Memang Jodohku

Memang Jodohku
#20


__ADS_3

Flash back on.


"Selamat ya kak ,sebentar lagi kakak akan segera menikah dengan lelaki pujaan hati kakak."Ucap Lidya memeluk Linda saudari kembarnya.Namun dilihat wajah Linda begitu murung jauh dari kata bahagia.


"Kok kakak kaya gak bahagia sih?Bukannya kakak dan Mas Arman saling mencintai ya.Aku jauh-jauh dari luar negri buat menghadiri pernikahan kalian loh."Ucap manja Lidya ,bukan hanya wajahnya yang sangat mirip tetapi mereka sangat dekat dan saling menyayangi.Lidya memang berkuliah di luar negri karena ingin menggapai cita-citanya.Sedangkan Linda sudah terikat dengan cinta Arman dan memilih berkuliah di dalam negri saja.


Sebenarnya Linda sangat bahagia pernikahannya dengan sang pujaan hati akan segera terlaksana.


Namun entah kenapa ada rasa yang aneh ia rasakan.Seolah ia ingin kebebasan,mengingat jika menikah waktu yang ia punya hanya untuk suaminya.


Linda sedikit merasa aneh .Disaat ia akan menikah kenapa perasaan ingin ada kebebasan muncul.


"Lidya,menurut kamu Mas Arman orang yang seperti apa?"


"Ya mana ku tau.Jika dia bisa membuat kakak jatuh cinta,berarti dia lelaki yang baik pastinya."


"Apakah kamu menyayangiku.?"Tanya Linda menghadap ke Lidya seolah sedang bercermin.


"Hahaha.Kak kamu itu bicara apa?Sudah jelas aku sangat menyayangimu.Bukan hanya wajah kita saja yang sama,kita adalah satu kak.Hidupku hidupmu kak,begitu juga sebaliknya."


"Benarkah...?"Tanya Linda mengerutkan keningnya.Lidya mengangguk nganggukan kepalanya seraya tersenyum pada Linda.


"Kalau begitu jadilah diriku.Dan menikahlah dengan mas Arman."

__ADS_1


"Apa??"Lidya melebarkan matanya tak habis pikir akan ucapan kakaknya.


"Jangan bercanda deh kak."


"Aku serius,Aku mencintai mas Arman tapi aku belum siap untuk menikah.Kamu tau kan menikah itu semua waktu akan aku habiskan di dalam rumah.Dan aku masih ingin bebas dek."Lirih Linda pelan.


"Lalu kenapa kakak setuju menikah dengan mas Arman.?"


"Karena aku gak mau dia kecewa,!"


"Lalu apa bedanya jika mas Arman tau pasti dia akan lebih kecewa kak."


"Maka dari itu mas Arman jangan sampai tahu.Dek wajah kita sangat mirip bahkan akan sangat susah membedakan kita.Kakak akan memberitahu semua kebiasaan kami."


"Maaf kak aku gak bisa.!"


"Tolonglah kak jangan seperti ini."Sambil membangunkan Linda yang terduduk di lantai.


"Kak....Terus apa yang akan kakak lakukan jika aku menggantikan kakak."Tanya Lidya.


"Kakak akan mengantikanmu berkuliah di luar negri."


"Ayolah kak,kakak masih tetap bisa berkuliah walau kakak sudah menikah."Lidya masih mencoba menyadarkan ucapan Linda.

__ADS_1


"Yaudah kalau kamu gak mau gantiin aku.Tapi inget seumur hidup kakak akan membenci kamu."


"Terserah kakak saja...!"Lirih Lidya terpaksa mengiyakan permintaan sang kakak.Lidya memang sering mengalah pada kakak nya.


Linda yang meminta adiknya untuk menggantikan dirinya untuk menikah dengan Arman merasa senang ,ia juga merasa belum siap untuk menikah muda.Lidya memang adiknya Linda hanya saja ia sering mengalah dalam segala hal.Bahkan ia merelakan menikah dengan lelaki yang tidak ia cintai demi membuat kakaknya senang.


"Kamu memang adik kakak yang paling the best."Linda memeluk Lidya seraya menciumi pipi sang adik kiri dan kanan.


"Kak..."


"Hemm..."


"Bagaimana jika mas Arman mengetahui kalau aku bukan kakak."Tanya Lidya


"Kamu tenang aja,Kakak akan kasih tau kebiasaan apa saja yang sering kita lakukan.Kamu cukup berpura-pura jadi aku saja."


"Lalu bagaimana jika akhirnya aku jatuh cinta sama mas Arman.Apa kakak akan merebut dia sama seperti kakak memberikan dia padaku."Ucap Lidya dengan mata yang berkaca-kaca.


"Dek kalau sampai kamu jatuh cinta sama mas Arman.Kakak gak akan merebut dia dari kamu,bukan kakak tidak mencintai mas Arman hanya saja untuk menjalin rumah tangga harus memiliki mental yang kuat.Kakak rasa mental kakak belum siap untuk berumah tangga."Linda memeluk adiknya.


Flasback off


.

__ADS_1


.


.Bersambung


__ADS_2