Memang Jodohku

Memang Jodohku
#32 Meluruskan Masalah


__ADS_3

Malam harinya Pak Kamal dan istrinya pergi ke rumah Arman, untuk meminta penjelasan maksud dari surat perjanjian tersebut.


Rahma dan Arman sempat bingung akan kedatangan kedua orang tuanya karena tak biasanya mereka datang secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Setelah menyalami kedua orang tuanya Arman langsung duduk disofa sambil tersenyum, namun tak mendapat balasan senyuman dari pak Kamal dan bu Laksmi.


"Yah bu tumben malem-malem kesini.?"Suara Arman menyapa.


Namun bukan mendapat balasan ucapan juga malah memberikan kertas putih pada Arman, Arman pun menerimanya dan membacanya. Wajah Arman berubah panik dan juga sangat terkejut.


"Bisa kamu jelaskan ini.!"


Rahma sangat bingung kenapa wajah suaminya berubah jadi sangat panik. Ia mulai berfikir surat apa yang di baca mas Armam hingga membuat dirinya jadi panik seperti itu.


"Ayah dapet surat ini dari mana.?" Tanya Arman.


"Kemarin Lidya yang memberikan ini pada kami." Jawab Pak kamal jujur, ia memang tak pernah berbohong demi meluruskan masalah.


"Apa Lidya...?"Sentak Arman bingung. Rahma mencoba mengambil surat itu fi tangan Arman dan membacanya. Rahma menangis lirih tak menyangka kalo mertuanya harus mengetahui ini dari orang lain dan bukan darinya.


"Ayah Ibu maafin Rahma.!" suara Rahma dengan isak tangisnya.


"Tidak disini Rahma gak salah Yah Bu, Rahma adalah korban. Seharusnya kita berterima kasih sama Rahma karena telah memberikan kebahagia untuk keluarga kita, Kevin adalah hadiah terindah yang Tuhan berikan untuk keluarga kita."Arman mengelak perkataan Rahma.

__ADS_1


Namun diluar dugaan Rahma dan Arman, Bu Laksmi menghampiri Rahma dan memeluknya tak henti pula ia ikut menangis.


"Rahma maafkan Arman dan almarhumah Linda ya. Kalo saja ibu tau kamu ibu kandungnya Kevin pasti ibu gak akan membiarkan kamu jauh dari putra kamu." Tangis mereka berdua pun pecah.


"Mas Arman dan Bu Linda gak salah bu. Ini sudah takdir bu memang harus seperti ini." lirih Rahma.


Diluar dugaan Rahma dan Arman ternyata orang tua mereka malah mengasihani Rahma bukan menyalahkannya. Pak Kamal memang kepala keluarga yang sangat bijak dia tidak pernah melihat masalah dari sisi negative. Semua masalah selalu di selesaikan dengan damai.


Setelah mengetahui bahwa Rahma adalah ibu kandung dari cucunya, Pak Kamal dan bu Laksmi jadi sangat menyayangi menantunya itu.


"Ibu gak nyangka, ternyata kalian berjodoh dan membesarkan anak kalian bersama. Terima kasih ya Allah telah memberi kebahagiaan di dalam keluarga kami."


Bruuukkk.


Rahma pingsan.


"Rahma."Suara Arman , Pak Kamal dan bu Laksmi bebarengan. Dengan sigap Arman membopong tubuh Rahma.


"Langsung bawa ke rumah sakit aja. Ibu takut Rahma kenapa napa."Ucap bu Laksmi panik.


Arman langsung membawa Rahma kedalam mobil miliknya. Pak Kamal dan bu Laksmi pun ikut Arman ke rumah sakit, sebelum berangkat ke rumah sakit bu Laksmi menitipkan Kevin kepada pembantu yang ada di rumah untuk menjaga Kevin selama mereka pergi.

__ADS_1


Bu Laksmi duduk di belakang menemani Rahma dan masih mencoba membangunkan menantunya itu. Namun entah kenapa Rahma tak kunjung bangun juga.


Sesampainya di rumah sakit Armam segera menempatkan Rahma pada blangkar rumah sakit dan membawanya ke UGD.


"Dok tolong istri saya tadi dia tiba-tiba pingsan dan belum juga sadarka diri bahkan sudah lebih dari satu jam. saya takut istri saya kenapa-kenapa."Tutur Arman pada dokter.


"Baik pak sebaiknya bapak tenang dulu. Biarkan kami memeriksa istri bapak terlebih dahulu."


.


.


.


.


.


Bersambung....


Maaf ya banyak typo. Love you muaccch

__ADS_1


__ADS_2