Menaklukkan Hati CEO Kejam

Menaklukkan Hati CEO Kejam
Berjanji kepada kakek


__ADS_3

Hari ini kakek duduk santai di gazebo belakang rumah,Alea yang melihat kakek bersantai pun dengan sigap membawakan cemilan dan minuman untuk kakek.


"permisi kek,ini Alea bawakan cemilan juga jus buah untuk kakek"


"ah iya terimakasih,kemarilah duduk di sini bersama kakek"


"emm apakah tidak apa-apa kek?".


Alea bertanya dengan hati-hati.


"ya tentu saja boleh,memang nya siapa yang melarang?"


"tidak ada,hanya saja saya yang merasa tidak nyaman"


"kemarilah jangan merasa tidak nyaman"


"baik kek".


Alea pun dengan patuh duduk berdua bersama kakek.


"bagaimana perasaan mu setelah menikah?"


"emm perasaan yang bagaimana maksud kakek?".


Alea bertanya dengan hati-hati pasalnya jika Alea salah bicara nyawa ibunya akan dalam bahaya.


"ya perasaan mu setelah menikah dan sebelum menikah?"


"oh itu, tentu saja ada yang berbeda kek saat masih remaja dan sudah menikah, saat masih remaja banyak hal yang bisa di lakukan dengan bebas misalnya bangun kesiangan, bermain bersama dengan teman-teman. saat sudah menikah tidak bisa lagi bangun kesiangan ataupun bermain bersama teman-teman sesuka hati seperti dulu".


Alea berbica sambil mata nya memandang lurus ke depan.


"apakah kamu bahagia?"


"tentu saja Alea bahagia kek apa lagi mendapatkan seorang CEO yang mempunyai banyak uang hahaha, maaf ya kek Alea hanya bercanda.


"kamu ini ada-ada saja,kakek bertanya dengan serius, apa kamu bahagia atau tidak menikah dengan Jerol"


" ah iya kek tentu saja Alea bahagia, walaupun tidak bisa bangun kesiangan dan juga kumpul bersama teman-teman tapi ini semua mengajarkan Alea arti sebuah kedewasaan serta melatih diri agar saat Alea sudah punya anak nanti tidak terlalu syok karna harus mengurus anak-anak yang aktif dan juga rewel"


"benarkah? apakah dia tidak kasar padamu?"


"tentu saja benar kek, mas Jerol tidak pernah kasar pada saya kek,dia selalu menunjukkan perhatian terhadap saya"

__ADS_1


"bagus lah jika begitu hati kakek sudah sedikit tenang mendengarnya"


"kakek tenang saja mas Jerol selalu baik pada saya"


"jika dia kasar padamu beri tau kakek ya"


"baik kek siap".


Alea mengangkat tangan nya memberi hormat pada kakek,menyaksikan ketulusan Alea kakek jadi merasa sedih karna sebenarnya dia tau apa yang terjadi di antara mereka,jadi kakek dengan erat memeluk Alea juga Alea balik memeluk kakek.


"apa kamu menangis?"


"maaf ya kek?". Alea berusaha melepaskan pelukan nya.


"tidak apa,sini berbaring lah di pundak kakek. sekarang ceritakan apa yang membuat kamu menangis?"


"tidak ada masalah yang besar kek saya hanya teringat mendiang kakek saya"


"jangan menangis lagi anggap aku ini juga adalah kakek mu, tidak perlu lagi mencari kakek yang lain karna kakek yang ini sudah ada". Alea tersenyum lebar,kata-kata kakek ucapkan terdengar sedikit lucu bagi Alea.


"ingat! jika kamu punya masalah jangan menangis tapi hadapi,karna setiap masalah tentu ada jalan nya. ya seperti sekarang ini kakek mu sudah tidak ada tapi tetap ada ganti nya bukan. tetap hangat,penyayang,penuh pesona walaupun wajah nya berbeda tapi tetap sama-sama penyayang kan?"


"iya kek,kakek sangat mirip dengan almarhum kakek saya"


"wah wah wah lihat lah apa yang sedang kalian bicarakan".


"bisakah saat datang mengucapkan salam,kamu hanya tau mengagetkan saja,bagaimana jika kakek jantungan bisa-bisa kakek mati berdiri".


kakek berkata dengan kesal kepada Jerol.


"maaf kek.. assalamualaikum.."


"waalaikumsalam". Kakek dan Alea serempak menjawab salam dari Jerol.


"bukan kah kamu bekerja?kenapa jam segini sudah pulang"


"iya kek Jerol bekerja,hanya saja tadi bertemu klien di luar jadi langsung saja pulang ke rumah"


"kamu itu ya sini".


kakek memanggil Jerol untuk menghampiri nya.


"kalau sudah bertemu klien kembalilah lagi ke kantor dan kerjakan segala urusan di kantor dulu baru pulang ke rumah"

__ADS_1


"aw aw aduh lepasin kek sakit kek sakit".


Kakek menjewer kuat telinga Jerol membuat Jerol menjerit kesakitan.


"kamu ini suka saja ya bolos kerja bagaimana kamu bisa memberikan contoh baik pada karyawan mu"


"ah telinga ku,kakek ini sungguh tega sekali,Jerol pulang ke rumah karna ingin makan siang di rumah dan juga karna Jerol baru saja menikah apa tidak boleh jika ingin makan masakkan dari istri. apalagi saat ini kakek ada di rumah, tentu saja Jerol ingin mengabadikan momen bersama kakek dan juga istri apalagi ini saat nanti kakek sudah kembali tentu saja tidak akan bisa lagi mengabadikan momen seperti ini lagi"


"ah benar juga perkataan mu, baiklah kali ini kakek toleransi kesalahan mu"


"ah kakek sungguh sangat pengertian sekali".Jerol juga ikut duduk dan memeluk kakek,tapi Alea yang ingin melepaskan pelukannya terhadap kakek tapi malah tangan nya di tarik oleh Jerol agar dia tetap memeluk kakek bersama nya.


"ah lihat lah dirimu sudah sebesar ini masih saja manja terhadap kakek"


"tidak manja kek,ini tanda kasih sayang"


"iya iya baiklah".


kakek mengangkat tangan nya dan membelai kepala Alea dan juga Jerol.


"semoga pernikahan kalian selalu di berkati,kakek sangat bahagia melihat kalian seperti ini,bila nanti suatu saat rumah tangga kalian di terjang badai ingatlah untuk saling memegang satu sama lain agar badai itu tidak mampu melepas genggaman tangan kalian,karna sejati nya rumah tangga ini selalu banyak cobaan apa lagi godaan.jadi berjanji lah untuk selalu bertahan apapun yang akan terjadi di kemudian hari".


Jerol yang mendengar ini hanya bisa diam,karna dia bingung apakah harus berjanji pada kakek atau tidak.


"kek ayo kita masuk ke dalam, angin di sini terlalu kuat kakek bisa masuk angin nanti".


Jerol mengabaikan pertanyaan kakek dan malah mengalihkan pembicaraan.


"benar kek,kakek sudah terlalu lama duduk di luar ayo Alea bantu kakek berdiri".tetapi kakek hanya diam saja dan terus memperhatikan wajah mereka.


"apa kalian tidak ingin berjanji dulu terhadap kakek?".


mendengar penuturan kakek dengan suara yang bergetar, hati Jerol menciut pasalnya dia sangat menyayangi kakek nya dan tidak ingin membuat kakek nya kecewa.


"kek kami sangat mencintai mana mungkin saling meninggalkan.dan juga Jerol berjanji apapun yang akan terjadi di kemudian hari akan tetap bersama dengan Alea dan jika Jerol mengingkari sama saja Jerol menghianati kakek"


"benarkan sayang kamu juga mencintai ku?"


"iya benar, apa yang Jerol sampaikan tadi itu juga janji ku kek tetap akan selalu setia dengan cucu kakek apapun yang akan terjadi".


"terimakasih karna sudah mau berjanji kepada kakek"


"iya kek sama-sama,ayo kita masuk ke dalam"..

__ADS_1


hai sahabat MHCK tetap tinggalkan jejak ya buat dukung author. salam sehat🄰


__ADS_2