Married With Bastard Billionaire

Married With Bastard Billionaire
Jangan Meremehkan Ku!


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


💐 HAPPY READING 💐


Resepsionis itu kembali mengukur penampilannya lagi, untuk memastikan dia tidak terlihat seperti beberapa Selebritis yang bergantung pada penampilan mereka.


"Bagaimana kamu bisa menjadi klien? Tahukah kamu bahwa Ceo Angle Group kami itu setara dengan nilai ratusan Triliun, Apakah kamu tipe orang yang bisa akur dengannya?" Ucapnya menatap Astrid dengan sinis.


Astrid tertawa mendengar hal itu, Dengan statusnya sekarang, dia yang malah khawatir jika dia jauh lebih kaya dari Ceo Angle Group itu, Dan resepsionis itu bertingkah seperti orang sombong. Dan Untuk karyawan seperti ini, Astrid juga malas berbicara omong kosong dengannya.


Dengan ekspresinya yang serius Astrid menatap wanita itu dengan dingin. “Buat panggilan telepon ke atasanmu, Katakan saja jika saya di sini. Jika Atasanmu tidak menghormati saya atau mengenal saya, maka saya akan menanggung semua konsekuensinya.” Tegasnya, meminta agar wanita Resepsionis itu tidak banyak berbicara padanya.


Awalnya sang Resepsionis ingin terus membalas, tetapi takut dengan tatapan dingin dan tajam dari Astrid dan membuatnya sampai tidak berani mengatakan apa-apa.


“Lakukkan sekarang apa yang aku perintahkan!” Maki Astrid, ketika wanita itu tidak kunjung melakukkan perintahnya.


Mendengar perintah itu lagi wanita Resepsionis itu mendengus sebentar dan langsung memberi tahu atasannya dengan menambahkan propokasi kata, ketika dia melihat dan merasakan jika Astrid terlihat semakin sombong.


Resepsionis juga tidak sabar untuk melihat Astrid yang akan langsung dibuang oleh pihak keamanan perusahaan.


Namun, di detik selanjutnya, Senyumnya itu terlihat berangsur-angsur hilang dari wajahnya, dan dia menatap Astrid dengan penuh rasa khawatir.


Astrid melihat wajahnya dan mungkin juga dia bisa menebak apa yang dikatakan atasan wanita itu di telepon.


Lalu dia Tersenyum dingin, dan kembali bertanya, pada Resepsionis itu. “Jadi? Di lantai berapa?”


“2,,, 27.” Jawab Resepsionis itu dengan gugup. Mendapatkan angka pastinya, akhirnya Astrid mendorong kopernya dan langsung naik lift ke atas tanpa menoleh ke belakang.


Resepsionis menatap punggungnya dan seluruh tubuhnya tercengang.

__ADS_1


“Dari mana asal usulnya wanita ini? Bagaimana dia bisa membuat pak Jalen Mitchell. Asisten khusus Presiden kita berbicara dengan sangat hormat seperti tadi? Mungkinkah, nyonya Presiden? Tidak, dia harus segera menggosipkan berita luar biasa ini kepada grup!” Batinya mulai begejolak dan merasa jika ini akan menjadi berita besar yang akan pecah di kantor mereka.


***


Di lantai paling atas, Astrid sudah jelas sampai ke tujuan. Mendorong pintu kantor presiden, dia melihat seorang pria, yang sedang duduk di sofa ruang tamu bangkit dan berjalan ke arahnya.


Pria itu mengenakan setelan biru, mulia dan elegan. Dia menatap Astrid dengan senyuman seterang bintang dan bulan.


“Astrid, sudah lama sekali. Selamat atas perceraiannya.” Ucap pria itu, ketika dia melihat Astrid masuk ke dalam ruangannya.


“Kakak?” Balas Astrid dan kemudian kendua Matanya langsung memerah dan meneteskan air matanya yang berlinangan


Dia benar – benar dipenuhi dengan kejutan, di juga tidak menyangka bahwa presiden Angle Group saat ini adalah kakak laki-lakinya yaitu Keith Lloyd!


Dia membuang tasnya hampir seketika dan bergegas memeluk kakaknya itu. “Kakak, Apakah kamu merindukanku?” Dia membenamkan kepalanya di dada Keith.


“Mengetahui tentang perceraianmu dari Ayah, menurut kakak itu adalah hal yang baik Astrid, kamu adalah Permata keluarga Lloyd, putri paling cantik di keluarga kita, jadi mengapa aku harus membiarkanmu diintimidasi oleh keluarga Freeman?” Ucapnya yang sebenarnya sangat sedih ketika dia tahu jika adiknya di injak – injak oleh pria yang sangat tidak tahu malu seperti Melvin.


Melihat wajahnya kakaknya yang berbuah menjadi dingin dan marah. Astrid memilih untuk buru-buru mengubah topik pembicaraan.


“Kakak, aku tadi menandatangani kesepakatan dengan Ayah dan dia ingin aku mendapatkan keuntungan Angle Group naik lima poin dari sebelumnya dalam satu tahun! Kakak harus membantuku.” Tungkasnya, lalu Dia mengangkat salah satu tangannya, bergoyang-goyang di depan Keith.


Keith membawanya ke sofa dan duduk sebelum membuka mulutnya, untuk membahasa hal ini. “Lima poin agak sulit bagimu, tetapi Ayah juga memberiku perintah untuk tidak membantumu. Aku hanya bisa bertindak sebagai asisten kamu untuk saat ini,” Balas Keith, yang sudah di beritahu oleh ayahnya, jika kali ini dia harus membiarkan Astrid memegang tanggung jawab penuh di perusahaan, agar anak perempuannya itu tidak selalu mau berbuat seenaknya sendiri.


“Keputusan hanya dapat dibuat oleh kamu,” tambahnya lagi. Dan tentu saja itu membuat wajah kecil Astrid langsung pingsan mendengar kalimat yang di ucapkan oleh kakaknya.


Keith adalah Pria yang mengendalikan setengah saham dari hiburan Industri, dia bahkan dapat membuat seluruh industri bergetar hanya dengan satu kata, dan bisnisnya juga sangat meluas ke luar negeri.


Dia hanya membutuhkan satu panggilan telepon untuk membuat Angle Group, seorang superstar-maker, tumbuh sepuluh poin segera dalam hal pendapatan.

__ADS_1


Keith melihat wajahnya adiknya yang cemberut kesal, lalu tersenyum dan mencubit wajahnya, gemas adiknya itu. “Astrid lebih banyak pengalaman itu baik. Sekarang setelah kamu di sini, saatnya bagiku presiden yang ditunjuk sementara, untuk melepas beban.” Serunya, tersenyum karena akhirnya dia bisa melepaskan perusahaan itu pada adiknya, dan itu akan membuatnya sedikit merasa santai.


“Jangan buru-buru keluar dari kantor sekarang.” Tegas Astrid menghentikan kalimanya.


Keith menatap Astrid bingung, “Mengapa?” Tanyanya.


Astrid membelai dagunya, tampak seperti sedang berpikir keras. Setelah beberapa saat, dia mengedipkan mata pada Keith, “aku punya ide bagus. Kenapa kamu tidak mencoba mendengarkannya?” Tanyanya dengan sedikit menggoda. Keith menatap ekspresi licik dari Astrid yang seperti rubah, dan membuatnya akhirnya mengalah dan mencoba untuk mendengarkannya.


***


Setelah satu jam kemudian, keduanya akhirnya mencapai kesepakatan yang mufakat.


Namun, dalam lima menit, semua karyawan di Angle Group menerima pemberitahuan darurat.


Isinya adalah bahwa perusahaan akan menunjuk direktur misterius baru!


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*

__ADS_1


__ADS_2