
...HAPPY READING-!!❤️...
"Tidak usah berjanda deh ma, tidak lucu!" Ketus Rea. Sorotan matanya sudah berubah menjadi sangat tajam.
"Bercanda Re.." Ralat Geisha
"Lagipula mama sedang tidak bercanda, mama serius ingin jodohkan kamu" Jawab Geisha, ia benar-benar serius akan hal ini.
"Apaan sih ma?! Rea itu masih anak SMA!"
"Mama tahu, tapi ini semua demi kebaikan kamu sayang" Ucap Geisha, ia sudah tahu jika Rea tidak akan setuju atas hal ini.
"Kebaikan aku atau kebaikan mama?!!" Ketus Rea, ia mulai berdiri.
"Dengerin mama dulu-"
"Tidak, Rea ingin ke kamar!!" Ucap Rea memotong ucapan Geisha lalu berlari pergi ke kamarnya.
Geisha menarik nafas panjang lalu membuangnya.
"Maaf ya jeng, nanti saya coba bujuk Rea" Ucap Geisha tidak enak.
"Iya tidak apa-apa kok, namanya juga anak SMA, saya tahu perasaan Rea" Jawab Fella memaklumi.
"Bun, udah kan? Nathan mau pulang" Ucap Nathan mulai berdiri.
"Kalau gitu kita pulang dulu ya jeng"
"Ah iya, maaf ya udah nunggu lama untuk ini, nanti saya coba bujuk Rea" Jawab Geisha
"Iya tidak apa-apa" Ucap Fella.
"Pulang dulu ya jeng" Pamit Fella diikuti oleh Nathan.
"Iya, hati-hati ya" Ucap Geisha, dalam hatinya ia sangat tidak enak kepada Fella. Padahal Fella sudah menunggu lama, ini semua ulah anaknya.
Geisha mengantarkan Fella dan Nathan sampai ke depan rumah.
"Dadah jeng" Ucap Geisha melambaikan tangannya dan dibalas oleh Fella dari dalam mobil.
Setelah dirasa mobil Fella sudah mulai menjauh, Geisha langsung berlari menuju ke kamar Rea.
...----------------...
Geisha mulai mengetuk-ngetuk pintu kamar Rea.
"BUKA!!!" Teriak Geisha, ia sangat marah atas tindakan Rea yang sangat tidak sopan.
"Apaan sih?! Rea tidak ingin di jodohkan!!" Sahut Rea dari dalam kamarnya.
"CEPAT BUKA!!" Ucap Geisha mengetuk pintu kamar Rea.
"Maless" Sahut Rea
"REA!! TIDAK SOPAN YA KAMU!!" Ucap Geisha, anaknya ini benar-benar tidak tahu sopan santun.
__ADS_1
"Kan mama yang ajarin!!"
"Hmm ya juga" Gumam Geisha
"E-eh, BUKA CEPAT!!"
"Iya bawel" Jawab Rea malas, ia mulai membuka pintunya.
"Rea!! Mama malu tau ga?!!!"
"Engga" Jawab Rea santai
"DASAR ANAK INII!!" Geram Geisha menepuk-nepuk pundak Rea.
Geisha masuk ke dalam kamar Rea yang terlihat cukup berantakan.
"Ck ck ck, punya anak gadis, kamarnya berantakan" Gumam Geisha berdecak kesal.
"Mau ngapain sih, ma?!" Tanya Rea kesal, ia tidak suka basa-basi.
"Duduk sini" Titah Geisha menepuk pinggir kasur.
Rea pun mengikutinya dengan malas.
"Apa?!"
"Rea.. coba lihat wajah mama" Ucap Geisha memegang wajah Rea.
Rea hanya diam saja melihat apa yang akan dilakukan oleh Geisha.
Geisha menarik nafas panjang dan menghembuskannya.
"Rea, mama itu sudah semakin tua, mama tidak tahu akan hidup berapa lama lagi.." Geisha menghentikan ucapannya, ia menarik nafas cukup panjang, lalu menghembuskannya dengan perlahan.
"Mama ingin sekali melihat kamu menjadi wanita yang baik, wanita yang bersikap dewasa.."
"Mama tidak suka tingkah lakumu yang seperti itu, itu tidak sopan nak" Lanjut Geisha
"Mama kan tahu, Rea seperti ini karena siapa" Ucap Rea, tatapan matanya berubah menjadi sendu. Ia mulai mengingat-ingat kejadian yang lalu.
"Mama tahu, tapi mama tidak suka, mama ingin sekali melihat Rea menjadi anak yang baik" Jawab Geisha melembutkan suaranya.
Mata Rea mulai berkaca-kaca. "Jadi Rea tidak baik ya?" Tanya Rea.
Geisha menggelengkan kepalanya. "No, Rea bukan tidak baik, tapi Rea kurang baik, Rea hanya perlu mengubah sedikit sifat Rea saja, makanya mama ingin menjodohkan Rea, supaya Rea bisa berubah" Jawab Geisha.
Rea hanya diam.
"Mama selalu ingin Rea memiliki pasangan, karena mama ingin Rea memiliki kasih sayang yang sempurna, mama itu tidak bisa menjadi papah.."
"Emangnya cowo lain bisa jadi papah? engga ma, ga ada yang bisa gantiin papah" Ucap Rea
"Mama tau, tapi mama mau Rea punya kasih sayang dari seorang lelaki"
"Abang? abang kan ada ma, Rea ga perlu pacar!"
__ADS_1
"Dan apakah sekarang abang ada disini?" Tanya Geisha dengan mata yang berkaca-kaca.
Rea hanya bisa menggelengkan kepalanya. "Tapi kan abang bisa pulang.." Cicit Rea
"Abang tidak bisa pulang sesuai keinginannya.. memangnya Rea pikir, mama tidak rindu abang? Mama rindu!! Mama rindu sekali dengan anak pertama mama, hanya saja, mama tidak bisa membawa abang pulang, mama ingin kamu memiliki pasangan supaya mama bisa melampiaskan rasa kangen mama ke abang kamu" Tutur Geisha panjang lebar.
"Dan mama melihat Nathan, Nathan mirip sekali dengan abang kamu" Ucap Geisha mengingat wajah Nathan.
"Nathan itu.. yang tadi?" Tanya Rea
Geisha menganggukkan kepalanya.
"Dia jelek" Ejek Rea
"Hush! jangan gitu!! dia itu tampan, sama seperti abang kamu" Jawab Geisha
"Yaudah mama nikah aja sama Nathan" Ucap Rea santai. Wajahnya sudah kembali normal.
"Mulai lagi ni bocah" Gumam Geisha
"Ga dong, mama mau jodohkan kamu, pokoknya kamu harus mau" Ucap Geisha tidak ingin dibantah.
"Tidak mau ah" Jawab Rea memalingkan wajahnya.
"Harus mau, ya?" Bujuk Geisha dengan memohon.
"Ada syaratnya" Ucap Rea
"Apaan tuh?"
"Kamu nanyea?? kamu bertanyea-tanyea?" Ucap Rea mengikuti nada bicara seseorang yang berada di aplikasi tok-tok.
"Mulai dah mulai" Geisha sudah malas jika Rea sudah seperti itu.
"Iya-iyaa Rea serius. Syaratnya, mama harus izinkan Rea camping" Ucap Rea tersenyum manis.
"Tidak!! mama tidak setuju!!" Bantah Geisha
"Lohh, kenapaa?" Tanya Rea dengan cemas.
"Bahaya, kalau terjadi apa-apa bagaimana??" Ucap Geisha dengan nada khawatir.
"Mama tenang aja, Rea tidak akan kenapa-napa, Rea baik-baik saja" Jawab Rea dengan santai.
"Tidak" Putus Geisha
"Kalau gitu, Rea juga tidak akan menerima perjodohan ini!" Ucap Rea
"Huffttt.." Geisha menghela nafas berat.
"Memangnya kapan?" Tanya Geisha.
"tiga bulan lagi, hehe" Jawab Rea dengan cengengesan.
Geisha nampak menimang-nimang syarat dari Rea.
__ADS_1
"Oke, tapi, kamu harus pergi dengan Nathan" Ucap Geisha memutuskan.
"APAA?!!"