Memang Jodohku

Memang Jodohku
#24


__ADS_3

"Aku gak mau ada kesalah pahaman.Jadi aku mau cerita sama kamu."Ucap Arman menggenggam tangan istrinya.


"Ya aku mau dengerin cerita kamu.Silahkan!"


"Kamu tau kan Linda.?"Tanya Arman dan Rahma menganggukan kepalanya.


"Ternyata dia bukan Linda.!"


Rahma mengernyitkan keningnya kebingungan.


"Maksudnya gimana mas.Aku gak ngerti.!"


"Jadi yang menikah dengan aku bukan Linda melainkan Lidya."


Arman mulai menceritakan kepada Rahma kenapa dan bagaimana wanita yang menikah dengan dirinya dan bisa tertukar untuk menikah.Rahma tertegun tidak percaya ,jadi wanita yang suaminya cintai padahal masih ada di muka bumi ini.


Rahma mulai berfikir kata cinta dari suaminya.Apakah benar mas Arman mencintai dirinya.


Lalu bagaimana wanita itu bisa meninggalkan calon suaminya bukankah berarti Linda tidak mencintai Arman.Seharusnya jika saling mencintai bahkan pernikahan sudah didepan mata,harusnya Linda bahagia bukan memberikan calon suaminya pada saudara kembarnya.


"Sayang,,,menurut kamu apa perlu aku ceritakan kejadian ini pada keluarga."Tanya Arman seraya merapihkan anak rambut Rahma yang sedikit berantakan.


Rahma berfikir sebentar.

__ADS_1


"Sepertinya gak usah mas.Biarkan saja,aku gak mau keluarga sedih."Rahma menyentuh pipi suaminya.


"Terus kalo masalah Kevin adalah anak kita bagaimana?"


Anak kita.iya anak kita memang benar Kevin anak kita,tapi mendengar ini langsung dari mulutmu rasanya kenapa begitu damai.Batin Rahma


"Apa kamu yakin mas,lalu bagaimana Ayah dan ibu kamu.Mereka pasti akan sangat kecewa terhadap kita."


"Tapi keluarga Linda akan membawa Kevin.Mereka taunya kalo Kevin anaknya Linda,eh Lidya.Ketakutanku semakin bertambah setelah mendengar Lidya adalah Linda"


Rahma merasa sedih mengingat semua orang mengira bahwa Kevin adalah anak Arman dan Linda.Kenapa hatinya begitu egois bukankah ia sudah tau bahwa dari dulu memang seperti ini.


"Apa mas yakin Ayah dan Ibu akan menerima aku.Jika tau Kevin adalah anakku ,secara tidak langsung mereka akan menganggap aku seperti menjual anakku."


"Jangan berkata seperti itu.Justru aku berterima kasih padamu."


"Aku bingung mas."Rahma menyenderkan kepalanya pada bahu Arman dan rasanya kenapa senyaman ini.Masih tidak percaya lelaki setampan ini adalah suaminya yang baru saja mengucapkan cinta padanya.


"Baiklah biarkan dulu semuanya seperti ini.Aku akan pelan-pelan bicara pada Ayah dan Ibu jika waktunya sudah tepat."Arman mencium pucuk kepala Rahma.


****


Sudah beberapa hari dari kejadian Linda menemui Arman.

__ADS_1


Kedua orang tua Linda datang kekediaman Arman dan Rahma.Sahari sebelumnya mereka telah berkunjung terlebih dahulu ke kediaman Pak Kamal.


"Hay Kevin sayang,sini sama oma."Panggil bu Dian.Kevin hanya menurut dan menghampiri omanya.


Dian kemudian memangku Kevin dan menciumi pipi bocah itu.


"Jadi Ibu dan Bapak mau membawa Kevin hanya 1 minggu kan."Ucap Arman sedikit tidak suka.


"Kita juga kan Oma sama Opa nya Kevin,Masa membatasi seperti ini.!"Jawab pak Anto Opa nya Kevin.


"Bukan seperti itu,Kevin itu anak ku pak.!"Sedikit tegas.


Pak Anto dan Bu Dian sedikit terkekeh mereka sangat mengenal sifat Arman.


"Loh kamu lupa ya nak.Kevin juga kan anak nya Linda anak kami."Masih tersenyum.


Rahma sudah melihat ketidaksukaan di wajah Arman seolah ia tau apa yang akan Arman katakan.Rahma langsung mengusap lengan Arman dan Arman hanya diam.


"Pak,,,buk saya memang ibu tirinya Kevin tapi saya sangat menyayangi Kevin seperti anak kandung saya sendiri.Saya nitip Kevin selama 1 minggu ini ya"


Setelah berbicara panjang lebar dan Rahma berhasil membujuk Kevin yang sempat menolak untuk pergi bersama mereka,akhirnya mereka pergi bersama Kevin meninggalkan rumah Arman.


Terlihat gurat kesedihan di wajah Arman,Kevin harus dibawa oleh orang asing dan ia tidak bisa melakukan apa-apa.Walau hanya seminggu.

__ADS_1


__ADS_2