Membongkar Rahasia Sang Ayah

Membongkar Rahasia Sang Ayah
Ngidam


__ADS_3

Note: Kali ini cerita lebih berfokus ke Ayah-Puji dan Ibu-Nuri.


Disisi lain Ayah kerepotan karna Ibu sedang ngidam.


"Ayo dong Yah, katanya mau bikin Nasi Goreng pake, Pecel Lele, sama Botok." Ucap Ibu dengan nada manja.


"Tapi Bu itu kebanyakan, Ayah nggak bisa masak beberapa makanan itu kecuali Nasi Goreng." Ucap Ayah sambil menjelaskan ke Istrinya tersebut.


"Ohhh...jadi Ayah nggak mau nurutin Ibu nih?." Tanya Ibu dengan mata yang sudah berkaca - kaca.


"Bukan gitu Bu. Nanti kalau nggak enak bagaimana?." Ujar Ayah.


"Nggak papa Yah. Asal itu buatan tangan Ayah pasti enak kok, ini jugakan kemauan si Dedek Bayi Yah." Ucap Ibu.


"Huffftt...yaudah Ayah bikinin dulu, tapi Ibu tunggu disini ya." Ucap Ayah.


"Beres Yah." Ucap Ibu.


'Ada - ada saja kemauan Ibu hamil yang lagi ngidam.' Batin Ayah sambil berjalan menuju dapur untuk menyiapkan makanan.


Beberapa saat kemudian makanan yang dipesan sang Istri sudah siap.


Dengan keadaan dapur seperti kapal pecah, 3 jenis hidangan yang bentuk nya tidak jelas sudah terhidang.


Sang Suami sebenarnya tidak mau sang Istri memakan hidangan tersebut.


Tapi mau bagaimana lagi, sang Istri meminta ketiga hidangan tersebut dari sang Suami dengan mata yang sudah berkaca - kaca.


Dan luar biasa, sang Istri memakan dengan lahap hidangan yang disiapkan sang Suami. Yang bahkan sang Suami tidak yakin akan rasa makasan tersebut.


"Bu, emang enak ya?." Tanya Ayah dengan nada ragu - ragu.


"Enak Yah. Emang Ayah mau?, kalo mau ya bikin sendiri sana. Ini milik Ibu." Ucap Ibu disela - sela makannya yang lahap.


"Eee...Ibu yakin?." Ucap Ayah dengan sedikit ketakutan.


Bagaimana tidak, sang Istri memasakan masakannya dengan lahap bak Singa kelaparan.


"Iya Yah, Ibu yakin. Udah deh Ayah nih bawel banget sih." Ujar Ibu dengan nada sebal.


Mendengar hal itu, sontak membuat mata sang Suami membulat bak bola karna shock setelah mendengar penuturan sang Istri.


"Iya deh Ayah diem." Ucap Ayah.


"Nah gitu kek dari tadi. Jadi Cowok kok bawel banget kayak Cewek." Ucap Ibu.


...'Nanti diem terus malah dikira dingin, hufftt.' Batin Ayah sambil menghembuskan napas pelan....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


🌒Malam Hari pun tiba🌒


Author POV


Seperti biasa Ibu menyiapkan makanan untuk Anak dan Suaminya.


Tapi kali ini sang Suami-Puji dan sang Anak-Bagas terkejut bukan main setelah melihat sang Istri/Ibu mengambil makanan dengan porsi yang bukan main - main.


"Yah ini Ibu yakin ya bisa ngabisin semua ini?, Ngeliat ini aja Bagas udah nggak napsu makan." Ucap Bagas sambil berbisik ke arah sang Ayah.

__ADS_1


"Ayah juga nggak tau Nak, Ayah sendiri aja ragu kalau Ibu bisa abis." Ucap Ayah yang juga sambil berbisik kearah sang Anak.


"Kalian kenapa bisik - bisik gitu?." Ucap Ibu.


"Eh enggak ada apa - apa Bu. Ya kan Nak?." Ucap Ayah sambil melihat kearah sang Anak.


"Iya Yah, enggak ada apa - apa kok Bu. Udah Ibu makan aja." Ucap Bagas.


"Beneran nggak ada apa - apa?." Tanya Ibu dengan nada curiga dan was - was.


Bagas dan Ayah mengangguk secara bersama - sama.


"Yaudah Ibu makan dulu." Ucap Ibu setelah berdoa dan langsung menyantap makanan yang sudah di depannya tersebut.


Dan tentunya dengan porsi yang bukan main - main.


Ibu memakan semua hidangan yang tersedia dengan lahap sekali.


Bagas dan Ayah yang melihat hal tersebut cuman menggeleng kan kepala karna tak percaya.


Bagas cuman makan 1 porsi saja sudah kenyang. Begitu juga dengan sang Ayah.


"Yah makanan yang Ibu makan tadi udah habis?." Tanya Bagas karna masih tak percaya dengan n*psu makan sang Ibu yang bisa dibilang luar biasa.


"Kayaknya sih habis Nak." Ucap sang Ayah dengan nada yang juga tak percaya.


Karna pasalnya sang Istri/Ibu itu hanya mengambil 1 porsi itupun kecil.


Author POV Off.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Lanjut waktu akan tidur. DiKamar sang Ayah, Ayah dan Ibu sedang bersiap - siap untuk tidur mengingat Hari sudah akan masuk tengah Malam.


*Coba kalian tebak itu apa?🙈.


"Yah Ibu pengen." Ucap Ibu dengan manja dan bergelayutan di lengan sang Suami.


"Pengen apa Bu?." Tanya Ayah dengan nada bingung.


"Ih Ayah mah nggak peka. Ibu itu pengen dikasih nafkah batin sama Ayah." Ucap Ibu sebal karna sang Suami tidak peka.


"Ibu yakin?." Tanya Ayah dengan nada menggoda.


"Ih Ayah, Ibu mah serius. Bentar Ibu ke Kamar mandi dulu mau ganti seragam." Ucap Ibu sambil berjalan menuju Kamar mandi.


"Seraga apa Bu?." Tanya Ayah dengan keadaan celana sudah sesak.


"Seragam Malam dong Yah." Ucap Ibu dengan nada menggoda.


Selang beberapa saat Ibu keluar dari Kamar mandi.


Ayah yang awalnya acuh tak acuh dan masih memainkan ponsel nya sontak menatap kearah Kamar mandi.


Karna aroma harum yang ditimbulkan oleh tubuh sang Istri membuat Puji selaku Suami langsung menatap sang Istri dengan tatapan kagum.


Hal itu membuat sang Suami menelan salivanya dengan susah payah karna melihat penampilan sang Istri yang membuat sesuatu didalam celananya semakin sesak.


Sang Istri berjalan menuju kearah sang Suami dan mulai berbisik menggoda.

__ADS_1


"Kau siap sayang?." Ujar Ibu disamping telinga sang Istri.


Glek hal itu membuat sang Suami menelan salivanya dengan susah payah lagi.


Karna hal ini membuatnya kembali mengingat tentang dirinya yang menggoda sang Istri waktu honeymoon kemarin.


sang Istri mendorong tubuh Ayah supaya jatuh di kasur dan Ibu menindih Ayah dari atas.


"Kali ini Ibu yang mimpin ya Yah." Ujar Ibu yang masih dengan nada menggoda.


Sang Suami seolah terhipnotis oleh sang Istri dan hanya mengangguk patuh.


D*s*h*n memenuhi ruangan Kamar. Dan Ibu benar - benar luar biasa menurut Ayah karna Ibu membuat Ayah puas dengan pelayanan yang diberikan sang Istri.


Tepat setelah pelepasan yang entah sudah tak terhitung, kedua pasangan tersebut ambruk kesamping dan peluh memenuhi kedua tubuh pasangan yang habis berhubungan badan tersebut.


"Huh...huh Yah gimana puas nggak sama pelayanan Ibu." Ucap Ibu yang masih ngos - ngos'an dengan peluh yang masih di tubuhnya.


"Huh...huh puas banget Bu huh." Ucap Ayah yang juga masih ngos - ngos'an sambil memeluk tubuh sang Istri dari depan.


"Makasih ya Bu udah bikin Ayah puas." Tutur Ayah sambil mencium puncak kepala sang Istri.


"Sama - sama Yah. Ibu juga seneng bisa membuat Ayah puas, ini juga usaha Ibu biar Ayah nggak berpaling dari Ibu dan meninggalkan Ibu serta Bagas demi Wanita lain. Ibu nggak rela Yah." Ucap Ibu sambil menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang Suami.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan Paginya datang seorang Wanita paruh baya ke kediaman Aditara.


Ting tong...suara bell pintu dibunyikan dan Keluarga Aditara mendengar bell itu.


"Gas coba kamu cek diluar ada siapa." Titah Ayah.


"Siap Yah." Ucap Bagas yang langsung pergi keluar Rumah untuk mengecek siapa yang datang.


Dan betapa terkejutnya Bagas dengan kedatangan seorang Wanita paruh baya tepat berdiri di depan Rumahnya.


"Halo Nak." Ucap Wanita Tua tersebut


Bersambung..


Gimana kalian pernasaran siapa Wanita paruh baya yang datang di kediaman Aditara?.


Mangkanya pantengin terus cerita ini ya teman - teman.


.


.


.


.


.


...Ini juga tadi jadwal up hari ini harusnya jam 8 malam tapi mundur entah jadi jam berapa🙏🙏...


...Sekali lagi mohon maaf yang sebesar - besarnya karna belum menyediakan adegan +21 karna sekali lagi dihimbau ini bukan novel +21....


...Dan juga Author minta maaf karna udah beberapa hari nggak up episode. Soalnya kuota Author habis dan baru sanggup beli sekarang😭🙏Sekali lagi maaf ya teman - teman🙏😭...

__ADS_1


...Jangan lupa tekan Like, Vote, sama masukin ke list Favorit kalian ya🤗🙏....


...See You In The Next Episode👋...


__ADS_2