
...HAPPY READING-!!❤️...
Hari sudah malam, Nathan segera mengantarkan Rea kembali ke rumahnya.
Saat diperjalanan pulang, Rea hanya menatap ke arah jalanan lewat kaca mobil.
Sesekali ia tersenyum karena mengingat kejadian sebelumnya.
"Ternyata Nathan orangnya asik juga" Batin Rea tersenyum-senyum sendiri.
Tiba-tiba saja perut Rea berbunyi..
"Ekhem" Nathan menatap ke arah Rea, hal itu membuat Rea sangat malu sekali.
"Laper?" Tanya Nathan tersenyum tipis.
"Udah tau pake nanya!!" Batin Rea kesal.
"Ga!" Ketus Rea bersedekap dada
"Kalo gue sih laper, lo ada saran tempat makan yang enak?" Tanya Nathan, mata Rea langsung berbinar.
Ya Allah
Akhirnya Than-Than ga buat gue malu
"Sate ayam?" Saran Rea, Nathan langsung manggut-manggut.
"Gue alergi bumbu kacang" Ucap Nathan. Sontak Rea pun melotot.
"Eh sorry-sorry, gue ga tau" Rea merasa tidak enak hati karena telah menyarankan makanan yang salah.
"Santai, kalo gitu sate ayam ya"
"Ehh ga usah, kan lo alergi bumbu kacang" Ucap Rea tidak enak hati.
"Ntar gue beli sup sama nasi aja, seenggaknya lo ga bilang terserah" Jawab Nathan. Padahal dalam pikiran Nathan, Rea akan menjawab terserah, namun ternyata tidak. Yaaa meskipun ia alergi dengan apa yang disarankan oleh Rea, tapi yasudahlah tidak apa-apa, setidaknya Rea bahagia.
"Ah jadi ga enak gue" Ucap Rea
"Santai, gue cari tempat sate ayamnya" Nathan mulai mempercepat mobilnya.
Akhirnya mereka pun menemukan tempat sate ayam.
"Lo ga apa-apa kalo makan di pinggir jalan?" Tanya Nathan, tatapannya tertuju kepada gerobak sate ayam.
"Ga apa-apa, dari pada makan di tengah jalan. Ayo turun" Ucap Rea membuka pintu mobil.
Nathan tersenyum tipis, lalu ia pun ikut turun dari mobil.
"Lo sate ayam aja kan?" Tanya Nathan
Rea pun mengangguk.
"Sate ayam nya sepuluh, makan disini. Sama sup iga nya satu, dan teh manis nya dua ya" Ucap Nathan
__ADS_1
"Oke siap"
Nathan dan Rea pun mencari tempat duduk yang nyaman lalu mereka pun duduk.
"Lo beneran ga apa-apa cuma makan sup iga?" Tanya Rea hati-hati.
"Santai, lagian, lo kan udah laper" Jawab Nathan menggoda Rea.
"E-eh.. a-apaan sih, gue ga laper ya!!" Ketus Rea, ia sangat malu sekali.
"Lagian ni perut kenapa bunyi sih?!!" Batin Rea kesal.
Nathan yang melihat nya pun tertawa kecil.
"Gimana sekolah lo?" Tanya Nathan basa-basi.
"Kepo banget"
"Gue bukan kepo, gue cuma mau tau, kalo lo pinter kan enak, nanti anak gue ikutan pinter" Jawab Nathan
"Emangnya mau punya anak?"
"Mau lah, emangnya lo ga mau??"
"Eee gue.. mau juga" Jawab Rea malu-malu.
Nathan tersenyum singkat.
"Berarti udah siap di.." Bisik Nathan menggoda Rea.
"HAHAHAHAA" Nathan tertawa puas karena berhasil menjahili Rea, tidak di sangka Rea akan semalu ini.
"Tawa lagi lo!!" Omel Rea.
"Pipi lo merah tuh" Ucap Nathan menunjuk pipi Rea
Sontak Rea pun membuka handphonenya untuk bercermin.
"Anjir merah beneran" Batin Rea terkejut.
Rea pun menunduk malu.
"Hahaa ga usah malu gitu, biasa juga malu-maluin" Ejek Nathan
"Apa sih, engga ya!" Ketus Rea
Lalu pesanan mereka pun tiba.
"Tuh makan" Ucap Nathan
"Iyee" Rea pun segera memakannya dengan lahap.
"Ni bocah ga ada anggun-anggunnya" Batin Nathan geleng-geleng kepala melihatnya, lalu ia pun ikut memakan apa yang ia pesan sebelumnya.
...----------------...
__ADS_1
Mereka pun telah sampai di depan rumah Rea dengan selamat.
"Makasih ya udah ajakin jalan, tau aja kalo gue lagi gabut" Ucap Rea
"Sama-sama, sana keluar, gue udah ngantuk mau pulang" Usir Nathan
"Dih ngusir"
"Balik sana lo"
"Yaudah gue pulang dulu, sampaikan salam gue ke tante Fella" Ucap Rea membuka pintu mobil.
"Iya ntar ga gue sampaikan" Jawab Nathan
"Gue tonjok muka lo lama-lama!" Ketus Rea kesal
"Tonjok sini, emang berani?" Ucap Nathan tersenyum miring.
"Engga, udah ah gue masuk dulu!! bye!!!" Rea pun bergegas masuk ke dalam rumah.
Nathan memperhatikan Rea dengan lekat dari dalam mobil sambil tersenyum tipis.
Setelah melihat Rea masuk ke dalam rumah, ia pun segera melajukan mobilnya kembali.
Terasa sekali perbedaannya.
Tiba-tiba saja ia merindukan bocah SMA itu, padahal baru saja tadi bertemu.
"Tu bocah kecil-kecil ngangenin" Batin Nathan geleng-geleng kepala.
Sesampainya di rumah Nathan..
"Nathan pulang" Ucap Nathan masuk ke dalam rumah.
"Ehh Nathan udah pulang, udah selesai ajakin calon mantu bunda jalan?" Tanya Fella tersenyum
"Udah, ngapain lama-lama" Ucap Nathan berjalan menuju kamarnya
"Gimanaa?? Rea seru kan orangnya??" Tanya Fella
Tiba-tiba saja Nathan berhenti berjalan. "Ya, oh ya, ada salam buat bunda, dari calon mantu" Ucap Nathan
"Asikk bunda dapet salam" Fella tertawa kecil mendengarnya.
Nathan pun kembali melanjutkan langkahnya menuju kamar.
Di dalam kamar..
"Gue bisa gila kalo terus di deket bocah itu!!" Ketus Nathan merebahkan dirinya di kasur.
"Rea Azalia Salsabila.. Cantik.." Gumam Nathan kemudian ia langsung tertidur begitu saja, mungkin efek kelelahan.
Diam-diam Fella mengintip Nathan di balik pintu.
"Udah ku duga, Rea memang bisa membuat kulkas 7 pintu ini merasakan jatuh cinta" Batin Fella tersenyum-senyum.
__ADS_1