathan.
"Dahlah, lain kali gue ga mau kesini pagi-pagi" Batin Nathan menangis dalam hati.
.......
...
..
Dari tangga terlihat bahwa Rea sedang buru-buru turun dengan membawa tas di tangannya.
__ADS_1
"Ga usah lari-lari Re, nanti jatuh" Peringat Geisha
"Rea udah telat!!!" Jerit Rea
"Sarapan dulu" Ucap Geisha
Nathan hanya melihat keduanya tanpa ingin ikut campur.
"Udah telat ma!! Rea makan roti aja ya di jalan!! Nathan!! eh maksudnya mas Nathan!! ayo cepet anterin, malah bengong!!"
Nathan pun segera minum. "Nathan anterin Rea dulu ya tante, makasih sarapannya" Pamit Nathan, ia buru-buru pergi keluar.
"Iyaa sama-sama, hati-hati yaa" Peringat Geisha
Lalu Rea buru-buru mengambil roti tawar dan memakannya sedikit.
"Rea berangkat!!" Ucap Rea mencium tangan Geisha
"Hati-hati yaa!!" Jawab Geisha
Rea keluar rumah dengan berlari menuju mobil Nathan yang sudah di nyalakan.
Lalu ia buru-buru masuk ke dalam mobil Nathan.
"Ayo cepetan! gue udah telat!!" Ucap Rea panik.
Nathan hanya bisa menuruti perkataan Rea, ia buru-buru melajukan mobilnya.
"Untung gue punya alasan buat ga makan semuanya sampe abis, kalo gue makan sampe abis, bisa-bisa gue kekenyangan" Batin Nathan lega
Di jalan, Rea hanya bisa berdo'a supaya dirinya tidak terlambat, meskipun itu mustahil karena waktu sudah menunjukkan pukul tujuh lewat.
"Lo yakin mau gue ngebut?" Tanya Nathan memastikan.
"Yakin, yang penting gue ga terlambat" Jawab Rea sangat yakin.
"Pegangan yang erat" Ucap Nathan, Rea hanya mengangguk.
Lalu kemudian Nathan mulai menancapkan gas nya dengan sangat cepat.
"Ya Allah semoga ga mati sekarang" Batin Rea penuh harap.
Mobil semakin di lajukan dengan cepat.
"Mas awas ada orang nyebrang!!!" Ucap Rea melotot
Nathan tersenyum miring.
kemudian..
"ANJIRR KOK BISA NYELIP SI!!" Batin Rea terkejut
"Kenapa? gue keren kan?" Ucap Nathan berbangga diri.
"Hilih"
"Itu bahaya, lo jangan kayak gue" Ujar Nathan mengusap rambut Rea dengan tangan kirinya.
__ADS_1
Degg..
"Debaran apa lagi ini woy!!" Batin Rea menjerit.
.........
.....
...
"Yaah udah di tutup" Ucap Rea, ia menghembuskan nafas panjang.
Nathan keluar dari mobil dan menghampirinya.
"Makanya bangunnya jangan siang-siang" Ucap Nathan geleng-geleng kepala.
"Apaan sih, kan gara-gara lo juga semalem anterin gue kemaleman!!" Ketus Rea tak ingin di salahkan.
"Bentar" Tiba-tiba saja Nathan pergi meninggalkan Rea.
"Lo mau kemana?!!!" Teriak Rea
"Diem disitu" Ucap Nathan
"Ck, mau kemana sih dia? dah tau gue telat disini!" Ketus Rea
Tak lama kemudian, tiba-tiba Nathan kembali.
"Sana masuk" Ucap Nathan
"Lo ga liat? gerbangnya di kun-"
"Itu di buka" Ucap Nathan menunjuk gerbang tersebut dengan sorot matanya.
"Lah kok bisa?"
"Masuk gih, nanti tambah telat" Ucap Nathan
"E-eee oke deh, makasih ya mas Nathan" Rea pun bergegas pergi masuk ke dalam sekolah.
"Gaji lo gue naikin" Ucap Nathan kepada satpam tersebut.
"Wihh makasih banyak loh pak" Jawab satpam tersebut tersenyum senang.
Saat sesampainya di kelas, benar saja.. guru sudah masuk dan sudah memulai pelajaran.
"Anjir guru killer" Batin Rea takut.
"Assalamu'alaikum Bu" Ucap Rea
"Wa'alaikumsalam, duduk" Jawab Bu Nita
"Lohh, biasanya gue di tanya-tanyain dulu? terus juga, kenapa gue ga di hukum ya??" Batin Rea bertanya-tanya
"Makasih bu" Ucap Rea membungkuk sopan, lalu ia pun segera duduk di kursinya.
"Lah, kok lo ga dihukum sih Re?" Tanya Vania
__ADS_1
"Gue juga ga tau, aneh banget" Jawab Rea kebingungan