Married With Bastard Billionaire

Married With Bastard Billionaire
Bukti Perselingkuhan Citra dan Fred


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


💐 HAPPY READING 💐


“Pela cur lebih baik diam ya! Dari pada nanti saya lebih banyak menyebarkan foto - foto Anda menggoda suami orang.” Tegur Jalen, mengingatkan Sheila untuk lebih baik diam dari pasa mengatakan hal yang tak pantas mengenai Adik bosnya.


Fred mengepalkan tangannya dengan kuat, dia menyesali perbuatannya yanh kenapa dirinya harus menurut dengan Melvin untuk permasalahan perpindahan nama di Vila ini.


Coba dia mendengarkan kalimat Citra yang melarangnya waktu itu. Maka hal seperti ini tidak akan pernah terjadi.


“Meskipun Vila ini sudah menjadi milik kalian, tetapi kalau kalian punya attitude dan tata krama, kalian harus menunggu Melvin sebagai pemiliki Vila sebelumnya, meminta izin untuk masuk dan mengambil semua data CCTV yang ada.” Citra akhirnya bersuara, dia menanyakan tentang tata krama yang di miliki Jalen dan anak buahnya.


Namun Jalen hanya tersenyum saja, dan merasa enggan untuk merepon kalimat wanita pelakor di hadapannya ini.


“Tuan, semua rekaman ya sudah kita dapatkan.” Lapor anak buahnya yang tadi dia suruh mengambil semua rekam jejak digital yang mereka lakukkan.


Jalen tersenyum, lalu memasukan hasil rekaman itu ke dalam sebuah plastik. “Jaga baik - baik rekaman itu!” Perintah Jalen dengan serius.


Dan setelah itu, Jalen menatap ke arah anak buahnya yang lain. “Kalian mau terus di sini? Sampai kita usir? Atau mau keluar dengan baik - baik?” Tanya Jalen, dengan menatap ke arah mereka satu persatu.


“Kita akan keluar setelah Melvin datang! Karena ini adalah Vila anak saya, dan kamu tidak berhak untuk mengusir kami!” Jawab Paramita dengan tegas. Masih menolak kenyataan bahwa Vila Mewah yang sejak dulu di tinggalin dengan Putranya, kini menjadi milik wanita murah han seperti Astrid.


Paramita berbicara dengan ekspresi menantang ke arah Jalen, bahkan dia maju dan mendorong tubuh Jalen ke belakang.


Tetapi karena tubuh Jalen lebih kuat, pria itu sama sekali tidak terlihat memundurkan langkahnya. “Apakah Anda sudah bosan melihat dunia ini?” Tanya Jalen, dengan tatapannya yang dingin menatap ke arah Paramita.

__ADS_1


Fred yang melihat hal itu, tentu saja langsung menarik tubuh Ibu dari bosnya ini mundur sedikit. “Kamu! Dan bosmu semua sama! Terlebih lagi dengan adik bosmu itu, yang sudah menjadi seorang jal lang menggoda calon suamiku!” Citra merasa kesal kembali, sebenarnya dia bersuara begini bukan karena keinginan hatinya, melainkam untuk kembali mencari perhatian di depan Paramita agar dirinya yang sudah di usir orang tuanya bisa ikut menumpang tempat tinggal bersama mereka.


Mendengar hal itu, Jalen langsung tertawa mendengarnya. “Jal lang? Kamu pangil Nona kami Jal lang?” Tanyanya pada Citra, dengan gerakan tangannya yang menerima sebuah kertas yang sepertinya sangat penting.


“Kamu itu sebenarnya hanyalah seorang anak haram, bahkan kamu tidak mempunyai ke dudukan apapun, harta? Apa lagi, kamu hanyalah seorang anak haram yang menumpang hidup dengan ibu tirimu, sedangkan ibu kandungmu sudah mati karena HIV.” Timpalnya lagi, membuat Fred yang tidak tahan mendengar penghinaan yang Jalen ucapkan pada Citra.


“Kurang ajar kamu! Berani - beraninya!” Sentaknya, lalu ingin memberikan sebuah pukulan di wajah Jalen.


Namun, pukulan itu tidak sampai di wajah Jalen, karena anak buahnya lebih dulu melindunginya. “Kamu tidak akan bisa menyentuhku, selama masih ada anak buahku yang setia denganku.” Jalen menyombongkan dirinya, di depan orang yang jauh lebih sombong darinya.


Lalu dia menoleh ke arah Paramita dan Sheila. “Astrid Nona saya, memang tidak cocok dengan Putra kalian, secara putra kalian Cocoknya sama seorang anak haram, yang ibunya meninggal karena HIV, apakah kalian tidak mau memeriksanya? Apakah barangnya juga HIV atau tidak? Kalian tidak khawatir, jika Melvin kesayangan kalian bisa mati karena -“


“Tutup mulutmu!” Pekik Fred, yang semakin tidak tahan dengan kalimat Jalen yang merendahkan harkat dan martabat dari Citra.


“Kenapa? Apakah kalimat aku salah? Atau -“ Jalen menahan kalimatnya, lalu tersenyum berjalan mendekat ke arah Fred.


Sontak saja, Citra, Sheila dan Paramita langsung melihat kertas - kertas yang ternyata adalah foto - foto skandalnya dengan Fred.


“Ini, ini -“ Citra terpaku, bibirnya tidak bisa berkata apapun, sampai terlihat Melvin yang baru saja tiba bersamaan dengan Keith masuk dan melihat keadaan yang sudah tidak kondusif.


“Ada apa ini?” Tanya Melvin, dengan rasa penasaraan karena di saat dia masuk, suasana sudah berubah menjadi tegang.


Keith yang juga penasaran, lalu mengambil kertas yang ada di dekat kakinya, “inikan?” Tanyanya, langsung menatap ke arah Jalen sambil tersenyum.


“Iya, benar Tuan, itu adalah Foto - Foto skandal Si Anak Haram dengan Asisten Tak berguna ini.”

__ADS_1


Jawab Jalen, membuat Melvin langsung merampas kertas itu dari tangan Citra.


Hingga ke dua matanya membulat seketika. Di foto itu benar - benar terlihat mereka berdua yang sedang melakukkan morena despacito di dalam ruangan kantornya, di mobil, parkiran, dan bahkan di Vila ini.


“Apa ini?” Melvin mengangkat kertas itu, dan menanyakannya pada Citra dan Fred.


“Tuan itu -“ Fred tidak tahu harus mengatakan apa untuk saat ini.


Sedangkan Citra, malah mendekat ke arah Jalen, “hahahahah Permainan apa ini? Kamu mau ngejebak aku sama Fred? Iya? Licik banget kamu sampai harus mengedit foto seperti ini.” Tuduhnya pada Jalen. Lalu dia kembali menatap ke arah Melvin.


“Vin, percaya sama aku, foto - foto itu adalah editan, dan kamu masa lebih percaya dengan bukti - bukti orang itu di bandingkan aku, gadis yang kamu cintai. Kamu kenal aku sudah lama Vin, tidak mungkin aku mau mengkhianti kamu, apa lagi Fred adalah asisten kepercayaan kamu. Apakah semua ini masuk akal.” Ucapnya, mencoba menghasut Melvin, agar tidak termakan dengan foto - foto skandal miliknya dengan Fred.


“Tuan, Nona Citra benar, Nona Citra adalah gadis baik, dia tidak pernah sedikitpun ada niat untuk mengkhianati Anda, selama hidupnya bukankah Tuan tahu jika dia hanya mencintai Tuan. Dan hanya ingin dengan Anda.” Fred menambahkan kalimat Citra, agar semakin menegaskan jika mereka tidak mempunyai hubungan apapun, dan Citra tidak akan mau menerimanya karena cintanya hanya untuk Melvin seorang.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2