
Malam hari ketika Arman pulang bekerja,Rahma segera menyambutnya dengan hangat.
"Ibu dan Ayah kemana..?kenapa Sangat sepi.?"tanya Arman
"Oh Ibu dan Ayah pergi ke kota YK,katanya ada keperluan penting yg harus mereka urus disana.Kevin juga ikut dan mbok Darmi sama yg Lainnya juga ikut."Ucap Rahma melangkah ke arah Arman dan mau membantu melepaskan Dasi yg masih terpasang si leher Arman.
Namun Arman menepis tangan Rahma.
"Gak usah pegang-pegang"Beradu tatap dengan Rahma.
"Mas kamu ini anggap aku apa?Apa aku telah dinikahi oleh batu berwujud manusia.?Kamu yg mau nikahin aku bukan aku yg minta dinikahi sama kamu.."
"Maaf aku blm bisa membuka hati aku untuk mencintai wanita lain."Jawab Arman.
"itu alasan konyol mas,meskipun kamu tidak mencintai aku tapi setidaknya hargai aku mas."ucap Rahma kesal
"Kalau begitu oke ternyata semuanya harus berakhir sekarang."lanjut Rahma Apa berakhir bahkan belum sempat dimulai harus berakhir seperti ini.
Arman sangat geram akan ucapan Rahma ia meraih tangan Rahma dan meremas nya kasar.
"Apa maksud kamu..!!"sentak Arman
"Ia bener mas aku udah gak mau jadi boneka berkedok istri kamu..!!Aku minta CERAI..!!!"walaupun Rahma meringis kesakitan Ia tetap melawan perkataan Arman.
__ADS_1
Arman merasa bingung harus menjawab apa di satu sisi ia masih terobsesi Linda di sisi Lain ia sudah memiliki istri yang harus ia cintai.
Arman mengacak rambutnya kasar dan berlalu meninggalkan Rahma sendiri di dalam kamar.
Rahma masih terduduk memeluk lututnya dan menundukan kepalanya, hanya isakan tangis yang terdengar dalam kamar itu.
Arman yg tengah duduk di ruang tengah seraya menghisap rokoknya yg tinggal setengah itu,menoleh ke arah Rahma yg berjalan melewati dirinya tanpa menyapa.
Rahma sudah bersiap siap untuk pulang ke rumah ibunya di pegang nya koper besar berisikan pakainnya.
"Mau kemana,,?"
Rahma menghentikan langkahnya.
"ish"berdecak kesal tersenyum sinis pada Rahma.
"Memang nya kamu siapa,,? Kamu bukan ibunya Kevin..!!"Tegas Arman meledek.
"Kevin anak aku mas,,,!!"Teriak Rahma.
Arman melohok mendengar pernyataan Rahma.
"Kevin anak aku dan Linda.!!!"Bentak Arman menggebrak meja.
__ADS_1
"Mungkin kamu melupakan sesuatu mas,!"Rahma berlalu meninggalkan Arman yang masih mematung berdiri.
Arman terbawa dalam piikirannya.
Apa yg dia katakan..
Apakah dia wanita yg di maksud oleh Linda.
flashback on.
Rahma membereskan kamarnya menyapu dan membenahi semua yg terlihat berantakan.Namun tak sengaja ia membuka koper yg berda di lemari bawahnya.Rahma mulai membuka koper itu isinya hanya baju baju milik mendiang Linda.
Kemudian ia menemukan ada selembar kertas di tengah tumpukan baju itu.
Di dalam koper baju kenapa ada selembar kertas bermatrai pula.
Rahma membaca kertas tersebut sontak matanya pun terbelalak kaget tak tahan air matanya mengalir dengan sendirinya.
Ternyata kertas itu berisi tulisan perjanjian antara Rahma dan Linda.Di surat itu pun ada tanda tangan miliknya,jumlah uang yg Linda berikan semuanya tertulis dalam kertas itu.
Tangisan Rahma pecah mengetahui kalau Kevin adalah putranya yg diberikan pada Linda.
"Kevin...Anak Mamah.!"masih menangis dalam lamunan nya.
__ADS_1
flashback off