
Setelah selesai makan malam Rahma segera pergi ke kamar Kevin dan menidurkannya.Sementara Arman menunggu Rahma di kamarnya sambil bersandar dan melamun,
22:30 Arman melihat jam.Kenapa Rahma belum juga datang ke kamar?
Apa Kevin belum tidur?
Kemudian Arman beranjak dari kasurnya dan menyusul Rahma ke kamar Kevin.
KREEEEEKKKK.Suara pintu terbuka.
Arman menghampiri Rahma namun yang ia lihat Rahma sudah tertidur pulas memeluk putranya.
Arman cukup lama memandangi wajah istrinya.
Deggg.
kenapa jantungnya berdebar seperti ini?Apa yang salah.
Ternyata dilihat sedang tidur dia sangat cantik.
Dan juga dia wanita yang sangat sabar.Batin Arman.
Kemudian Arman mendekatkan wajahnya dan mencium kening Rahma.
Rahma yang merasa ada benda dingin menempel di keningnya pun membuka matanya dan menguceknya hingga mendapatkan keasadarannya kembali.
"Hemmm.Mas maaf aku ketiduran disini."Buru-buru Rahma bangun dan duduk.
"Aku mau bicara.!"
Arman menuntun sebelah tangan Rahma pergi ke kamarnya.Rahma hanya menurut mengikuti suaminya.
Rahma memang wanita yang cukup sabar dan jarang marah.
"Mas mau bicara apa?"
"Maaf...!!"
"Untuk...???"
"Aku tau kamu marah,Kevin tadi cerita ke aku.Katanya kalian lihat Lidya lagi peluk aku."
Aku emang sedikit kesal melihat ada wanita memelukmu.Tapi rasanya aku belum pantas untuk cemburu padamu.Tapi apa mas Arman mengira aku cemburu ya.
"Oh itu Eh-m."Rahma gelagapan salah tingkah.Belum sempat melanjutkan omongannya tapi Ia di kagetkan oleh Arman yang tiba-tiba memeluknya.
__ADS_1
"Maaf ya aku gak ada maksud untuk bohong sama kamu."Dan di balas pelukannya oleh Rahma.
"Iya mas aku ngerti,mungkin kamu punya masa lalu yang belum kamu selesaikan.Tapi...."Rahma memotong pembicaraannya hingga Arman melepas pelukannya.
"Tapi apa?"
"Aku gak suka liat ada yang peluk kamu."Rahma menunduk malu akan ucapannya sendiri.
"Kamu beneran cemburu.?"
"Apaan sih.kenapa masih ditanya,bikin aku tambah malu tau gak"Arman terkekeh melihat wajah Rahma.
"Kamu cantik." Bisik Arman.
Geg...deg...deg.
apa apaan ini.kenapa dengan jantung aku.Wajah Rahma masih melongo dan bergeming seperti nyawanya telah keluar dari tubuhnya.
"Kok tegang gitu."
Rahma hanya mengaruk tengkuknya yang tak gatal dengan senyum simpulnya.
"Aku cinta sama kamu,apapun yang terjadi jangan pernah tinggalin aku."Arman mengecup kilas bibir Rahma.
Rahma menganga mendengar pernyataan cinta Arman.sambil menepuk nepuk kedua pipinya.
Rahma bangun.Batin Rahma
Jika saja itu bom mungkin jantung Rahma sudah meledak saat ini juga.Mendapat pujian dan pernyataan cinta bersamaan,belum pernah Arman memuji kecantikan Rahma ya baru kali ini ia mendengarnya.
"Jangan bengong gitu dong.Jawab ke jangan bikin aku nyesel udah nyatain perasaan aku ke kamu."
"Ya ampun mas kamu cuma pura-pura."
"Siapa yang pura-pura.?"Arman Mengernyitkan dahinya.
"Itu tadi kok kamu bilang nyesel gitu.Kalo gak iklas jangan mas,bikin aku baper aja."Arman hanya terkekeh dan mencubit hidung Rahma yang sedikit pesek itu.
"Bercanda sayang,lagian kamu bengong mulu.Emang gak denger apa aku ngomong tadi."
Tunggu dia bilang apa tadi sayang.
"Lagian gak biasanya kan kamu bilang aku cantik,baru kali ini.Jadi aku sedikit syok mas."
Hahahahaha.Arman tertawa
__ADS_1
"Kok kamu ketawa sih."sedikit cemberut.
"Iya emang kamu cantik walaupun sedikit pesek."Goda Arman
"Apa pesek.??"
Ternyata mas Arman punya sikap yang humoris juga.aku kira dia alien ternyata dia manusia juga.batin Rahma
"Gimana,,,?"Tanya Arman.
"Gimana apanya mas..?"Jawab Rahma bingung.
"Ih kamu mah gak nyambung,aku kan udah nyatain cinta aku ke kamu.Jawab dong kamu punya perasaan yang sama gak kaya aku?
Rahma tersipu malu dan menganggukan kepalnya.
"Mas aku juga sama cinta sama kamu,"lirihnya pelan.
"Sejak kapan...?"Tanya Arman seraya menyelipkan rambut Rahma kebelakang telinganya.
"Sejak aku menikah sama kamu mas."
"Sudah selama itu."Tanya Arman meledek.
"Kalau mas sejak kapan."
"Sejak tadi saat aku memperhatikanmu tidur."
Ya ampun dia jatuh cinta padaku baru sebentar.sedangkan aku jujur sudah lama mencintainya.
"Massss."
"hemmm iya sayang."
"Mas kok aku geli ya di panggil sayang kaya gini."
"Kok gitu,yaudah aku panggila kamu pesek aja biar kamu gak geli."
"Maaasss.!!!"Teriak Rahma sambil memukul mukul lengannya Arman dengan gemas.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung....