
Pagi ini cuaca begitu cerah Alea yang masih berada di tempat tidur nya
merasa terusik saat merasakan cahaya yang masuk melalui celah-celah ventilasi mengenai wajah nya.
"emm jam berapa ini mengapa sudah ada cahaya, apakah cahaya lampu". Alea masih berusaha mengumpulkan nyawa nya,mata nya juga masih terpejam serta tidak lupa tangan nya meraba-raba nakas mencari jam weker.
"oh my god!!". Alea berteriak keras saat jam sudah menunjukkan pukul delapan, Alea yang panik pun langsung bangkit dari tempat tidur nya dan karna tidak hati-hati dia terjatuh karena selimut yang masih menggulung kaki nya.
"oh ah sakit nya".Alea melenguh kesakitan pada seluruh tubuh nya,yang paling di rasa kan nya lebih sakit adalah area bokong nya karena bokong nya lebih dulu mendarat di lantai.
"ah kenapa selimut ini ikut turun juga seharus nya tetap diam saja di tempat tidur,ah sakit nya. semua ini gara-gara kamu selimut". Alea terus berbicara sendiri sambil menendang-nendang selimut ny.
Alea yang sudah terlambat harus nya segera mandi tapi karna insiden jatuh itu membuat nya harus menghentikan kegiatan nya dan berdiam untuk sesaat agar rasa sakit nya sedikit mereda.
...................
Di ruang tamu tiga orang pria saling diam membisu di sana ada Jerol,Deni dan seorang lelaki tua bernama James Bastian. ya dia adalah orang tua dari ayah Jerol dan satu-satunya orang tua yang masih hidup,karena ayah dan ibu dari ibunya Jerol sudah meninggal sementara dari ayahnya ibu nya yang sudah meninggal jadi saat ini hanya tersisa ayah nya saja.
"Benar kah kamu sudah menikah?"
Jerol hanya diam dan menundukkan kepala nya.
"kenapa kamu hanya diam saja? jawab lah pertanyaan kakek mu ini"
"maafkan saya kek"
Jerol bangkit dari duduk nya dan bersimpuh di kaki kakek nya.
"kau tau kakek mu ini sudah tua,hal yang paling kakek ingin kan hanya ingin melihat pernikahan cucu yang bahagia,mempunyai cicit yang banyak dan keluarga yang harmonis. hanya itu yang kakek ingin kan,tapi kamu malah diam-diam menikah dengan seorang wanita tanpa memberitahu siapapun selain paman mu"
"Kek maaf kan Jerol kek"
kakek James memalingkan wajah nya.
__ADS_1
"kamu sudah tidak lagi sayang pada kakek". mendengar perkataan kakek nya Jerol merasa sangat bersalah jadi dia bangkit dan duduk di sebelah kakek nya sambil menangis dan memeluk nya dengan erat.
"tolong jangan berkata seperti itu,Jerol sangat sayang pada kakek melebihi apapun itu". rupa nya adegan ini tak luput dari pandangan Alea, Alea yang tengah membawa nampan minuman jadi melihat pemandangan yang tak biasa ini hanya bisa diam tercengang. seorang Jerol yang terkenal dingin dan juga garang rupanya bisa menangis juga.
Deni yang menyadari keberadaan Alea segera menegur nya.
"eh nona Alea".
"hai pak Deni". Jerol dan kakek nya segera menoleh saat mendengar suara seorang wanita.
"hai kek, hai pak Jerol ini minuman nya".
Jerol yang tak ingin membuat kakek nya semakin bersedih jadi harus segera bersandiwara dan memanggil Alea.
"Sayang kemari lah ke sini". Jerol memanggil Alea dengan lembut.Alea melotot kan kedua mata nya benar kah pendengaran nya ini atau ada wanita lain di belakang Alea yang Jerol panggil, jadi Alea menoleh ke belakang untuk memastikan nya.m
"Saya?"
"iya sayang kemari lah, sapa lah kakek".Alea pun menurut sambil berjalan mendekati kakek nya Jerol.
"Hai kek salam kenal nama saya Alea". Alea berjongkok sambil mengatupkan kedua tangan nya.
"bangun lah duduk di samping kakek"
"ah terima kasih kek"
"benarkah kamu ini istri nya Jerol?"
"iya kek benar"
"apakah dia baik padamu?".Alea langsung menatap Jerol dan juga Deni mereka sama-sama memainkan mata nya.
"kenapa menatap mereka katakan saja yang sebenarnya"
__ADS_1
"ah tentu saja pak Jerol em maksud saya Mas Jerol sangat baik padaku,tadi saya menatap mereka karena kami saling bertanya apakah kakek sudah makan sesuatu atau belum"
"memangnya bisa bertanya seperti itu tanpa bicara?"
"tentu saja kek kami selalu belajar akhir-akhir ini,cara ini hanya untuk jika tamu yang datang pas salah satu dari kami baru tiba di tempat dan belum mengetahui apa-apa. cara ini meminimalisir tamu merasa tidak nyaman, tidak mungkin kan saya bertanya langsung apakah si A sudah makan sesuatu tadi.jadi karna itu kami membuat metode seperti ini"
"bagaimana cara nya ajari kakek".kakek jadi merasa antusias saat Alea menjelas kan sesuatu yang di anggap nya menarik,tetapi Jerol dan Deni yang mendengar ini merasa kesal pasal nya mereka tidak mengerti apa yang Alea bicara kan.
"ayo coba kakek melotot kan kedua mata kakek seperti saya kemudian kedipkan mata di sebelah kanan dua kali, dan teman yang akan menjawab menggunakan mata sebelah kiri jika teman mengedip kan mata dia kali artinya ya sudah tapi jika teman mengedip kan hanya satu kali artinya belum, bagaimana apakah kakek sudah mengerti?"
"ya kakek mengerti dan metode ini juga sangat menyenangkan, dan setelah kalian berkomunikasi tadi apakah yang mereka katakan?"
"tentu saja kakek belum memakan apapun"
"ah ya itu sangat benar sekali lagi pula kakek baru tiba di sini jadi belum sempat menyentuh apapun"
"ah kakek kasian sekali, mari kita ke dapur mencari makanan".
Alea mengiring kakek berjalan tanpa menghiraukan kedua lelaki yang hanya bisa ternganga saja menyaksikan keakraban antara Alea dan juga kakek.
"aku pasti akan terancam jika situasi nya selalu seperti ini"
"kita ikuti saja permainan nona Alea tuan,lagi pula kelihatan nya kakek sangat menyukai Alea. yang kita tau kakek jarang sekali mudah akrab terhadap orang baru bukan?"
"ya kau benarah aku jadi masuk ke dalam perangkap sendiri bagaimana jika kakek terlalu lama di sini bisa-bisa aku semakin tidak bisa bernafas"
"tuan tenang saja yang kita harus jaga adalah jangan sampai kakek tau jika ini hanya sandiwara semata bukan hanya akan membuat nya sedih tetapi bisa saja dia akan drop jika mengetahui tuan menikahi nona hanya untuk balas dendam terhadap Helana"
"syut jangan berbicara keras-keras takut nya kakek mendengar nya"
"em maaf kan saya tuan saya keceplosan bicara"
"ya kali ini tidak masalah,lain kali lebih berhati-hati lagi jika berbicara. ya sudah ayo kita ikut juga ke dapur jangan sampai kakek jadi curiga dengan kita"
__ADS_1
Hai-hai sahabat MHCK akak udah up ya semoga suka dengan cerita nya. salam sehatš„°