
KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹
💐 HAPPY READING 💐
“Kenapa dia tidak membelikanmu mobil yang bagus?” Astrid yang mendengar suara itu langsung mengerutkan kening.
Dan ketika dia berbalik, dia bertemu dengan mata Melvin, dan bahkan wajah itu sudah sangat dekat dengan wajahnya.
“Ini adalah tempat parkiran yang ada di bawah perusahaan Angle Group. Apa yang Tuan Freeman lakukan di sini?” Tanyanya dengan sinis.
Bibir Melvin meringkuk menjadi seringai, “Saya datang ke sini untuk berbicara dengan Tuan Lloyd tentang kolaborasi yang akan kami lakukkan,” jawabnya dengan begitu santai.
“Apakah ada aturan yang mengatakan saya tidak bisa muncul di sini?” Tanya balik.
Astrid menertawakan jawaban Melvin yang terdengar sangat konyol menurutnya. “Grup Freeman berfokus pada penjualan pasar real estat dan konstruksi, Yang tidak ada hubungannya dengan industri hiburan.” Ucapnya mengingatkan Melvin, bahwa ke antara Group Freeman dan juga Grup Angel, tidak saling berkesinambungan.
“Jadi, apakah Anda di sini untuk menjual rumah kepada artis kami?” Tambahnya lagi, untuk memperjelas alasan Melvin yang tiba - tiba saja datang ke sini, apa lagi di jam pulang kantor.
Dia bahkan mengunci mata dengannya, sarkasme dalam tatapannya meledak, tidak kalah mengintimidasi dari pria yang ada di depannya ini.
Melvin disengat oleh tatapan tembusnya. Ekspresinya tiba-tiba berubah menjadi dingin, dan menekan bahunya lalu mendorongnya ke belakang, sehingga punggungnya benar-benar menempel di pintu mobil, dan seluruh tubuhnya dilingkari di tikungan lengannya.
“Apa yang kamu lakukan?” Ke dua Paha Astrid tertahan di lututnya sehingga dia tidak bisa bergerak sama sekali.
Pose ini terlihat sangat aneh Kedekatan dan suasana beruap membuat wajah Astrid memerah tanpa sadar.
Dia berjuang sambil memelototi Melvin dengan kejam. “Melvin, apakah kamu menggunakan nar ko ba ? Kamu terlihat seperti kehilangan semangat.” Matanya tertuju mengintimidasi Melvin seperti melihat mangsa yang tidak taat.
“Ada apa dengan mobil baru ini? Anda memiliki Keith Lloyd sebagai pendukung Anda tetapi sekarang Anda ingin berpura-pura tidak mengejar uangnya dari para pria kaya?” Balas Melvin, tak kalah mengintimidasi dalam kata - kata dan juga tuduhan.
Astrid memutar ke dua matanya malas, mengumpat di dalam hatinya tetapi dia tidak mengatakan apa-apa. “Kamu didesak untuk menceraikanku karena dia, tapi sepertinya dia tidak memperlakukanmu sebaik itu.” Tambahanya lagi, menampilakan sorot Matanya yang penuh dengan sarkasme.
__ADS_1
Kalimat Melvin itu, sontak ingin membuat Astrid ingin tertawa. “Apa semua ini? Apakah pria ini datang ke sini hanya karena dia Pikir alasan mengapa aku menceraikannya adalah untuk bersama Keith, dan sekarang dia datang untuk menanyainya, Konyol sekali, apakah pria ini masih waras?” Keluh Astrid di dalam hatinya.
Lalu dia menatap Melvin dengan tatapannya yang aneh, “Waha Tuan Freeman yang Terhormat, apakah kamu salah paham? Kita bercerai karena kamu tidak mencintaiku, dan aku lelah dan tidak ingin mencoba lagi. Dan perceraian kita tidak ada hubungannya dengan orang lain.” Jawab Astrid, yang sebenarnya juga malas untuk menjelaskan hal yang sebenarnya Melvin sendiri sudah tahu, tapi menolak untuk mengetahuinya.
“Namun -“ kalimanya terhenti, dan mengubah sorot matanya yang dipenuhi dengan provokasi, “Tuan Lloyd memang sempurna! Dia lebih pemarah dari Anda, lebih mampu dari Anda, dan lebih tampan dari Anda! Anda bahkan bukan apa - apa jika di bandingkan dengan jari kakinya.” Tambahnya lagi, membuat urat Vena di dahi Melvin meletus. Dia mencengkeram dagu Astrid dengan sangat keras dan memaksa wanita untuk menatapnya.
“Kamu sengaja memprovokasiku? Apakah karena kamu ingin aku menyetu bu hi mu di sini?”
“Mengapa si brengsek ini marah - marah seperti itu dan beraninya dia mengancamku seperti itu.” Batinya, merasa ancamanan Melvin sangatlah tidak berarti apa - apa untuknya.
Astrid terlihat menarik nafasnya dalam - dalam, lalu menghembuskannya kasar. “Melvin, lepaskan aku! Dan keluar dari jalanku!” Tegasnya, memerintahkan Melvin untuk menyingkir dari tubuhnya.
Tetapi Melvin sama sekali tidak bergerak. Membuat Astrid sangat marah. Bersikap sopan padanya sepertinya sama sekali tidak akan berhasil.
Dia dengan cepat menyerang, berniat menggunakan jujitsu bela dirinya untuk menjatuhkan lawannya secara instan.
Tapi dia tidak menyangka bahwa pihak lain lebih cepat darinya!
Selain itu, kekuatan pihak lain jauh di atasnya, jadi dia tidak bisa membebaskan diri.
“Melvin!” Sentaknya dengan marah.
Astrid benar - benar sangat marah, dengan apa yang di lakukkan oleh Melvin, bahkan seluruh wajahnya sudah sangat merah seperti udang merah.
Melvin mengerutkan bibirnya menjadi seringai, matanya berkilauan dengan kesenangan balas dendam, sepertinya sangat senang melihatnya marah namun tidak berdaya seperti ini.
Ketika dia meniup atasannya, ekspresinya ganas seperti singa kecil, matanya yang cerah dipenuhi dengan sikapnya yang Keras kepala, giginya yang imut menggigit bibir merah ranumnya, begitu cantik dan menggoda.
Melvin mau tidak mau mengingat malam sebelumnya, ketika dia dibius, dan kesurupan, dia melihat matanya, seperti Citra muda bertahun-tahun yang lalu.
Pada saat itu, dia benar-benar dalam ayunan penuh.
__ADS_1
Melihat kembali sekarang, malam itu sangat indah baginya.
Hanya karena memikirkannya, dia merasakan keinginan melonjak di sana.
Astrid segera menyadari tubuh pria itu menekan tubuhnya secara bertahap menegang dan di suatu tempat menjadi lebih panas karena Bendanya menekan perutnya.
"Melvin, you fucking pervert!
Bastard! If you don't let go, l'Il die with
you!"
Dia tersentak kembali ke akal sehatnya dan menyeringai dengan tidak sadar, “Aku belum melakukan apa - apa. Tetapi bukan berarti aku tidak akan melakukkan apa - apa.” Ujar Melvin, dengan begitu santai.
Suasana di antara mereka benar-benar panas dan beruap.
Setelah dia selesai dengan kata-katanya, tatapannya mengarah ke bibir ranum milik Astriddan seluruh tubuhnya tiba-tiba menekan ke bawah. Dan tanpa aba - aba, dia langsung menyerang bibir sexy milik Astrid itu. Menge capnya. Dan bahkan memaksa Astrid untuk membukanya dan memberikan jalan kepadanya.
Astrid masi mengelak dan tidak mau membukanya. Sampai Melvin mencengkram ke dua tangannya dan membuat Astrid meringis kesakitan dan langsung membuka mulutnya itu. Dan kesempatan itu tidak di sia - siakan oleh Melvin. Dia langsung menobrak abrik mulut Astrid bahkan tidak membiarkan wanita itu benafas untuk sesaat.
*To Be Continue. **
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*
*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*
Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘
**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*
__ADS_1
*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*