
Setelah melalui perdebatan yang cukup panjang, akhir nya bekal yang Alea bawa lulus interview juga. karena di rasa kepentingan nya sudah terselesai kan Alea pergi meninggal kan perusahaan dan bergegas menuju Rumah Sakit.
"Pak maaf karna anda jadi menunggu terlalu lama" Alea sekedar berbasa-basi kepada pengendara gojek tersebut.
"loh tidak masalah itu neng,lagi pula ini sudah tugas saya"
"terima kasih atas pengertian nya pak"
"iya sama-sama neng, lanjut ke Rumah Sakit kan neng"
"iya pak".
.............................
Rumah Sakit XX
Alea tak ingin menunda operasi Ibu nya jadi setelah membayar gojek Alea bergegas menuju ruang rawat ibu nya. waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh kurang lima belas menit itu artinya Alea hanya punya waktu sebentar saja untuk berbincang dengan sang ibu.
setelah memakai baju steril pengunjung Rumah Sakit Alea menghampiri ibunya.
"Bu,Alea sudah datang"
"bagaimana kabar ibu?semoga semakin membaik sebentar lagi ibu akan menjalani operasi semoga kemungkinan terbaik tetap berpihak kepada kita ya Bu".
Alea membelai rambut sang ibu dan mengecup pipi nya berulang kali.
"Bu,ibu tau Alea tadi memasak nasi goreng kesukaan ibu. sebenarnya Alea ingin makan di sini bersama ibu tapi dokter melarang membawa makanan di sini" .
Alea menghapus air mata nya dengan kasar,padahal dia sudah berusaha untuk menahan air mata nya tapi dia tidak bisa.
di tengah kesedihan tiba-tiba pintu di ketuk.
"tok tok tok,permisi nona maaf mengganggu waktu nya". Dua orang perawat wanita menghampiri Alea.
"emm iya suster tidak apa-apa"
"permisi ya nona,kami harus mengecek kondisi pasien terlebih dahulu sebelum di bawa ke ruangan operasi".
"oh ya silahkan suster". Alea bangkit dari duduk nya dan mempersilahkan para perawat melakukan tugas nya.
selagi para perawat sedang memeriksa ibu nya Alea melangkah keluar dan duduk di kursi tunggu,tidak berselang lama dua orang perawat laki-laki juga datang untuk membantu mendorong brankar pasien.
saat para perawat sudah keluar dari ruangan dan membawa brankar, Alea pun bangkit berdiri mengantar ibu nya ke ruangan operasi.
saat tiba di depan ruangan operasi Alea di berhentikan oleh para perawat.
"maaf ya nona anda hanya bisa mengantarkan beliau hanya sampai di sini saja agar para dokter dapat bekerja dengan maksimal".
Alea hanya mampu mengangguk-anggukkan kepala nya saja, air mata nya terus mengalir dengan deras tanpa dapat di cegah.
__ADS_1
Lampu merah telah di nyalakan tanda operasi telah di mulai.
"kruyuk kruyuk kruyuk" perut Alea berbunyi terus dari tadi dia memang belum sama sekali menyentuh makanan tetapi rasa kegelisahan nya lebih mendominasi di bandingkan rasa lapar nya.
Di tempat yang berbeda, resepsionis yang baru memberitahu Jerol bahwa dia mendapat Titipan makanan dari seorang kurir merasa bingung, pasal nya hari ini dia tidak ada memesan makanan apapun.
"Pak permisi" Dewi sang resepsionis masuk ke dalam ruang CEO setelah di persilahkan masuk oleh Deni sang sekertaris.
"ya ,ada apa?"
"maaf mengganggu waktu nya pak,ini ada titipan dari kurir langganan bapak"
"kurir?"
"iya pak kurir makanan"
"saya tidak memesan makanan apapun.apakah kau memesan makanan En?"
"tidak Tuan,saya tidak memesan makanan apapun hari ini" Deni pun merasa bingung
"lain kali jangan sembarangan seperti ini tanyai dengan benar siapa nama orang yang memesan"
"baik pak, maaf untuk kesalahan saya hari ini" Dewi membungkuk kan badan nya.
"ya lain kali harus lebih teliti dan hati-hati lagi"
"baik pak"
"apakah pesanan itu sudah di bayar?"
"dia tidak mengatakan makanan ini sudah di bayar atau tidak pak, tapi dia hanya menitipkan pesan di kertas ini pak"
Dewi menyodorkan selembar kertas yang di lipat dua pada Jerol.
"dia bilang bapak akan tau jika sudah membaca pesan ini"
Dear pak Jerol
"Hai pak Jerol maaf mengganggu waktu nya. tadi pagi saya liat anda tidak memakan sarapan dan juga bekal yang sudah saya siap kan tidak anda bawa. jadi saya berinisiatif membawakan bekal ke perusahaan, eits tapi anda tidak perlu kawatir yang orang lain tau saya hanya kurir makanan.
oh ya satu lagi saya hari ini pergi ke Rumah Sakit jadi kemungkinan saya tidak pulang. tolong jangan mencari saya ya.
salam Alea
Jerol meremas kertas pesan tersebut dan membuang nya ke tempat sampah
"buang saja itu ke tempat sampah"
"ha anda bicara apa pak?"
__ADS_1
"hei apa kau tidak dengar, pak Jerol menyuruh mu membuang makanan itu ke tempat sampah". Deni memarahi resepsionis itu.
"ba baik pak". Dewi menjawab dengan tegas.
..............
"sia*** apa penting membekali makanan seperti itu, sudah seperti anak TK saja yang selalu di bekali"
"mungkin dia kasihan karna Tuan tidak sempat sarapan"
"makanan apa yang di berikan pasti tidak enak, kelihatan nya pun seperti sampah"
"mungkin jika di makan rasa nya enak"
"ah mana mungkin makanan seperti itu rasa nya enak"
"tapi tampilan nya seperti menggugah selera tuan"
"ah kau dari tadi terus saja membela nya"
"maaf tuan bukan maksud saya membela nya,saya hanya kasihan pasti dia sudah berusaha membuat nya pagi-pagi sekali"
"ah itu sama saja, jangan lagi bahas wanita itu membuat mood ku jadi berantakan saja" Jerol berkata dengan sangat kesal nya.
...................
Bandara Internasional Guncan
seorang wanita cantik dengan tinggi seratus tujuh puluh,kulit nya putih bersih tubuh nya juga ramping dengan rambut di gerai serta memakai kacamata hitam, pakaian nya juga modis. wanita itu menarik koper nya dan menengadahkan kepala nya ke atas sambil berkata "aku sudah datang tanah kelahiran ku" Helana Anambel itu nama nya.
" kenapa bocah itu lama sekali"
"ah jika menunggu seperti ini aku nya yang akan bosan"
Helana menggerutu terus-terusan padahal dia sudah mewanti-wanti sepupu nya itu untuk tidak telat menjemput nya.
tring tring tring telfon genggam milik Helana berbunyi.
"gue udah di bandara Lo di mana?"
"gue di kursi tunggu"
"buruan ke sini gue masih ada urusan lagi habis ini"
"iya iya bawel banget si Lo, Lo parkir di mana?"
" di sebrang jalan"
"g**a Lo parkir jauh banget Lo mau Bun** gue apa?"
__ADS_1
"Lo bawel banget tinggal jalan aja palingan kaki Lo aja yang lecet".
Andika mematikan telfon secara sepihak,sejujur nya dari dulu dia malas sekali jika berhadapan langsung dengan sepupu nya itu. karakter wanita yang terlalu manja dan selalu memanfaat kan orang lain Andika paling tidak suka.