Memang Jodohku

Memang Jodohku
#33 Kedatangan Anggota Baru


__ADS_3

Setelah 30 menit berlalu akhirnya dokterpun keluar dari ruangan UGD.


Arman yang sedang duduk di ruang tunggu pun segera menghampiri Dokter,


"Dok bagaimana istri saya?"tanya Arman


"Istri anda baik-baik saja, usahakan jangan terlalu banyak pikiran. Dikehamilan yang masih muda memang sangat rentan sekali. Anda bisa menemuinya sekarang istri anda sudah sadarkan diri didalam." Tutur Dokter


Hening seketika...!!!


Hingga Arman tak menyadari kepergian Dokter di hadapannya.


Arman sadar dari keterkejutannya kemudian berlari menuju ruangan dimana Rahma dirawat.


Rahma tersenyum lebar melihat suaminya datang, Arman langsung membawa tubuh Rahma dalam dekapannya dan menghujani ciuman di kepala hingga ke wajahnya.


"Mas,, aku hamil." tak terasa cairan bening keluar begitu saja dari matanya. Arman menatap mata Rahma dan mengusap lembut pipinya kemudian mencium sekilas bibir Rahma dan tersenyu.


"Terima kasih Rahma kau memang sumber kebahagiaanku." Memeluk Rahma kembali.


KREEEEEK,! Suara pintu terbuka.


Benar itu adalah pak Kamal dan bu Laksmi.


"Rahma sakit apa sebenarnya Arman.?"Tanya Bu Laksmi penasaran.


sebelum menjawab Arman tersenyum lebar seraya menundukan kepalanya mendekat pada perut Rahma yang masih datar dan menciumnya.

__ADS_1


"Kita akan kedatangan anggota keluarga baru Bu."


Bu Laksmi mengerutkan keningnya bingung.


"Bu Rahma hamil, aku akan punya anak lagi."


"Alhamdulilah ya Allah, Pak kita akan punya cucu lagi pak." Ucap Bu Laksmi yang sangat antusias mendengar kehamilan Rahma.


Langsung memeluk dan mencium pipi menantunya karena saking senangnya.


Rahma sangat bahagia ternyata kehamilannya ini bisa membuat mertuanya sangat bahagia dan tak terkecuali Arman juga sangat bahagia akan menjadi ayah dari dua anak.


Karena malam sudah larut Rahma terpaksa harus di rawat inap sampai besok pagi. Tak tanggung tanggung pak Kamal memesan kamar VIP untuk Rahma, memang sangat berlebihan menurut Rahma tapi dia tidak visa menolak perintah sang mertua.


***


Linda sedang berdiri di tempat administrasi rumah sakit melihat Rahma yang di gandeng oleh Bu Laksmi merasa geram.


Siaalll,,!!!! kenapa Bu Laksmi sangat baik terhadap Rahma. Seharusya dia kan marah dan mengusir Rahma dalam kehidupan Arman.


Tak lama kemudian Arman datang ke tempat Administrasi untuk membayar biaya perawatan Rahma tadi malam dan tak menyangka disitu ada Linda yang berpapasan dengan dirinya.


"Hay mas, kok kamu ada di rumah sakit memangnya siapa yang sakit??"


"Bukan urusanmu .!" Jawab Arman datar.


"Baiklah aku tak akan memaksa jika kau tak mau memberi tau. Aku pergi dulu." Ucap Linda sambil menyentuh lrngan Arman dan berlalu pergi.

__ADS_1


Setelah selesai membayar semua biaya perawatan Rahma, Arman langsung pergi dari sana. Linda yang sedari tadi bersembunyi akhirnya keluar dan menanyai pihak rumah sakit.


"Maaf bu tuan yang tadi disini membayar perawatan atas nama pasien siapa.?"


"Sebentar ya bu saya lihat dulu. Tuan Arman ya bu ( Linda mengangguk) atas nama nyonya Rahma bu."


"Memangnya dia sakit apa.?"


"Bu Rahma tidak sakit tapi disini dia sedang hamil."


Linda tercengang mendengar kabar itu, hingga mulutnya menganga.


Bagaimana ini Rahma benar benar sangat licik, ia hamil jadi pak Kamal dan bu Laksmi menyayangi dia. Awas saja kau Rahma aku akan mengakhiri semua kelicikan dan kebusukanmu itu. Dasar wanita penipu mata duitan.


Dengan tampang yang sangat marah Linda pergi dari rumah sakit.


.


.


.


.


.Bersambung.


Maaf ya kalo up nya lama, karena kehidupan nyataku sangat lebih menyedihkan dari Rahma hiks hiks hiks.

__ADS_1


Happy reading gays....


__ADS_2