
Hari ini tepat sebulan kakek berada di rumah Jerol. keberadaan kakek sungguh membuat keberuntungan yang sangat berpengaruh bagi kedua nya, kedekatan yang selalu mereka lalui bersama membuat Jerol melupakan semua perjanjian yang telah di buat nya.panggilan sayang yang awalnya hanya untuk mengelabuhi kakek saja kini sudah menjadi panggilan kebiasaan yang seakan tidak bisa di hilangkan.
"sayang hari ini kemungkinan mas akan pulang agak malam,tidak apa-apa kan?"
"apa ada sesuatu yang terjadi dengan perusahaan?". Alea menghentikan sesaat ikatan dasi pada Jerol dan bertanya dengan nada yang cemas.
"Hem tidak terjadi apa-apa dengan perusahaan, hanya saja pertemuan dengan klien sangat padat hari ini dan juga tidak bisa di batalkan karna mas sudah beberapa kali menunda terus untuk melakukan pertemuan dengan mereka"
"bagus lah jika perusahaan baik-baik saja, jangan pulang terlalu larut ya sayang dan pastikan ke depan nya jangan tunda-tunda lagi pertemuan dengan klien. karna itu akan membuat klien kita merasa bahwa perusahaan yang kita jalani tidak memiliki potensi dan membuat mereka tidak akan lagi percaya"
"siap ibu bos".
cup Jerol mendarat kan kecupan ringan di pipi Alea.
"sudah cukup di situ saja jangan yang lain nya lagi. sekarang ayo kita sarapan jangan terlambat lagi"
"sayang di bibi* nya belum"
"ayoo.. apa mau di marahi kakek lagi karna terlambat berangkat bekerja"
"tidak mauuuu,sekali saja ya?".
Jerol berusaha merayu Alea agar bisa mendapatkan kecupan di bibi* nya
"tidak mau itu tidak akan sebentar sayang"
"sayang ayolah mas janji hanya kecupan saja"
"janji ya?"
"iya janji".
Jerol pun mulai mengecup bibi* Alea tetapi dia malah melanjutkan nya dengan lumata*
yang membuat kedua nya terbakar gaira*,di saat gaira* sedang memuncak Alea tersadar dan berusaha mendorong tubuh Jerol tetapi karna tenaga Jerol lebih kuat tubuh itu tidak bergerak sama sekali. Alea yang tidak ingin menyerah akhirnya mencubit kuat pinggang Jerol agar melepas kan ******* nya dan benar saja Jerol melepaskan ******* mereka.
"auhhh sakit sayang"
"kata nya hanya kecupan kenapa jadi kebablasan?"
"kan kamu nya juga mau"
"ish mas nyebelin banget si".Alea ingin mencubit Jerol lagi tapi Jerol langsung menghindar.
"eh jangan di cubit lagi dong sayang yang ini aja belum sembuh sakit nya udah mau cubit yang lain lagi"
"habis nya mas nyebelin"
"aku mau lagi". Jerol berkata dengan nada yang manja
"mas ayolah tolong mengerti ini sudah sangat siang sekali,kakek akan marah besar-besaran. tolong jangan selalu membuat dia marah-marah terus-menerus"
__ADS_1
"ya oke baiklah"
"jangan ngambek dong,janji nanti malam sepuas nya boleh,sayang mau apa aja boleh"
"janji ya? mas mau sesuatu yang belum pernah kita lakukan"
"memang nya ad?"
"ada,malam pertama". Jerol berkata sambil berbisik di telinga Alea membuat Alea hanya tersipu malu mendengar nya.
"boleh ya?". Alea tidak menjawab pertanyaan Jerol tetapi hanya menanggapi nya dengan senyuman saja.
"yah boleh ya?, ya sayang ya boleh ya?"
"iya iya boleh, udah ah ayo kita ke bawah sarapan".
mendengar jawaban boleh dari mulut Alea Jerol langsung menggendong nya dan membawa Alea ke bawah menuju ruang makan.
"sayang turunin nanti kita jatuh"
"udah diam aja, ini adalah hari bahagia nya mas".
Jerol yang tidak ingin terlalu jauh berjalan memilih melewati lift agar cepat sampai ke ruang makan.
"mas turunin aku malau kalau kakek melihat kita seperti ini"
"gak apa-apa, kakek juga pernah muda jadi jangan kawatir saat dia melihat kita seperti ini"
setiba nya mereka di meja makan Jerol masih belum menurunkan Alea membuat Alea semakin merapatkan tangan nya agar wajah nya tidak terlihat.sementara mbok inem hanya tersenyum malu melihat pemandangan itu dan kakek hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saat melihat kemesraan yang Jerol tunjukkan.
"selamat pagi kek".Jerol menyapa kakek sambil menurun kan Alea.
"ya selamat pagi"
"selamat pagi kek". Alea juga ikut menyapa kakek.
"ya selamat pagi juga Alea,duduk lah"
"terimakasih kek".Alea menunduk hormat
"Hem". kakek hanya menjawab singkat dan mereka mulai menyantap makanan dalam keheningan.
"apa ada sesuatu yang membuat kalian bahagia?". kakek berbicara setelah mereka menyelesaikan makanan nya.
"kakek sangat pandai menebak". Jerol berbicara sambil tersenyum senang.
"wah benarkah?,apakah kakek akan mempunyai seorang cicit?"
"tentu saja kek tapi tidak sekarang,Jerol sedang berusaha membuat nya".Jerol berkata dengan begitu bersemangat.
"terus lah berusaha ya agar kakek segera mendapatkan cicit".kakek pun juga berkata dengan begitu antusias.
__ADS_1
"wah apakah kakek sangat mendukung?"
"ya tentu saja kakek mendukung mu"
"ya sudah,ayo sayang kita lanjut ke atas". Jerol meraih tangan Alea untuk membawa nya ke kamar lagi.
"eh mau ke mana?". kakek bertanya dengan heran.
"mau ke kamar kek membuat cicit,libur satu hari ya kek? bsok baru masuk tapi kalau di tambah libur lagi boleh".
"hais kamu itu,ya baik lah sana pergi"
"eh mas tunggu dulu". Alea menarik tangan Jerol agar berhenti melangkah.
"ada apa sayang?"
"benarkah yang mas katakan dengan kakek barusan?"
"apa?? membuat cicit?". Alea hanya mengangguk sebagai jawaban atas pertanyaan Jerol.
"tentu saja benar,ayo jangan di tunda lagi.
kek kami ke atas dulu ya"
"mas tunggu dulu"
"ada apa lagi sayang?"
"ada apa Alea?". kakek ikut berbicara juga.
"emmm itu,mas apakah kamu tidak bekerja?"
"tentu saja tidak kakek sudah memberi libur hari ini, benar kan kek?". Jerol bertanya dengan kakek tetapi kakek hanya mengangkat bahu nya saja.
"itu tanda nya kakek setuju,sudah ayo kita pergi"
"emm mas tunggu dulu, benarkah mas tidak pergi bekerja? bukankah mas bilang hari ini ada pertemuan dengan klien dan tidak bisa di tunda lagi?"
"Jerollllll". kakek berteriak dengan kencang.
"Ais kenapa kamu mengatakan nya, ah kakek pasti akan marah besar terhadap ku"
"memang nya kenapa mas? benarkan mas harus bertemu klien hari ini?"
"Jerolllll cepat siap-siap berangkat bekerjaaaa". Kakek berteriak dan membentak kuat Jerol.
"iiiiyaaaa kek, sayang ayo bantu aku berkemas". Jerol menarik tangan Alea dan bergegas naik ke lantai atas.
"mas maafkan Alea ya".
"sudah tidak apa-apa,mas yang salah karna tidak sabaran. mas hanya ingin memeluk mu saja lagi pula mas sudah rapi begini tinggal berangkat saja".
__ADS_1
Hai-hai sahabat MHCK maaf ya karna udah beberapa hari author gak up karna kemarin gadget lagi eror jadi gak bisa masuk novel dan up. mohon untuk pengertian nya ya🙏 dan tetap selalu setia mengikuti Jerol dan Alea. salam sehat🥰