MARRIED TO MAFIA (Smbil Aku Revisi Sedikit Ya)

MARRIED TO MAFIA (Smbil Aku Revisi Sedikit Ya)
(6) KECUPAN DARI NATHAN


__ADS_3

...HAPPY READING-!!❤️...


Siang ini Rea hanya menonton televisi saja sembari memakan cemilan yang berada di dalam toples.


"Ya ampun, Rea, sejak tadi kerjaannya begitu saja, sana main keluar" Ucap Geisha seraya geleng-geleng kepala atas tingkah laku Rea.


"Tidak, ah, panas" Jawab Rea, perhatiannya masih tertuju kepada sinetron dihadapannya.


"Ya sudah lakukan apa gitu, jangan seperti itu saja"


"Ck, Mama bawel" Rea berdecak sebal lalu mematikan televisi dan berjalan menuju kamarnya.


Geisha hanya geleng-geleng kepala melihatnya.


"Aneh sekali anak itu, biasanya main dengan temannya" Batin Geisha bertanya-tanya.


Tok tok tok..


"Iyaa sebentar" Sahut Geisha lalu segera membuka pintu.


"Ehh ada nak Nathan" Ucap Geisha tersenyum mendapati Nathan di depannya.


"Rea nya ada?" Tanya Nathan sopan


"Ada, mau Tante bantu panggilkan?" Tawar Geisha


"Boleh" Jawab Nathan mengangguk


"Sebentar yaa, Tante panggilkam dulu" Ucap Geisha lalu bergegas pergi ke kamar Rea.


.....


Tok tok tok..


"Rea, dicariin tuh sama Nathan" Ucap Geisha sembari mengetuk pintu kamar Rea.


"Malas, ah, Ma" Sahut Rea dari dalam kamar


"Tidak boleh malas gitu sama calon suami, ayo temuin dulu"


Ceklek..


"Mana dia?" Tanya Rea


"Tuh di bawah"


Rea pun segera turun, meskipun sejujurnya ia sangat malas bertemu dengan Nathan, tapi ya sudahlah.


"Apa?" Tanya Rea dari tangga


"Jalan" Ucap Nathan singkat

__ADS_1


"Maksud?"


"Ck, saya mau ajak kamu jalan" Jawab Nathan berdecak sebal


"Tidak mau"


"Kamu yakin ingin nolak saya?" Ucap Nathan, tatapannya sudah mulai tajam.


Rea menghembuskan nafas panjang. "Ya sudah, aku mau" Jawab Rea pasrah


"Saya tunggu di mobil" Ucap Nathan lalu segera pergi keluar rumah.


"Apalagi yang akan terjadi sama aku?" Batin Rea


Rea pun segera bersiap-siap untuk jalan-jalan dengan Nathan.


"Rea pergi dulu" Ucap Rea pamit kepada Geisha


"Mau kemana?"


"Jalan sama calon mantu mama" Jawab Rea malas


Tatapan wajah Geisha langsung berbinar. "Okee, kalo bisa, yang lama yaaa" Ucap Geisha tersenyum


"Tidak mau, Rea pamit dulu" Rea pun menyalami tangan Geisha.


"Hati-hati di jalan ya"


"Wa'alaikumsalam"


Rea pun keluar dari rumah sambil memikirkan apa yang akan terjadi pada dirinya ketika jalan bersama lelaki itu.


Rea membuka pintu mobil Nathan lalu menutupnya kembali, kemudian ia buru-buru memakai seat belt sebelum dipakaikan oleh Nathan.


Nathan yang melihatnya pun tersenyum miring.


"Kita ingin kemana sih?" Tanya Rea sedikit penasaran


"Ke suatu tempat" Jawab Nathan, lalu matanya mulai tertuju ke arah depan, ia mulai menyalakan mobil dan melajukannya.


Rea hanya memperhatikan gerak-gerik Nathan.


Selama diperjalanan, tidak ada yang mengajak berbicara. Isi mobil tersebut sunyi, tidak ada suara sama sekali.


Rea hanya sibuk memperhatikan Nathan yang sedang menyetir.


"Kamu kenapa? Kamu naksir dengan saya?" Ucap Nathan kelewat pede.


"Dih, percaya diri sekali kamu, aku itu hanya aneh dengan kamu, kemarin-kemarin kasar, sekarang sudah lumayan tidak kasar" Jawab Rea asal.


"Jadi kamu ingin saya kasar?" Ucap Nathan tersenyum miring.

__ADS_1


"E-ehhh tidak tidak, jangan!! Aku takut sama kamu.." Cicit Rea di akhir kalimat.


Nathan tertawa kecil.


"Kenapa takut dengan saya? Memangnya saya harimau?" Ucap Nathan dengan terkekeh kecil.


"Iya, lebih dari harimau!" Ketus Rea


Srtttt..


Nathan rem mendadak.


Tubuh Nathan mulai mendekati Rea.


"K-kamu mau ngapain?" Tanya Rea dengan rasa takut.


Semakin dekat..


"J-jangan deketin aku, please" Cicit Rea, matanya sudah tertutup, takut terjadi sesuatu pada dirinya.


Tiba-tiba saja Nathan membuka jas nya dan memakaikannya kepada Rea.


"Tidak usah ge'er, saya nggak nafsu dengan tubuh kamu"


Rea pun membuka matanya, berusaha menetralkan detak jantungnya.


"Apaan sih?!" Ucap Rea, jujur, ia sangat malu saat ini.


"Baju kamu terlalu pendek, kamu mau saya apa-apain, ha?!"


"Emangnya kamu mau apakan aku?" Ucap Rea seperti memancing hawa nafsu Nathan.


"Ck, terserah" Nathan berdecak sebal lalu mengecup pipi Rea singkat, setelah itu ia kembali melajukan mobilnya.


Sementara detak jantung Rea semakin berdetak kencang.


Rea seperti menjadi patung, tubuhnya mendadak kaku akibat serangan mendadak.


Nathan tertawa puas dalam hati karena telah membuat Rea salah tingkah.


"Apa-apaan ini??!! Aku tidak salah tingkah kok!! Aku hanya kaget!! Tapi kenapa jantung aku rasanya ingin lepas???!!" Batin Rea menjerit


Supaya tidak terlihat salah tingkah, Rea pun berinisiatif membuka handphonenya.


Di dalam handphonenya tidak ada game, makanya daritadi ia hanya menggulir aplikasi saja. Detak jantung Rea pun sudah lumayan normal.


Setelah merasa lelah menggulir aplikasi, ia pun tertidur.


Sementara Nathan tersenyum tipis menatap Rea yang tertidur dengan pulas.


"*Tidur saja tetap cantik. E*hh apa sih si Than!! Sadar!!! Saya itu tidak suka dengan bocah SMA!!" Batin Nathan geleng-geleng kepala.

__ADS_1


Mobil pun kembali sunyi..


__ADS_2