Married With Bastard Billionaire

Married With Bastard Billionaire
Hukuman Untuk Keith


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹


💐 HAPPY READING 💐


Setelah mengobrol panjang dengan Astrid tadi, kini Collin berjalan keluar dari kamar adiknya.


“Kenapa kakak menjanjikan sesuatu yang tidak mungkin untuknya?” Suara Keith terdengar, membuat langkah Collin langsung terhenti.


Dia membalikan tubuhnya dan rupanya Keith sejak tadi masih berada di depan pintu kamar Astrid.


Collin tersenyum lalu menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Tenanglah Keith, jangan langsung emosi.” Ujarnya, merasa aura yang menyeramkan keluar dari adiknya.


Keith menghela nafasnya panjang, lalu dia berjalan melewati tubuh kakaknya, mungkin dia ingin sedikit menjauh dari pintu kamar Astrid agar tidak terdengar obrolan mereka.


“Aku tidak tahu apa yang sebenanrnya kakak pikirkan, tetapi aku yakin jika kakak tidak akan semudah itu mengembalikan apa yang sudah kita ambil darinya.” Tambahnya, dan kali ini sampai membuat Collin terdiam.


Dia memejamkan matanya dan memperlihatkan raut wajahnya yang seperti kecewa akan suatu hal.


“Ternyata aku tidak bisa memodohimu.” Ujarnya, seperti sudah ke tangkap basah oleh Keith tentang renacana apa yang di buat untuk Melvin.


Kali ini Keith yang tersenyum, dia sudah sangat hafal jika kakaknya ini memang sering kali terlihat seperti orang bodoh yang gampang mengasihi orang lain, padahal nyatanya dia adalah manusia yang wajib di waspadai.


Karena jika dia tersenyum terus menerus, itu berarti dia sedang menyimpan sesuatu hal yang sangat besar. “Sudah aku tebak,” tandasnya, membuat Collin menggelengkan kepalanya pelan.


“Rupanya kamu tidak bodoh dalam membaca sebuah situasi.” Balas Collin lagi, lalu dia kembali berjalan melewati Keith.


Dia memang tidak mengatakan apapun, tetapi hawanya seperti dia meminta untuk Keith mengikutinya.


“Kalau Papah bertanya masalah ini, jangan sampai kamu memberitahunya! Biar kakak saja yang memberitahu papah tentang rencana kakak ini.” Tegas Collin, lebih dulu memberikan peringatan kepada adiknya yang tidak bisa menjaga rahasia.

__ADS_1


“Tenanglah kak, aku akan menjaga rahasia ini, percaya saja sama aku.” Balasnya dengan yakin.


“Baiklah, kalau sampai kamu bongkar masalah ini, aku mau kamu mendapatkan hukuman dengan mencium Jalen.” Tantang Collin, menjaga - jaga agar adiknya ini tahu konsekuensi kalau dia sampai melanggar perjanjian mereka.


“Baiklah, kakak kenapa tidak percaya sih sama aku!” Keluhnya, karena mendapatkan kakaknya begitu sangat khawatir dengan tingkat kepercayaanya.


“Baiklah.”


“Dasar! Kenapa pria ini tidak langsung terus terang? Kenapa dia memakai teka teki untuk menguji IQ seseorang.” Keith mengeluh dengan sikap kakak pertamanya itu.


Entah bagaimana Mikha bisa bertahan dengan pria yang bahkan sangat tidak peka walaupun di singgung sampai mati.


“Eih, Collin, apakah kamu sudah meminta Astrid untuk memilih pelayannya sendiri?”


Felix yang melihat putranya turun dari tangga itu, langsung menanyainya.


“Astaga, Pah, Collin lupa. Tetapi Astrid sekarang sedang berisitirahat Pah, apakah bisa nanti saja?”


“Lalu, Keith, mengapa wajahmu di tekuk seperti itu? Apakah ada masalah?”


Felix kini mempertanyakan raut wajah anak ke duanya.


Keith berjalan lebih dulu dari Collin, melewati tubuh kakaknya yang masih ingin berdiri di tangga. “Kak Collin akan mengembalikan semua harta Melvin yang sudah kita ambil Pah.” Jawabnya, mengadu tentang apa yang akan di lakukkan oleh Kakaknya.


Collin langsung tersenyuk kikuk, “Sangat - Sangat dapat di percaya.” Batinnya, mengeluh dengan sikap adiknya yang memang tidak bisa menyimpan sebuah rahasia.


Padahal baru beberapa menit yang lalu dia berjanji dan berkalimat seperti dia adalah orang yang selalu menepati janji, tetapi sekarang lihatlah, dia bahkan memberitahu tanpa di tanya dengan detail.


Felix menatap tajam ke arah Collin. “Ikut papah sekarang!” Tegas Felix, sepertinya tidak menerima dengan apa yang mau di lakukkan oleh putra pertamanya.

__ADS_1


“Baik Pah.” Sahutnya masih dengan senyuman manisnya. Mau tidak mau dia berjalan mengikuti papahnya dari belakang.


Lalu dia menoleh ke arah Keith. “Harus mencium Bibir Jalen!” Tegasnya mengingatkan Keith akan janjinya tadi.


“Hhhhhaaaa?” Keith tertegun, dia lupa kalau hukuman untuknya jika membongkar rahasia ini adalah Mencium Jalen.


“Huwaaaaaaaaaaa.” Keith meringis, merasa jijik sendiri dengan apa yang akan dia lakukkan.


Seumur hidupnya belum pernah dia ber ciu man dengan seorang wanita, masa iya First Kissnya harus di ambil oleh Jalen. Membayangkannya saja dia merasa mau muntah apa lagi jika sampai kejadian.


“Keith! Ikut juga!” Perintah Felix, ketika anak ke duanya hanya diam saja dengan ekpresi yang sangat menyedihkan.


“Baiklah.” Sahutnya dengan tubuhnya yang lemas. Collin tertawa dalam hatinya, dia tidak sabar mengambil vidio adiknya melepas keper rawanan bibirnya itu dengan Jalen.


Rasanya dia ingin tertawa terbahak - bahak, dan pastinya dia akan mengumpulkan semua orang untuk mengadakan syukuran untuk lepasnya ke per rawanan bibir itu.


Berbeda dengan Collin yang bahagia membayangkan tentang hal itu, Keith rasanya ingin kabur dan bahkan dia ingin pindah saja ke planet Mars.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2